
Bryan:"Ha-ha-ha!!,Haa,Kamu salah Kana,Jika kita menang mungkin perang itu bakalan menyenangkan tapi bagaimana dengan sebaliknya.
Kana:"Aaa,Benar juga ya,Oh iya,Tuan Pasti haus,Bagaimana kalau aku ambilkan minum.
Bryan:"Boleh juga tuh,Baiklah air putih saja ya.
Kana:"Baik!!.
Kemudian Setelah itu,Kana pun pergi membeli air untuk Tuan nya,tidak lama kemudian Kana pun kembali kekamar Bryan dengan membawa segelas air putih.
Kana:"Tuan Bryan,ini air putih nya.
Bryan:"Ya,Terima kasih ya,Kana.
Kana:"Sama-sama Tuan.
Bryan:"Oh iya,Bagaimana dengan keadaan rumah mu, Akhir-akhir ini?.
Kana:"Semua berjalan lancar,Oh iya Tuan Bryan,Sekarang aku membuka Toko bunga.
Bryan:"Toko bunga?,Hebat sekali ya,Nanti apa aku boleh melihat nya?.
Kana:"Tentu saja tuan boleh melihat nya Mau kapan pun itu.
Bryan:"Baiklah,Nanti setelah ini aku kesana ya.
Kana:"Sungguh tuan mau kerumah ku?.
Bryan:"Iya,Tapi nanti ya.
Kana:"Asyik!!.
Kemudian setelah itu Bryan pun segera bersiap-siap,menuju rumah Kana,pada saat ia berdiri dari bangku nya,ia baru saja menyadari bahwa ia baru saja sampai dan belum sempat istirahat sejenak,Karena sudah terlanjur berdiri,ia pun dengan pasrah langsung menuju rumah Kana, dengan raut wajah yang sedikit tersenyum.
Sesampainya di rumah Kana,Kana pun mengambil salah satu pot bunga nya dan langsung menunjukkan nya ke Bryan.
Kana:"Tuan Bryan, Lihatlah,Bagaimana bagus bukan?.
Bryan:"Ya,Bagus sekali,Apa nama bunga ini?.
Kana:"Aa..,Maaf Tuan,Aku lupa nama tanaman ini,A-apa tuan tahu nama bunga ini?.
Bryan:"Aku sama sekali tidak mengetahui nama bunga ini,Sejujur nya, aku tidak pernah melihat bunga seperti ini sebelum nya,bahkan menyentuh nya pun,Tidak pernah.
Kana:"Ooh begitu ya,Tapi Rupa bunga ini bagus kan tuan.
Bryan:"Iya bagus,dari mana kamu dapatkan bunga ini?.
Kana:"Di pegunungan,aku mengambil bunga ini beserta tanah nya.
Bryan:"Ohh begitu ya,berani sekali kamu Kana, Lain kali ajak orang, atau siapa yang kamu kenal untuk ke gunung ya.
__ADS_1
Kana:"Memang nya kenapa Tuan?.
Bryan:"Berbahaya!,Bagaimana kalau ada hewan buas yang datang dan langsung menyergap kamu, dan kamu tidak bisa melarikan diri dari sana.
Kana:"Sudah pasti aku melawan nya.
Bryan:"Tapi itu sangat berbahaya kan.
Kana:"Tuan Tenang saja,Aku sudah terbiasa menghadapi mereka.
Bryan:"Haa,yasudah lah.
Kemudian Bryan pun melihat dan melirik bunga-bunga yang ada di sekitar rumah Kana, Ia melihat banyak tanaman-tanaman yang belum pernah ia lihat sebelumnya,dalam satu tanaman tersebut memiliki banyak manfaat yang belum ia ketahui.
Bryan:"Kana.
Kana:"Ya tuan?.
Bryan:"Bunga-bunga ini nantinya untuk apa?.
Kana:"Nantinya tanaman ini akan aku jual ke berbagai tempat yang menjual obat-obatan.
Bryan:"Memang nya tanaman ini bisa di buat jadi bahan obat-obatan?.
Kana:"Tentu saja.
Bryan:"Ohh begitu ya,Kalau begitu Bekerjalah yang rajin ya Kana,Aku mau pergi dulu.
Bryan:"Ada urusan yang harus aku kerjakan.
Kana:"Yaaah,Baiklah kalau begitu, Hati-hati di jalan ya Tuan Bryan.
Bryan:"Ya,Daah Kana, Kapan-kapan aku akan bermain kerumah mu.
Karena Bryan mempunyai tugas yang belum ia kerjakan,ia pun berpamitan kepada Kana untuk pergi menyelesaikan tugas-tugas nya, dan setelah itu,ia pun pergi meninggalkan desa itu menuju Rumah nya,Serta membawa perlengkapan senjata dan bala tentaranya.
Setelah membawa semua peralatan nya, Kemudian ia pun berjalan menuju rumahnya dengan mengendarai pesawatnya dan di ikuti oleh beberapa tank otomatis yang ia buat.
Pada saat di perjalanan.
Bryan:"Kali ini aku harus pindah sejauh mungkin yang aku bisa,Tapi dimana ya,Lebih baik aku tanyakan pada paman dulu dah sebelum benar-benar pindah,Takut nya akan bahaya jika aku pindah,tanpa mengetahui lokasi yang aman.
Kemudian Bryan pun bergegas menuju rumah nya,Setelah sampai di rumahnya,Bryan pun segera menemui paman nya, untuk berbicara kepada paman nya,Agar mereka pindah dari rumah sebelum nya.
Bryan:"Paman!!,Ada kabar penting yang aku bawakan.
Takashi Takeda:"Kabar apa?.
Bryan:"Emilia dan Hanami dimana paman?.
Takashi Takeda:"Mereka berdua sedang mandi dari tadi pagi,Sampai sekarang belum juga selesai.
__ADS_1
Bryan:"Ohh,Paman hari ini kita pindah yuk.
Takashi Takeda:"Mau pindah kemana?,Apa kamu tahu tempatnya?,Paman sih setuju aja kalau kita pindah, tergantung kamu nya.
Bryan:"Aku belum tahu sih mau pindah kemana!?.
Takashi Takeda:"Kalau begitu,Kita cari saja di kerajaan.
Bryan:"Bukan itu maksudku paman.
Takashi Takeda:"Lalu?.
Bryan:"Maksudku, Kita berpindah dan membuat sebuah kerajaan.
Takashi Takeda:"Ohh,Jadi maksudmu, Kamu ingin membuat benteng pertahanan,begitu?.
Bryan:"Ya benar.
Takashi Takeda:"Baiklah,Paman bisa wujud kan itu,tapi kita harus mencari tanah yang luas dulu,sebelum kita benar-benar pindah.
Bryan:"Baiklah kalau begitu,kita cari sekarang bagaimana paman?.
Takashi Takeda:"Kamu baru saja pulang dari Medan pertempuran,lebih baik kamu istirahat sejenak,Jangan memaksakan dirimu sendiri Thusifukato.
Bryan:"Baiklah paman,Kalau begitu aku kabarkan ke mereka dulu ya.
Takashi Takeda:"Yasudah.
Kemudian Bryan pun menuju ke kamar mandi, Untuk memberi tahu kepada kedua menantu nya,Untuk segera bersiap-siap.
Pada saat tiba di kamar mandi,Kemudian Bryan mendengar suara-suara mereka yang sedang berbicara.
Emilia:"Hanami-Hanami!, Kira-kira,Jika kita menikah nanti,Kamu ingin mempunyai berapa anak?.
Hanami:"Ehh,Soal itu,aku ingin mempunyai 2 anak perempuan imut-imut!,Kalau kamu ingin punya anak berapa?.
Emilia:"Kalau aku cukup satu saja,Dan sisa nya kamu tahu sendiri kan!.
Hanami:"Hahaha, Ada-ada saja kamu ini, Memang nya tidak apa-apa kalau Hanya satu saja?
Emilia:"Ya, Sebenarnya punya Satu anak saja sudah cukup,hanya saja aku tidak ingin merepotkan Calon suami ku,Jika aku ingin mempunyai banyak anak,Nanti kita bisa melihat reaksi muka nya yang penuh cemberut.
Hanami:"Benar juga ya,Haaaaah,Andai saja Calon suami kita,menikahi kita dengan cepat, Mungkin aku tidak perlu lagi menahan nafsu.
Emilia:"Benar,Sudahlah kita udahan mandi nya,dari tadi kita disini sudah lama,Nanti takut nya tuan Takashi sudah lama menunggu kita, untuk keluar dari sini
Hanami:"Yaa,Kau benar!,Baiklah kita sudah saja.
Saat mereka berdua hendak keluar dari kamar mandi,Dengan cepat Bryan langsung menghilangkan diri nya,dan menyender di sebelah pintu,dan menunggu hingga mereka benar-benar keluar dan menuju kamar mereka.
Bryan:"Ya ampun, Apakah para wanita disini mempunyai nafsu yang besar?,Andai saja aku mengetahui bagaimana cara membuat anak, sudahlah aku harus segera pindah dari sini, demi keselamatan keluarga ku.
__ADS_1