Pendekar Racun

Pendekar Racun
Chapter 6 - Perjalanan ke Ibu kota Kekaisaran Luo


__ADS_3

Chapter 6 - Perjalanan ke Ibu kota Kekaisaran Luo


“Jleb……..” Suara pedang Liu Feng menusuk tepat di dada Gu shang dan mengenai jatung Gu shang dan membuatnya tewas seketika.


“bruk………………..” Suara tubuh Gu shang jatuh ke tanah setelah Liu Feng mencabut pedangnya dari dada Gu shang.


“Kemenangan untuk Tentara bayaran Naga putih” Teriak Liu Feng dengan Lantang dan mengambil senjata milik Gu shang yang berbentuk pedang dua sisi denga pegangan di tengah - tengah yang merupakan senjata yang setingkat dengan senjata milik Liu Feng karna juga merupakan bagian dari 20 senjata terkutuk peringkat 2.


“Menang….. menang menang……….” teriak suara yang tersisa dengan keras secara bersama setelah teriakan kemenangan dari Liu Feng.


Setelah malam hari tiba Liu Feng beserta pasukannya mulai memakamkan rekan-rekannya yang gugur dalam pertempuran dan jumlahnya sekitar ⅓ dari keseluruhan pasukannya.

__ADS_1


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


setelah bebapa hari berlalu tentara bayaran naga putih  mengalami kedaimaian karna telah berhasil mengalahkan bandit tengkorak darah dan Liu Feng Kini juga harus berpindah tempat ke medan perang untuk ikut berperang dengan kekaisaran Luo untuk melawa kekaisaran qing bersama dengan  jendral Yang guo karna tentara bayaran naga putih telah melakukan perjanjian dengan jendral Yang Guo bahwa setelah mereka berhasil mengalahkan bandit tengkorak darah maka mereka harus ikut membantu peperangan melawan kekaisaran qing.


“apa? kau ingin pergi ke ibu kota kekaisaran Luo” 


“Iya tuan Liu” Jawab Fang yuan atas pertanyaan Liu Feng


Fang yuan pun mengambil 20 koin emas dan peta yang di berikan Liu Feng lalu mengucapkan terima kasih dan melangkah pergi.


“huft…………..” Liu Feng menghela napas karna sebenarnya ia menyayangkan Fang yuan harus pergi dari kelompoknya karna ia telah menyadari kemampuan Fang yuan dari pertempuran yang telah ia lihat dengan mata kepalanya sendiri dan jika memungkinkan sebenarnya Liu Feng ingin  mempertahankan Fang yuan dalam kelompok tentara bayaran naga putih.

__ADS_1


setelah itu Fang yuan mulai berpisah dengan kepompok tentara bayaran naga putih dan menuju ke arah selatan berdasarkan arah peta yang di berikan oleh Liu Feng untuk menuju ke ibu kota kekaisaran.


Dalam perjalanannya Fang yuan melihat di peta bahwa ada dua rute untuk menuju ke ibu kota kekaisaran Luo, rute pertama adalah rute sutra atau sering di sebut jalur sutra karna relatif aman karan banyak pedagang dan prajurit kekaisaran luo yang lalu lalang melewati jalur tersebut tetapi memakan waktu sekitar 15 hari perjalanan dan rute kedua merupakan rute hutan siluman kehancuran yang merupakan rute berbahaya karna rute tersebut melewati sebuah hutan siluman kehancuran yang mana dalam hutan tersebut terdapat berbagai siluman yang berbahaya tetapi jika melalui rute tersebut maka ia akan sampai ke ibu kota kekaisaran luo sekitar 7 hari.


“Baiklah sudah kuputuskan aku akan melalui rute hutan siluman kehancuran.” Fang yuan memutuskan dalam benaknya bahwa jika ia melewati hutan siluman kehancuran maka ia juga agan dapat berlatih di hutan tersebut untuk meningkatkan tingkat beladirinya menuju tahap yang lebih tinggi.


Setelah beberapa saat berlalu Fang yuan menemukan sebuah rombongan karavan yang menuju ke arah hutan siluman kehancuran dan kemudian Fang yuan menghampiri karavan tersebut.


“Tuan mohon maaf saya Fang yuan dan saya seorang pengembara, bolehkah saya ikut menumpang?” Kata Fang yuan sambil menangkupkan tangan dan membungkuk untuk menghormati rombongan tersebut.


“Tunggulah disini akan Kutanyakan atasanku dulu apakah kau boleh menumpang.” jawab seorang pengawal rombongan tersebut pada Fang yuan.

__ADS_1


__ADS_2