
MEI LIN
setelah menjelang sore, mei lin berjalan menuju kediaman kamar liang jiang untuk mengajaknya bertemu dengan tetua agung yg bukan lain ayah nya mei lin
"senior liang apa aku mengganggu mu" ucap mei lin sambil ketuk pintu
"tidak karena aku cuma bersantai aja di sini" jawab liang jian
"apa ada yg bisa saya bantu" tanya liang jian
"bukan itu tapi tetua agung sekte ingin bertemu denganmu" jawab mei lin
"baiklah" jawab liang jian
mereka berdua pun jalan menuju kediaman tetua agung sekte, semua mata yg memasang wajah penuh iri kepada mereka, karena mereka terlihat sangat serasi
setelah sampai di depan kediaman tetua agung, mereka menuju aula samping kediaman
ternyata disana sudah banyak patrik dan tetua lainya yg sudah mengobrol
"hormat kami patrik,para tetua dan tetua agung" ucap mei lin sambil sedikit membungkuk diikuti liang jian
__ADS_1
"aku sudah mendengar semua cerita dari putriku mei lin" ucap tetua agung
"sialll ternyata mei lin putri tetua agung,pantas saja murid2 disini menghormatinya" batin liang jian
"kalau boleh tau,tujuan pendekar muda mau kemana" tanya tetua agung
"saya hanya pendekar pengembara yg mengikuti arah mata angin, berjalan mengikuti arus untuk menghancurkan sekte2 aliran hitam" jawab liang jian
semua orang disitu tidak bisa melihat tingkat kultivasi liang jian, karena tinggak tertinggi orang2 disitu di tingkat pendekar suci tahap akhir, yg bukan lain adalah tetua agung
"kalau boleh tau berada di tingkat mana kultivasi nak pendekar ini" tanya tetua agung
pertanyaan itupun mewakili semua orang disitu termasuk mei lin,para tetua dan patrik
"apakah anda memakai jurus penghilang kultivasi " ucap tetua agung
" tidak ketua" jawab liang jian
"kenapa kau tidak jujur saja pemuda,apa harus aku paksa kamu untuk bicara jujur" ucap patrik
karena dia merasa binggung,tingkat menengah suci tidah bisa meliat kultivasi liang jian, dia juga sudah merasa geram karena liang jian hanya terlihat santai saja di depan tetua agung yg selama ini mereka sangat hormati dan jarang sekali keluar dari kediamanya
"apa patrik menantangku untuk beradu jurus" jawab liang jian
__ADS_1
semua orang yg berada disitupun memandang saling tak percaya ada seorang pemuda yg mengajak adu jurus dengan patrik mereka yg terkenal dangat kuat dan orang no 2 yg terkuat di sekte itu
mendengar ucapan liang jian pun patrik langsung berdiri dengan muka yg memerah menahan marah
"baiklah mari kita menuju arena pelatihan" ucap patrik
" senior liang tolong jangan berlebihan kepada patrik sekte kami" ucap mei lin
karena dia sudah tau kekuatan mengerikan dari liang jian, para tetua dan tetua agung yg mendengarnya pun menjadi keheranan dngan ucapan mei lin
semua orang dan para murid pun berkumpul di salah satu arena pertandingan sekte, makin lama makin ramai, karena mereka penasaran siapa pemuda yg akan melawan patrik sekte mereka
setelah liang jian dan patrik memasuki arena, tetua agung pun memasang segel formasi perlindungan,agar sekitar tempat tersebut tidak terkena dampak pertarungan
"aku berikan kau 20 jurus untuk menyerangku dan aku ragu kau bisa membuatku keluar dari arena" ucap patrik
"tak perlu 20 jurus hanya dengan 1 jurus pun aku bisa membuat mu keluar arena" ucap liang jiang
"kurang ajar kau pemuda, bicaramu terlalu arogan"ucap patrik
"baiklah aku akan penuhi ucapanku tadi" ucap liang jian
patrik sudah siap memasang kuda2 bertahan terkuatnya, karena meliat liang jian sudah mulai menyerang
__ADS_1
mana like nya , biar author semangat lanjutin nya