
Setelah beberapa saat Ling Er Vian beristirahat, ia akhirnya menemui pak tuayang mengaku sebagai Pemabuk tua, Mereka berbincang sampai larut malam, Bahkan di hari esoknya mereka melakukan sparing
Bagi Ling Er Vian ia sngat senang karena ia bisa mengasah dirinya yang baru melangkah ke jalan sang Immortal, seberapa besar kekuatan yang ia punya sekarang dapat terlihat dengan melawan lawan yang kebih tinggi tingkat nya dari dirinya
Dan kebetulan Aura kakek tua Pemabuk itu sangat Kuat dan tak terlihat di mata Ling Er Vian, Setiap ia menggunakan jurus atau tehnik mematikan, Ia masih dengan mudah menghindarinya, bahkan menahannya hanya dengan 1 jari saja saat Ling Er Vian menggunakan Tehnik Pedang Pembelah Surga yang baru saja di pelajarinya dalam dua tahun itu masih jauh dari pencapaian sang pencipta nya, ia hanya mampu mengeluarkan 1/100 saja dari Sang Dewa Pedang
" Hmmm Tidak buruk Jurus ini Sangat Kuat, bahkan saat kau bilang hanya 1/100 saja yang kau kuasai saat ini! Yang kurang bukan dari penguasaan jurus dan pemahaman nya, hanya masalah Waktu Akselerasinya yang belum menemukan momentumnya Sendiri!" Jelas Kakek tua tersebut
" Junior masih banyak kekurangan, jadi Terimakasih atas bimbingan senior, Junior berharap Senior daoat Memberikan bimbingan Lainnya di lain hari!" Jelas Ling Er Vian
" Tidak buruk nak, Hanya saja tak ada jurusku yang cocok dengan mu, Kalau ada aku ingin mewariskannya juga pada anak berbakat seperti dirimu!" Ucap Kakek Tua tersebut
" Selamat tinggal bocah, Lain kalu kita bertemu akan aku cek kembali Kemajuanmu sebesar apa, ah dan aku telah mengambil sisa Arak di penyimpanan, anggao ini biaya pendidikan mu bocah!" Ucap Kakek tua tersebut kemudian ia menghilang di langit yang gelap
" Hah... Yah Aku rasa itu tak apa senior, Terima kasih senior!" Jawab Ling Er Vian degan wajah sedikit Kaget, dan ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena melihat sifat kekanak-kanakan kakek Tua tersebut
Setengh Hari lagi berlalu
Ling Er Vian kemudian mengumpulkan semua bawahan yang sudah mencapai tingkat Immortal mereka akan di berikan jabatan pasti
satu persatu Muncul di ruang Ling Er Vian, General Utara Li Yi, Wu Wang, He Tian, Da 7 orang lainya yang berada di tingkat Immortal
" Baiklah Sekarang He Tian Kau akan Menjadi General Timur, dan Kau Li Yi akan menjadi General Barat, sedangkan Wu Wang akan menjadi General selatan, Masing-masing dari kalian nantinya Harus merekrut sebanyak 1000 orang yang berada di bawah sayap kalian"
" Dan jangan Lupa juga dengan kemampuan kalian , Tingkat lagi stabilitas, Fondasi, Dan Juga asah terus kemampuan bawahan kalian agar tidak rumpul saat nanti hendak di gunakan!" Ucap Ling Er Vian
" Baik Tuan muda !" Jawab serempak Ke 4 general dan juga 7 Immortal lainnya
__ADS_1
" Dan untuk 7 Immortal yang tersisa, aku akan menjadikan Kalian 10 pedang pelindung Istana Harimau Langit, Hanya kurang 3 orang untuk jadi 10, Disini Aku memiliki sebuah tehnik yang mengharuskan 10 irang menggabungkan kekuatannya dan membentuk formasi, Itudapat menjadi formasi pertahanan, dan Juga menyerang di saat yang sama, Dengan adanya 10 Pedang Pelindung, Istana akan lebih aman, Walau kedepannya kita akan membuat Aray yang dapat menjebak dan juga mengubur orang yang bukan bagian Istana Harimau Langit, tetap saja pertahana Ekstra di perlukan bukan hanya internal dan external" jelas Ling Er Vian
" Apakah kalian bersedia menjadi Oedang sekaligus Tameng bagi Istana Harimau Langit!" Ucap Ling Er Vian
" Mematuhi Tuan Muda!" Jawab 7 Immortal
" Baiklah Kalian semua segera kumpulkan Semua Orang, Kita akan Mendaki Ke Puncak Pegunungan Bintang, dan kita akan membangun Daerah kekuasaan kita di Puncak Pegunungan Bintang ini, agar kita bisa melihat ke bawah, bukan dari bawah ke atas!" Ucap Ling Er Vian
Lalu setelah Ling Er Vian memberikan kepada Immortal jabatan yang ada ia juga menginstruksikan supaya mengumpulkan para anggota Istana Harimau Langit
Setengah hari Kemudian mereka berkumpul dengan Segala persiapan yang ada, jaraknya tidak terlalu Jauh hanya 10 ribu meter ke kaki Puncak Pegunungan Bintang
Namun saat tiba di bawah Puncak pegunungan bintang, Mereka menatap ke atas dan Tingginya lebih dari 1000 ribu Kaki , itu tidak ada jalan lain lagi selain terbang agar bisa Ke atas Sana
Dan saat mereka hendak terbang ke atas, mereka di hadang Oleh sekelompok kelelawar raksasa seukuran rajawali , dan pemimpin mereka berwarna merah dan ukurannya 2 kali lebih besar daripada Lainnya
Monster itu hanya sekelompok monster Tingkat Dewa surgawi tahap 4 dan pemimpin nya adalah Tahap 9, Namun kelompok Ling Er Vian yang berjumlah hampir 200 orang kewalahan melawan Mereka tanpa ada Immortal Yang ikut campur
setengah jam kemudian akhirnya selesai pertarungan mereka, Lalu mereka melanjutkan terbang mendaki ke atas puncak, Namun uniknya setelah mereka mengalahkan kelelawar tadi, Awan yang menutupi pandangan mereka ke atas Menghilang, dan mulai terlihat jalan ke atas , Lalu dengan Cepat Mereka terbang
Namun mereka lagi lagi di hentikan oleh sekelompok Monster terbang lainnya, Ia adalah Monster seperti Lebah, Namun ia memiliki tubuh Sebesar Kucing, dan Ekornya tajam sayap mereka keras menimbulkan suara bising, dan kepala mereka seperti Elang, Selain Mereka cepat, Ekornya snagat Beracun, Karena saat ini sudah ada 2 orang yang meninggal di sengat oleh Ekor monster tersebut
" Semuanya Hari hati, gunakan Pelindung tubuh kalian dan lapisi dengan aura, Jangan menghemat nya, Dan siapakan formasi Bertarung!" Ucap Ling Er Vian
Lalu Ling Er Vian memberikan Instruksi kepada stiap general agar memobilisasi kekuatan yang ada dan Menjaga satu sama lain
monster lebah elang ini adalah spesies langka dan selain itu mereka yang terlemah ada di tingkat 8 tahap Dewa surgawi, yang tertinggi pemimpin nya berada di tingkat setengah Immortal, Dan ia memiliki tubuh Sedikit lebih kecul dari linnya, namun memiliki warna paling terang dari Lainnya, dan Lebih cepat juga
__ADS_1
" Biar aku yang melawan pemimpin nya, sisanya akan menyerang lainnya," Perintah Ling Er Vian
Lalu ia menyerang monster itu Dengan Tehnik LENGAN DEWA CANGLAN dia berusaha menangkap Monster lebah berwajah elang, Namun sayng pergerakan Lengan Dewa Canglan sanagt lambat di hadapan Monster ini
Lalalu Ling Er Vian mengubah metodenya, Ia mengeluarkan Pedang, Ia menyerang dengan sembarangan namun mengarah ke titik viral dari monster tersebut, Namun sayang serangan biasa tanpa sebuah tehnik tidak memberikannya Luka bahkan tidak menggoresnya walau ia menggunakan Pedang Tingkat Immortal nya
" Pertahanan yang begitu Keras, Luar biasa keras!" Keluh Ling Er Vian nmun ia tak menyerah malah smakin bersemangat untuk bisa mengalahkannya dengan segenap kekuatannya
Tingkat Kultivasi / Senjata Jurus/ Tehnik/ Monster/ Siluman/Pil/ Formasi.
Mulai sekarang Diawali dengan Tingkat Suci Ya!
. Suci
. Dewa
. Dewa Bumi
. Dewa Langit
. Dewa Surgawi
. Immortal
. Immortal King
. Immortal Emperor
__ADS_1
. Immortal God
(1-9)