
" Baiklah kak.. ingat saat kau dalam masalah masuklah ke Istana Harimau Langit jangan keluar dari sana sebelum aku menyusul mu ingat, Sebelum pelelangan aku ingin kakak sudah ada di dalam Istana Harimau Langit" Seru Ling Er Vian saat sampai di persimpangan jalan, lalu dia melesat ke arah berlawanan dengan Ling Xeu
" Hemmm... bocah ini sudah semakin dewasa sja, Ayah, ibu, paman dan kalian keluarga Ling, dendam kalian mungkin tak lama lagi akan segera terbalaskan, juga Keluarga Ling akan hidup kembali, Ah aku harus cepat cepat ke penginapan, dan menjemput mereka berdua!" Gumam Ling Xeu dengan mata sedikit berkaca kaca
4 Jam kemudian
"fiuhhh akhirnya aku sampai juga di gunung ini, Teman lama semoga kau di sana, huh, Ayo bertemu sobat!" Gumam Ling Er Vian sambil tersenyum tak karuan mengingat masa lalunya, dan juga agak tegang menemui orang yang akan dia temui ini
Pasalnya mereka saling bertemu adalah 25 tahun lagi, dan saat itu Ling Er Vian hanya seorang Pendekar Jiwa tahap ke 9 waktu itu dia menolong Orang tersebut saat dia di kejar oleh Kelompok misterius yang menhinginkan harta miliknya
Lalu dia di bawa oleh Ling Er Vian mencari tempat aman namun dia tidak mau malah meminta Ling Er Vian untuk membawanya ke Gunung Tamplok, Gunung Tamplok adalah pegunungan terjal, yang sangat jarang di jamah manusia, Karena selain jalannya yang terjal dan sulit di lalui, Gunung itu juga tidak memiliki sumber daya apapun yang membuat orang orang dan para pendekar melirik gunung tersebut
__ADS_1
Namun berbeda dengan orang itu, dia memilih bersembunyi di Tebing Gunung Tamplok itu karena situasi gunung tersebut, yang membuatnya bisa bersembunyi dari pandangan pengejaran orang orang yang ingin menangkap nya, juga mereka takan menyangka kalau dia tinggal di sini, Tinggi gunung itu menembus awan sampai sampai orang mengira gunung itu menembus dunia lain, namun sampai saat ini belum pernah ada yang melihat ada apa di balik awan tersebut, karena mereka tidak tau jalan aman untuk naik ke sana, Karena bila ingin naik ke atas dan orang tersebut haru bisa melewati Pusaran angin, Pisau Angin, Dan terakhir Badai Angin
Untuk melewati Pusaran Angin orang itu setidaknya haruslah berada di tingkat Puncak Pendekar Raja, lalu Untuk Pisau Angin Orang itu haruslah berada di tingkat pendekar Kaisar, Dan Untuk melewati Badai Angin haruslah berada di Tingkat Pendekar Suci Puncak atau Di Tingkat Pendekar Dewa, namun Di seluruh Kerajaan baik aliran hitam dan putih tak ada yang bisa menembus Badai Angin tersebut
Tak lama kemudian cuma membutuhkan waktu 10 menit dia sudah tiba di depan tebing yang amat curam, lalu tak lama Ling Er Vian pun melompat ke tebing curam tersebut, lalu dia mendarat di sebuah mulut gua ukuran 4 kalian tinggi manusia, dan lebar 8 manusia dewasa
" Fiuhhh akhirnya Sam...." Sebelum Ling Er Vian selesai bicara Bilah angin menyerbu dirinya, diapun menghindari serangan itu lalu dia terus menerus menepis serang dari orang itu, benar walau mungkin bagi orang lain itu serangan mematikan bahkan seorang dari tingkat pendekar raja sekalapun dia tidak akan sanggup melihat serangan tersebut apalagi menahannya, lain halnya dengan Ling Er Vian yang sudah sering di dan mengetahui pola serangan nya
" Ughhhh' soal kebiasaan mu tak kunjung berubah dari dulu Feng Xiao Tian, apa kau ingin membunuh penyelamatmu hah?" Teriak kesakitan Ling Er Vian yang tak sengaja mengucapkan kata kata yang membuat Orang di depannya menjadi mengkerutkan keningnya
" Hemm... siapa kau sebenarnya hah Apa kau orang dari sana!, Rupanya mereka sudah mengirim orang untuk mencariku!" pria paruh baya itu lalu melesat dengan aura membunuh yang intens yang membuat Ling Er Vian kesulitan bergerak bahkan bernafas, lalu dia di cekik dan tubuhnya di benturkan ke dinding gua oleh pria paruh baya yang tak lain ia bernama Feng Xiao Tian
__ADS_1
" Ughkkhhh' sial aku rak menyangka karena gugup aku mengatakan itu!" batin Ling Er Vian
" K-kau... ukhhuukk' aku bis... sa , menyembuhkan Racun di tubuh Anakmu itu!" Seru Ling Er Vian dengan nada yang merintih kesakitan karena ia di cekik keras oleh Feng Xiao Tian
" Kurang aja apa kau fikir aku ini bodoh hah?" Lalu Feng Xiao Tian menghajar Ling Er Vian dan terlempar ke dinding di sebelahnya, lalu Ling Er Vian memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya, dia merintih kesakitan karena tulang rusuk nya yang mana yang kanan patah 1 jadi rasa sakitnya luar biasa, untung dia memiliki Tubuh Ilahi, kalau tidak dia mungkin sudah mati sekarang
'Anak ini benar benar luar biasa bisa menahan kekuatan 80 % dari pukulanku, siap dia sebenarnya?' Batin Feng Xiao Tian wajahnya hingga bingung dan mengerut kan keningnya sambil menatap Ling Er Vian
" Se-Senior, maaf bila junior Lancang, Hanya saja aku ingin mengingatkan saja Racun di tubuh Anakmu itu tidak akan ada yang bisa menyembuhkan nya selain diriku, dan untuk alasan kenapa dan dari mana aku tau, aku belum bisa memberitahu padamu sekarang, namun satu hal yang pasti, bila aku melakukan hal yang merugikan maka aku sia memberikan nyawaku padamu Senior, Bagaimana?" Seru Ling Er Vian tak menyerah dengan meyakinkan orang di depannya sebisa mungkin
" Apa kah kau fikir aku akan percaya dari apa yang kau katakan itu? orang yang baru saja aku temui namun dia tau nama juga masalahku bahkan tempat persembunyian yang sulit di jangkau ini!" Seru Feng Xiao Tian yang terus menerus mengeluarkan aura membunuh yang pekat sampai sampai aura membunuh itu membentuk Tengkorak
__ADS_1
" Senior bisa yakin aku berasal dari Kerajaan Roh ini, dan alasan aku tau semua ini aku belum bisa memberi tahukannya, Namun, Namun aku berjanji satu hal aku bisa menyembuhkan anakmu dan juga aku bukan orang jahat, dan untuk kenapa aku bisa naik ke sini, karena tempat Ini adalah kenangan masa lalu ku dengan Seseorang dan tempat ini Adalah tempat bermainku dengan nya, dia juga banyak memberikan arahan padaku juga pencerahan tentang kultivasi beladiri dan juga tentang dunia yang kejam ini, Hahahaha!" Ujar Ling Er Vian sambil tersenyum dengan tubuh penuh darah dan tak berdaya lalu dia tertawa dengan nada yang tersisa dari Tubuhnya