Pengorbanan Istri Kedua

Pengorbanan Istri Kedua
Part 4


__ADS_3

Dikontrakan


Riyanti selama hamil tidak pernah mengeluh sama sekali dengan kondisi nya yang sederhana,,,


semenjak pindah ke kontrakan,,mas hendra mengalami kesulitan ekonomi bahkan untuk alas tidur pun mereka hanya beralaskan karpet dan selimut tidak ada kasur,,,,,,,,


tapi mas hendra sikap nya juga tidak berubah,,dia masih suka pergi ke hiburan malam dengan alasan urusan kantor karena atasan mas hendra hampir tiap malam pergi ke hiburan malam dan selalu mengajak mas hendra,,,


setiap hari mas hendra pulang dalam kondisi mabuk,,


"mau sampai kapan kamu mas terus seperti ini mas ???" teriak riyanti yang sudah tidak kuat dengan sikap mas hendra


"mau bagaimana lagi yan,ak di ajak atasanku dan tidak mungkin aku menolak nya" bantah ms hendra yan terpancing emosi karena teriakan riyanti,,,


"kalau kamu terus begini,,aku bakal kasih tau istrimu tentang hubungan kita" teriak riyanti sambil menangis histeris,,,


mas hendra yang tersulut emosi tanpa rasa kasihan langsung memukul riyanti,,menginjak kaki riyanti bahkan perut riyanti di tendang berkali kali dalam kondisi hamil 8 bulan,,


amarah mas hendra bertambah melihat riyanti menangis kesakitan,,,


"aku sudah bilang sama kamu jangan bikin aku emosi,,, kenapa kamu tidak paham hah ??????? " teriak mas hendra sambil meninggalkan riyanti di kamar


riyanti menangis meratapi hidupnya yan tidak ada ujung nya,,,


tidak ada orang tua yang mendampingi dan sekarang dia hamil dengan status simpanan bahkan riyanti dan mas hendra belum menikah,,, mas henra tidak mau menikahi riyanti dengan alasan riyanti hamil,,dia akan menikahi riyanti setelah riyanti melahirkan,,,,

__ADS_1


kehidupan riyanti setiap hari selalu mendapatkan kekerasan dari mas hendra bahkan tidak jarang teman teman riyanti menyaksikan kekerasan yang di alami riyanti dari mas hendra,,,,


di usia kandungan nya yang menginjak 8 bulan, mas hendra pergi keluar kota untuk bekerja meninggalkan riyanti seorang diri.....


riyanti mau tidak mau kembali ke rumah kakak nya yang tidak jauh dari kontrakan nya ,,,,karena dalam kondisi hamil besar tidak mungkin riyanti tinggal sendirian di kontrakan......


semenjak kepergian mas hendra, riyanti dan mas hendra sering bertengkar karena tanpa riyanti ketahui mas hendra setiap akhir pekan pulang ke rumah istri nya yang pertama,,,,,


"mas bisakah kamu pulang ketika aku melahirkan ?" Tanya riyanti setiap hari ke mas hendra di sela telephone mereka.


"Tidak bisa yan,aku tidak punya uang sama sekali,,,,, tolong lah kamu ngertiin aku" mas hendra yang menjawab pertanyaan riyanti dengan nada kesal,,,karena riyanti setiap hari bertanya pertanyaan yang sama.


setiap hari riyanti merenung karena hatinya begitu sakit dengan sikap mas hendra yang cuek beda dengan waktu dulu ketika mereka bersama ,,,,,,,,



Riyanti bukan nya semakin bertambah berat badan nya tapi semakin menurun,,,,,


semenjak hamil riyanti selalu memikirkan perkataan orang di sekeliling nya,,,, orang hamil selalu sensitif dengan lingkungan sekitar di tambah dia tidak ada suami yang menemani nya,,,


semakin hari kandungan riyanti semakin besar,,,


setiap malam riyanti selalu meminta mas hendra menelpon nya


" mas,,,sepertinya besok aku lahiran mas,,bagaimana ini mas kita masih belum ada uang buat lahiran" riyanti bicara ke mas hendra dengan perasaan was was takt mas hendra tersinggung

__ADS_1


"tidak mungkin yan,, perkiraan masih bulan depan",,,, jawab mas hendra


"tapi perutku sakit mas meskipun tidak sering sih"


"sekarang kamu tidur ya,,,mas ngantuk,,besok mas hrs bangun pagi,,," pinta mas hendra


"iya mas,,goodnight"


"iya" jawab mas hendra


riyanti yang tidak bisa tidur karena perut nya sakit tidak bisa berbuat banyak karena mas hendra telphone nya tidak bisa di hubungi ,,,


dengan kondisi perut yang sakit riyanti ke kamar kakak nya,,


" tok .... tok.... mbak,,,?"


"iya kenapa yan " tanya mbk dewi


'mbak sepertinya aku mau lahiran mbak,,,per yanti sakit mbak dari tadi" ucap riyanti dengan keringat dingin menahan sakit


"ayo siap siap yan kita ke rumah sakit" pinta mbak dewi,,,,


( Hai hai.... maaf ya para readers kalau author ada kesalahan dalam bab dan penulisan....


author baru belajar dan masih dalam tahap revisi ,,, mohon di maklumi ๐Ÿ™๐Ÿค—)

__ADS_1


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธjangan lupa vote ya ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


__ADS_2