Pengorbanan Istri Kedua

Pengorbanan Istri Kedua
part 5


__ADS_3

Di Rumah Sakit


" ini masih pembukaan 2 bu,tunggu sampai lengkap ya bu " ucap dokter


"iya dok" jawab riyanti


"sebaiknya ibu lakukan pergerakan biar cepat lengkap ibu" ucap salah satu perawat rumah sakit


beberapa jam setelah nya riyanti merasakan sakit yang luar biasa dimana dia harus melahirkan dan berjuang seorang diri tanpa suami di samping nya sedangkan mas hendra tidak bisa di hubungi dari semalam,,


setengah jam kemudian ,,,


"oooeeeeeeeekkkkkh ooeeeeekkkhh "


senua keluarga riyanti yang menunggu di luar bahagia mendengan tangisan bayi riyanti


"selamat bu anak nya sehat ganteng" kata dokter


"iya dok terimakasih"


sementara mas hendra yang tau riyanti melahirkan karena dapat pesan dari keluarga riyanti ,, dia bingung karena dan merasa bersalah karena tidak bisa di hubungi saat riyanti melahirkan dan tidak ada di samping riyanti,,


"hallo yan,,, bagaimana kondisimu yan serta anak kita" tanya mas hendra menelpon riyanti


" sehat mas tapi aku masih lemas,,, kamu kemana saja mas kenapa tidak bisa di hubungi dari semalam " tanya riyanti

__ADS_1


" HP ku lowbatt yan dan mas sibuk,, maaf "


" ya sudah mas ,, aku mau pulang ke rumah dulu,,, nanti mas telpon lagi saja "


"hati hati ya sayang,,,maafin mas"


riyanti beserta anak nya kembali ke rumah kakak nya,,,sesampai disana melakukan acara tasyakuran karena di kampung itu sudah tradisi,,,,


"anak nya riyanti sangat mirip bapak nya ya" bisik para tetangga,,,


riyanti yang mendengar hal itupun hanya menanggapi dengan senyuman karena smua orang termasuk kluarga riyanti tau nya riyanti sudah menikah secara agama dengan mas hendra tapi kenyataan nya mereka belum menikah sama sekali,,,


riyanti mengirim pesan ke mas hendra "mas,,, aku dan anak kita sudah sampai di rumah",,,,


"mas hendra kenapa akhir akhir ini selalu sibuk dan tidak perhatian lagi" batin riyanti


"yan,, anakmu mau di kasih nama siapa yan ?" tanya mbk dewi yang sudah mengambil alih gendongan anak riyanti


da


"belum tau mbk,,, apa kata mas hendra saja",,,


beberapa hari kemudian riyanti mengadakan tasyakuran untuk pemberian nama anak nya dan mengundang beberapa tetangga sekitar,,


tradisi di kampung ketika pemberian nama,,,, rambut bayi harus di potong sedikit dari semua orang yang ada di sana tapi orang disana sama sekali tidak ada yang menyentuh rambut anak riyanti seperti jijik dan enggan,,,

__ADS_1


riyanti yang melihat pun berusaha tegar untuk tidak menangis,,,


setelah acara selesai riyanti menidurkan anak nya yang di beri nama "bumi setiawan",,,


riyanti menangis di kamar karena sedari tadi di tahan nya saat acara berlangsung


"apa salah anakku tuhan,,,, anakku tidak bersalah"


riyanti menelpon mas hendra tapi lagi lagi nomer mas hendra tidak bisa dihubungi,,riyanti pun hanya bisa mengirim pesan meminta mas hendra menghubungi nya,,


tidak lama mas hendra menelpon riyanti,,,,riyanti menceritakan yang dia rasakan sedari tadi


"kenapa orang orang tidak mau memotong rambut anak kita" tangis riyanti semakin pecah menceritakan kejadian tadi


"sudahlah yan begitu saja kamu besarkan" jawab mas hendra dengan kesal


riyanti yang awal nya menangis langsung berhenti


"iya mas aku yang sedikit lebay,,,,maaf,,, ya sudah mas yanti mau istirahat dulu"


"dikasih tau marah kamu itu,,,,udahlah aku itu lagi banyak beban jangan kamu tambahin lagi"


riyanti menutup telpon tanpa bicara lagi karena menurut riyanti mas hendra sudah berubah ,,,


riyanti menangis kembali karena semua tidak seperti yang riyanti bayangkan sejak awal

__ADS_1


__ADS_2