PENERUS ISTANA HARIMAU LANGIT

PENERUS ISTANA HARIMAU LANGIT
44 Memasuki Hutan


__ADS_3

" Paman Hu, Ambil pil ini dan Telanlah mungkin kau akan Sembuh Total dengan menyerap khasiat nya, " Seru Ling Er Vian dengan melemparkan sebuah botol giok berisi 10 Pil pemulihan juga


" Ah I-ini Tuan terlalu berharga, S-saya Tidak bisa mnerima ini tuan!" Seru Jelas Hu Suan dengan wajah Kaget menerima botol giok yang Ling Er Vian lempar


" Aku melakukan itu karena pertama kau Harus membayar nya dengan setia kepada ku dan keluargaku selamanya, Yang kedua kau Harus menjaga mereka di sini, karena aku akan meninggalkan tempat ini untuk sementara, dan untuk itu kau perlu sembuh dari lukamu, Juga bertambah Kuat!" Seru jelas Ling Er Vian


" I-ini, Baiklah Tuan, Saya menerima ini dengan senang hati, Tapi Mereka .. itu... emmm!" Seru jawab Hu Suan terbata bata


" Em Kenapa?, kenapa Dengan Mereka?" Seru Ling Er Vian Sembari mengkerut kan keningnya


" Itu Mereka Bilang Mereka Ingin Belajar Beladiri Juga tuan, agar hal seperti Kemari tidak Terulang lagi, Saya Hanya bisa mengajarkan apa Yang saya Tau, tapi saya Fikir Bila mereka belajar dari Tuan itu akan lebih baik!, Maaf bawahan ini bila Lancang" Seru jelas hu Suan


" Oh seperti itu, Baiklah aku juga berencana seperti itu, tapi aku tidak berencana sekarang karena Waktu yang mepet, Namun Untuk membangun Fondasi Mereka Kau bisa Mengaturnya dulu, dan Ambil Pil juga Buku tentang Membangun Fondasi Yang baik ini dan ajarkan kepada Mereka Aku ingin setelah kembali, kalian sudah Meningkat Pesat!" Seru Ling Er Vian sembari melemparkan 12 buku teknik dan kultivasi dan juga beberapa botol giok berisi Pil


" Ah Te-terimakasih Tuan, Terimakasih Banyak Saya mewakili semuanya sungguh Berterimakasih!" Ujar Hu Suan dengan wajah senang dan posisi Tubuhnya membungkuk kemudian bersujud berterimakasih


" Ah kau Bangun lah Paman aku merasa tak nyaman, lagian aku juga Butuh Pasukan untuk kepentingan ku, maka dengan membuat kalian Kuat juga itu untuk diriku, jadi jangan seperti itu, aku Harap paman dan yang lainya membangun Fondasi dulu sebaik mungkin dan memperkuat nya, Jangan Terburu-buru Naik Tingkat, karena Belum Tentu Tingkat yang tinggi bisa mengalahkan Tingkat yang sedikit Di Bawahnya, jadi usahakan perkuat Fondasi mereka Paman,!" Seru Jelas Ling Er Vian

__ADS_1


" Ah Itu tentu Tuan Perintah dan saran anda akan saya sampaikan dengan Jelas,!" Seru jawab Hu Suan


" Baiklah Kau Kembalilah ke sana, nanti Pagi pagi Aku akan Mencari bahan makanan Untuk Kalian, dan Juga membuat Tempat Ini sebagai tempat persembunyian yang aman untuk kalian saat aku tidak ada nanti!" Seru Ling Er Vian


" Baik Tuan, Sekali lagi Terimakasih!" seru jelas Hu Suan dengan memberikan lagi Hormat dan kemudian berjalan mundur lalu berbalik dan pergi ke Kelompok nya


Setelah selesai Mengobrol dengan Hu Suan, Ling Er Vian Kemudian merebahkan Dirinya di samping Kakaknya yang sedang bermeditasi di atas Batu Yang datar


" Gua ini Cukup Bagus, air mengalir di Samping Kanan dan di Kirinya adalah Tanah, huh, sudahlah sebaiknya aku tidur beberapa saat karena besok aku harus sedikit bekerja Keras!" Seru gumam Ling Er Vian lalu menghembuskan nafas pelan kemudian melirik kakaknya dan lalu menutup matanya untuk tidur


Pagi pagi sekali Ling Er Vian bangun dan kemudian ia Pergi berburu Binatang buas untuk di jadikan Bekal beberapa orang di gua tersebut, tak Tanggung Tanggung ia menyediakan Bahan makanan untuk 1 Tahun mereka Makan, di campur dengan Buah Buahan juga , Karena ia memiliki banyak Tas Penyimpanan jadi Cukup banyak Ruang Untuk menyimpan, apalagi Ia dan kakaknya memiliki masing masing cincin Ruang, yang Sangat Langka bahkan Bagi Orang Sekelas Feng Xiao Tian dai tidak memiliki nya hanya mengetahuinya


Di sebuah Gua Anak Kecil dan orang dewasa sedang bermeditasi dengan posisi duduk dan memejamkan mata Telapak Tangan di tempelkan di depan dada, beberapa anak dan orang tua berhasil namun ada juga yang gagal di percobaan pertama Mereka, namun mereka tak berhenti di sana mereka bekerja keras untuk bisa Berhasil


Sampai 2 hari pun Berlalu, Semua orang sudah bisa berkultivasi dan ada 2 anak dan 1 perempuan yang memiliki Talenta yang baik, mereka dalam 2 hari sudah ada di Tingkat Petarung tahap Puncak


" Baiklah 2 hari telah berlalu dan juga aku harus segera pergi persiapan untuk kalian disini sudah selesai, dan jebakan sudah di terapkan kalian Hati hati disini, dan Paman Hu saya Titip mereka Pada anda, walau anda Belum Menembus Tingkat Pendekar Sage namun sepertinya dalam waktu 1 Minggu Kurang anda akan menembus nya, !" Seru Ling Er Vian

__ADS_1


" Baik Tuan, Pelayan tua siap menjalankan Tugas!" Jawab Hu Suan badan sedikit membungkuk dan memberikan hormat


" Kalian Berlatihlah Lebih keras lagi, namun Ingat lagi bahwa kalian tidak boleh terburu buru, perkuat Pondasi kalian, agar saat kalian menembus Tingkat Pendekar Raja akan lebih mudah, !" Seru Ling Er Vian mengingat kan


" Baik Tuan, " Jawab serempak orang di sana


" Baiklah Paman Kami permisi, dan tunggu kami Pulang, Ayo Xue'er!" Seru Ling Er Vian


Lalu ia mengeluarkan Ular Phonix nya dan kemudian Mengendarainya terbang di udara, karena mereka sudah menunda lebih dari 1 hari Perjalanan menuju Lembah Tengkorak


" Ini Kabutnya sungguh Tebal Hampir Tidak bisa melihat apa apa sama sekali?" Seru Tang Xue


" Emm Tentu Karena Kabut Ini bukan Kabut biasa, Seperti nya ada Sesuatu di Sekitar yang membuat Area ini Berkabut, Namun bagiku ini masihlah bukan apa apa aku masih bisa melihat dengan jelas, Seperti nya di sana ada sebuah Air Panas Yang menguap dan menyebabkan udara di sini Berkabut dan Sedikit Panas?!" Seru jelas Ling Er Vian


" Benar Kak Vian di sana aku merasakan Ada Sesuatu kehidupan dan Seperti nya itu bukan manusia ataupun Binatang Buas!" Seru Tang Xue


" Hem Kamu juga bisa merasakan nya ya?" Tanya kaget Ling Er Vian pasalnya kalau dia tahu wajar karena baik persepsi dan juga pengalaman jauh lebih baik dari Tang Xue, juga Kultivasi nya lebih tinggi darinya

__ADS_1


Namun ia bisa merasakan itu Di Tingkat Raja, ' Sungguh bakat yang mengerikan', Menurut batin Ling Er Vian


Tang Xue hanya mengangguk menjawab Pertanyaan dari Ling Er Vian itu


__ADS_2