
pagi pagi buta saat sang fajar masih ingin menampakkan diri sudah ada seorang remaja yg berlari sambil memanggul batu yg besar dan anak itu ialah zan Rico lalu datang seorang kakek tua berjenggot putih kakek itu ialah kakek Alex kakek Alex berkata"setelah ini kamu akan latihan menumbuk kumpulan pasir yg sudah di siapkan" hari ini adalah hari ketiga latihannya di hari keduanya ia hanya latihan pus ap dan gerakan jasmani lainnya
setelah ia siap berlari ia ke tempat di mana sudah banyak kantong plastik yg tebal di isi oleh pasir untuk ditumbuknya ia memulai latihannya
__ADS_1
*di tempat lain *
"latihan yg ia capai sangat memuaskan ia sangat berbakat" kata paman Rey,semua yg ada di situ menganggukkan kepala nya lalu kata seorang wanita berpakaian hitam wanita itu ialah nenek Sri "dia sangat berbakat dia memang pendekar yg susah untuk di kalahkan"
__ADS_1
*ditempat lain*
*...........…….*
__ADS_1
waktu sudah siang dan zan sudah menyelesaikan latihannya ia pergi ke sebuah bangunan yg ia sudah anggap sebagai rumahnya .lalu kakek bermuka hitam yg merupakan paman boy berkata"apakah kamu sudah lelah kalau masih lelah beristirahat la sebentar lagi kalau tidak makan la sarapan mu" lalu zan berdiri sambil mengangguk kan kepalanya lalu ia pergi ke ruang makan sesudah ia makan ia melakukan pus ap sebanyak 500 kali dan tiba tiba seorang wanita berpakaian biru keputih putihan menjumpainya sambil berkata"latihammu selanjutnya kamu harus membajak sawah dengan alat itu (sambil menunjukkan alat besar untuk membajak sawah)"
zan mengerutkan keningnya sambil berkata"apa hubungan nya membajak dengan bersilat" lalu wanita itu yg tak lain ialah biji Angela berkata "kamu harus memiliki otot yg kuat dan kekuatan tubuh yg stabil dan prima kamu tidak bisa melatih silat dengan tubuh yg lemah kalau kamu melakukan hal seperti itu bukan tubuh yg hebat dan kuat yg akan kamu dapat tetapi tubuh mu akan hancur karna tubuh mu tidak sanggup mengangkut beban tenaga dalam yg memerlukan kekebalan tubuh yg tinggi apa kamu mengerti" zan mengangguk kan kepala nya ia berjalan ke arah tanah berlumpur lalu memanggul sebuah benda yg besar dan berat saat ia akan mengangkatnya ia sangat keberatan sampai ia harus tersungkur ke tanah karna sangking beratnya benang benda itu ia terus berusaha pada saat pembuatan garis pertama ia terjatuh ke tanah berulang ulang ia terus melakukannya sampai garis ke 3 ia sudah mulai terbiasa pada saat pembuatan garis lainnya ia hanya beberapa kali terjatuh karna beban yg ia angkat sangat la berat sampai pada garis ke 7 ia terjatuh dan ia berusaha berdiri tiba tiba ada suara dari jauh memanggilnya suara bisa terdengar karna menggunakan tenaga dalam zan melihat siapa yg berteriak itu rupanya kakek yg berjenggot putih yg memanggilnya lalu kakek itu mendekat lalu ia berkata"kamu harus bekerjasama dengan anggota tubuh mu yg lain kamu tidak bisa hanya mengandalkan tenaga luar mu tenaga luar mu memang hebat tetapi bila kau memaksakan nya kamu akan mendapat kan dampak nya di lain hari" zan mendengarkan perkataan itu berpikir sejenak lalu ia berdiri dan memanggul benda itu ia melemaskan tubuh nya lalu menghirup udara 3 kali dan menghembuskan nya lagi ia menarik alat itu alat yg tadi serasa berat sekarang sangat la ringan ia hanya membantu menggunakan sebuah kuda kuda aneh dan ia bisa melakukan nya ia merilekskan pikiran nya dan bekerjasama dengan tubuhnya saat pembuatan garis ke 30 sudah selesai dan itu memang batasnya yg di berikan oleh kakek nya Alex sebenarnya kakek hanya menyuruh sebanyak 20 garis tetapi ia membuat semau gurunya bangga makan malam tiba seperti biasa mereka bercerita lalu setelah makan Mereka beristirahat ke kamar nya masing masing sebelum ia tertidur ia berkata"aku harus kuat untuk menyelamatkan masa depan" lalu matanya mulai menutup dan ia tetidur
__ADS_1