
sambil tetap memeluk tubuh mei lin yg tanpa sehelai benang pun, liang jian membelai rambut hitam dan panjang mei lin dan mengecup kening mei lin
sehingga membuat mei lin terbangun dari tidurnya
"maafkan aku mei er telah menggangu tidurmu" ucap liang jian
mendengar liang jian memanggilany mei err membuat wajah mei lin memerah dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang liang jian
" tidak mengapa senior jian" jawan mei lin
"panggil aku xun gege saja mulai sekarang karena sebentar lagi kau akan menjadi istriku" ucap lian jian
seketika wajah mei lin merah dan tersenyum penuh kebahagiaan
"ayo kita membersihkan diri dulu mei err" ucap liang jian
" aku rasa aku akan susah berjalan karena pertempuran kita semalam" balas mei lin sambil tersenyum malu mengingat kejadian semalaman
"baiklah aku akan menggendongmu saja ke kolam itu" ucap liang jian
dengan anggukan tanda setuju liang jian pun menggendong mei lin dengan mesra
mereka memasuki kolam dengan pelan dan liang jian menggosok punggung mei lin dengan santai
__ADS_1
mei lin pun wajahnya semakin memerah melihat bnyak tanda merah di sekitar bukit kembarnya, tanda kepemilikan liang jian
setelah liang jian menggosok seluruh tubuh mei lin,nafsu lelaki nyapun memuncak
dan mereka pun melakukan beberapa kali mencapai puncak kenikmatan d dalam kolam, sampai ke 2 insan pun duduk saling tindih tergulai lemas berdua
setelah mengumpulkan tenaga mereka pun memakai baju kembali, dan mulai memanggang hewan untuk mengisi perut yg kosong
selesai makan berdua, mereka pun sudah tidak saling malu berpelukan berdua karena mereka resmi menjadi seoasang kekasih
"mei err aku punya sesuatu hadiah untukmu" ucap liang jian
"apa itu xun gege" jawab mei lin
liang jian pun mengeluarkan sebuah pedang berwarna biru yg sangat indah dari cincin ruangnya
"pedang yg auranya mengerikan" ucap mei lin
"iti adalah pedang tingkat abadi pertengahan yg bernama pedang samudra dan tidak ada senjata yg bisa menandingi pedang itu di kekaisaran ini" ucap liang jian
"terimakasih xun gege telah memberikan pedang ini kepadaku tapi kalau pedang ini kau berikan kepadaku bagaimana dengan xun gege apakah masih ada senjata untukmu" jawab mei lin
"jngan kawatir mei er aku masih mempunyai pusaka andalanku yaitu pedang kematian" jawab liang jian
__ADS_1
liang jian pun mengeluarkan pedang kematian dari dunia kecilnya, pedang itu pun merupakan perwujudan pusaka dari naga suci shen long sendiri
pedang dengan ukiran naga yg menajubkan berwarna merah menyala, hanya dengan mengeluarkan auranya saja suasana sekitar sangat mencekam
"cepat kau lakukan kontrak dengan pedang samudramu agar kau juga memiliki kekuatan dari inti naga pedang itu" ucap liang jian
mei lin pun meneteskan darah di gagang pedang itu, dan pedang itu melesat ke atas memancarkan aura biru yg menyilaukan, sesosok naga biru pun keluar dari pedang
"siap yg berani menggangu meditasiku" ucap sang naga samudra
goooerrrrrrr
goooeerrrrrr
suara naga dengan penuh percaya dirinya
"aku yg memanggilmu dan ingin membuat kontrak jiwa denganmu" ucap mei lin
sang naga pun melihat ke arah pedang kematian yg di genggam liang jian dengan wajah yg mulai ketakutan
" siapa sebenernya anda pendekar muda kenapa bisa memikiki pedang kematian suci yg melegenda" ucap naga samudra
pedang kematianpun melesat keudara dan berwarna merah darah
__ADS_1
keluar sesosok naga merah suci yg melegenda
"tidak usah banyak bicara naga samudra cepat lakukan kontrak jiwa dengan calon istri tuanku"ucap shen long