
setelah mengumpulkan rampasan di cincin ruangnya, liang jian pun tersenyum karena jumlah rampasanya lumayan banyak
koin emas bertumpukan, pil2 kultivasi, senjata dan kitab tingkat langit pun jumlahmya lumayan banyak
"xun gege kemana tujuan kita selanjutnya" tanya mei lin
"kita akan ke kaisaran ming mei err" jawab liang jian
kita akan membantu kaisar menghadapi pemberontak yg telah bersekutu dengan iblis hitam, kita hancurkan sampai ke akar2 nya
berita tentang kehancuran sekte terkuat aliran hitampun dengan cepat menyebar kemana2
kekaisaran ming pun penasaran dengan identitas pendekar yg menghancurkan sekte tersebut
hingga menyebarkan mata2 kekaisaran untuk mengundang nya ke istana
liang jian dan mei lin pun terbang ke udara menggunakan pedang mereka, menuju kota terdekat yg berada di dekat kekaisaran
setelah 3 jam terbang merekapun sampai di kota tujuan, kota yg lumayan ramai
mereka masuk ke penginapan untuk beristirahat sejenak dan untuk membeli pakaian mereka berdua di toko depan penginapan
" silahkan masuk tuan muda dan nona muda" ucap pelayan penginapan
" baiklah, kami pesan 1 kamar dan berapa uang sewanya selama sepekan" ucap liang jian
__ADS_1
"untuk kamar biasa 5 koin emas, untuk kamar mewah 10 koin emas dan untuk kamar ishimewa 15 koin emas" jawab pelayan
"baiklah ini sewa selama sepekan" jawab liang jian
sambil mengeluarkan 25 koin emas dia pun memilih kamar istimewa d penginapan itu
" ini terlalu banyak tuan muda" ucap pelayan
" sisanya buat kamu saja"ucap liang jian
"terimakasih tuan muda" jawab pelayan
kami akan melayani anda dengan sangat istimewa, ini kunci kamar tuan muda dan panggil saja saya jika tuan muda membutuhkan
setelah duduk dan mengobrol sebentar di ruangan itu, liang jian pun mengajak mei lin ke rumah makan samping penginapan
setelah jalan sebentar mereka pun sampai di rumah makan yg di tuju, begitu ramai di dalam rumah makan itu
tampak para pendekar dan orang2 kaya menyantap makanan di rumah makan itu
semua mata laki2 menatap mei lin dengan tatapan seperti kucing yg kelaparan, karena wajah dan tubuh mei lin yg sangat sempurna
banyak omongan2 pendekar yg keluar dari mulut mereka, mei lin dan liang jian pun tak menanggapi omongan para laki2 di situ
setelah duduk di meja kosong , pelayanpun datang
__ADS_1
"tuan dan nona muda mau pesan apa" ucap pelayan itu
" bawakan aku 1 guci arak terbaik dan makanan terbaik rumah makan ini" jawab liang jian
10 menit berlalu, makanan pun sampai
mereka makan sambil mengobrol santai, tiba2 ada sekelompok pemuda yg datang dan menggoda mei lin
mereka terus merayu mei lin, bahkan memegang tangan mei lin untuk d ajak minum bersama mereka
" singkirkan tangan kotormu itu dari istriku jika kalian tidak mau celaka" ucap liang jian
ucapan liang jian pun sontak membuat pemuda yg memegang tangn mei lin pun marah dan menantang untuk berkelahi
" lebih baik minta maaf dan pergi dari sini kalau kau tidak mau mati" ucap liang jian sambil menahan marah
" kurang ajar siapa yg berani melawan dan mengancam anak wali kota disini dan apa kau sudah bosan hidup" ucap pemuda itu sambil mencabut pedangnya
belom sempat menyerang liang jian
pemuda anak walikota itu dan teman2 nya pun hancur jadi bubur darah akibat serangan andalan liang jian
banyak orang yg berhamburan keluar karena takut dan merasa ngeri dengan kekuatan liang jian
banyak pendekar dan murid2 sekte yg terdiam ketakutan melihat kekuatan liang jian
__ADS_1