Pendekar Pedang Setan

Pendekar Pedang Setan
Retakan Dimensi


__ADS_3

Lin Chen yang mengetahui kekuatan yang ada di buku jadul ini ternyata sangat kuat, membuatnya sadar akan jangan pernah meremehkan musuh mu, sekecil dan sejelek apapun dia jangan pernah meremehkan nya.


lalu Lin Chen mencoba untuk mengetes, seberapa besar kekuatan yang bisa diri nya tampung saat ini, karena diri nya sudah mempunyai banyak tenaga dalam.


saat ini Lin Chen benar benar berada di titik paling fokus di hidup nya. saat membuka mata diri nya di kejutkan karena pedang setan yang diri nya pegang, mempunyai aura yang sangat sangat kuat, tidak bahkan lebih kuat dari pendekar pedang terkuat saat ini!.


sontak Lin Chen menjadi bersemangat dan ngeri dengan pedang nya sendiri. diri nya berfikir kalau pedang nya mempunyai akal pikiran nya sendiri, akankah benua yang Saat ini di tinggali oleh nya hancur?, itulah pikiran yang ada di benak diri nya.


Lin Chen bergidik ngeri karena pikiran nya sendiri, semoga itu tidak pernah terjadi. saat sudah tenang Lin Chen langsung mencoba apakah tebasan nya bisa membuat gunung hancur?, saat Lin Chen menebas di udara tiba tiba


muncul retakan dimensi berukuran kecil. "ASTAGA BUKANKAH JIKA AKU BERLATIH 1 TAHUN BISA MEMBUAT KU MENJADI YANG TERKUAT?!" teriak Lin Chen.


Haocun yang memperhatikan dari jauh hanya bisa bersemangat di dalam hati nya karena mempunyai murid yang sangat sangat jenius.


tetapi yang membuat Haocun terkejut adalah, karena Lin Chen bisa membuat retakan dimensi, tetapi tidak pingsan akibat kehabisan tenaga dalam. itu lah yang sedang di pikirkan oleh Haocun

__ADS_1


kemudian haocun turun dan menuju Lin Chen untuk bertanya.


"Lin Chen murid ku, kenapa kau tidak lelah saat berhasil membuat retakan dimensi pertama kali?"


"oh guru, itu mungkin karena pedang darah yang ku buat"


"hmmm, apakah kau tidak menyerap semua pedang darah yang kau buat lagi?" tanya Haocun


"tidak guru. aku hanya menyerap 1 pedang darah, sisanya tidak ku serap karena untuk kondisi kritis, bisa ku pakai setengah untuk mengisi ulang ki ku, dan setengah lagi akan ku gunakan untuk bertarung." jelas panjang lebar Lin Chen pada guru nya


"aku membuat 100 pedang darah dengan seluruh tenaga dalam ku guru" jawab Lin Chen dengan polos


'astaga bocah ini, apakah dia tau bahwa saat aku belajar saja hanya bisa menciptakan 10 pedang darah dengan seluruh tenaga dalam yang sama denganmu' batin Haocun yang kesal beraduk kagum.


"baiklah lebih baik hari ini kita Istirahat"

__ADS_1


"baik guru"


***


sesampainya di gua, Haocun menyuruh Lin Chen untuk berburu agar bisa makan malam,


"oh iya mulai saat ini sampai kau bisa menguasai kitab darah itu, kau yang harus berburu untuk makan pagi siang dan malam."


Lin Chen yang mendengar nya hanya bisa mengangguk dengan perasaan enggan, karena jika menolak maka dirinya akan di anggap sebagai murid durhaka.


saat berada di hutan, Lin Chen mendengar lolongan serigala.


saat tiba di tempat lolongan serigala, Lin Chen sangat sangat terkejut. bagaimana tidak ada puluhan kelompok serigala hitam dan satu serigala emas yang seperti nya adalah pemimpin dari kelompok serigala ini


*MAAF LAMA BANGET UP NYA KARENA LAGI GK ADA IDE, SAMA LAGI BELAJAR BUAT UTS.

__ADS_1


__ADS_2