Pensiunnya Raja iblis.

Pensiunnya Raja iblis.
Kebakaran.


__ADS_3

"Untuk satu tong nya berisi 50 liter minyak, dan satu botol berisi 500 ml,maka tuan membutuhkan setidaknya 100 botol,di tambah 300 botol yang untuk 3 tong minyak". Ucap Rina yang sedang menjelaskan.


"Ohh begitu ya,Baiklah nanti aku akan membeli botol tersebut,Tapi Rina bagaimana jika ada seorang pelanggan yang mengatakan bahwa minyak ini,adalah minyak palsu?". Jawab tuan nya, yang sedikit gelisah.


"Ohh kalau itu tenang saja tuan,bolehkah aku ikut berjualan dengan tuan?".jawab Rina.


"Eh!, Boleh saja,memangnya kamu bisa?". Ucap tuan nya.


"Ho-Ho-Ho,Mohon tuan jangan remehkan performa kualitas jualan ku,jika ada pelanggan yang seperti tuan katakan,maka dengan mudah aku habisi dia dan aku akan mempermalukan diri nya di depan banyak orang".


"Hahahah,Tapi ingat jangan sampai kamu mengambil kembali kata-kata mu itu".jawab Tuan nya,sambil tertawa terbahak-bahak.


"Tenang saja tuan,Dulu aku ser-..AAAH!"jawab Rina yang tiba-tiba mengalami kesakitan bagian kepalanya.


Pada saat Rina mengingat kata yang dulu-dulu,itu membuat kepala Rina menjadi sakit,mereka semua yang ada di sisinya begitu terkejut dengan kesakitan yang di alami oleh Rina.


"Rina!Apa yang terjadi,Kalian cepat bantu siapkan kamarnya!"Ucap tuan tersebut dengan tegas.


Kemudian para budak nya itu,segera bergegas menyiapkan kamar untuk Rina.


Sesampainya di sana.


"(Menaruhnya)Kenapa jadi seperti ini Rina, Kalian segera siapkan air hangat"Ujar tuan tersebut.


mendengar perintah itu,mereka para budak langsung bergegas mengambil air hangat.


"Tuan ini air hangat nya"Ucap Fany.


"Dan ini handuk nya tuan"Ucap Clarissa.


untuk meredakan sakit kepalanya Rina,Tuan tersebut mencelupkan handuk ke air hangat tersebut,lalu memeras isi handuk tersebut, hingga hanya tersisa sedikit air,setelah itu,ia pun menaruh handuk tersebut ke dahinya Rina.


Setelah sedikit lama kemudian,kesakitan yang di alami Rina pun sedikit mereda.


"(Membuka mata)Tuan maaf aku merepotkan kalian"ucap Rina yang baru terbangun dari sakitnya.


"Tidak apa-apa,Kamu istirahat saja kali ini ya, tidak usah bekerja,Untuk penjualan biar aku saja".ucap tuan.


"Tapi tuan jika...ada pelanggan yang tidak percaya pada tuan,maka tuan harus mempraktekkan, dengan cara memasak apa saja yang tuan bisa masak,dengan begitu mereka pasti akan percaya,bahwa minyak yang dijual adalah minyak asli".ucap Rina.

__ADS_1


"Baiklah,Aku akan melakukannya,Aku pergi mencari tabib dan mantri dulu,kamu jangan kemana-mana ya,Aku akan kembali setelah selesai menjualnya".Jawab tuan tersebut.


"Baik Tuan".Ucap Rina.


"Kalian berlima jagalah Rina,jangan sampai ada orang yang menyakitinya"Ucap tuan tersebut yang sambil memerintah.


"Baik Tuan"


***


Tidak berapa lama kemudian,datanglah 2 orang satu tabib dan satunya lagi mantri, ia pun mendatangi rumah Rina,sesuai dengan yang di bicarakan oleh tuan sebelumnya.


Tok..Tok..Tok..


*Cekrek.


Cika:"Ha..Anda pasti tabib dan mantri, Masuk lah tuan,Silahkan ikuti aku.


Kemudian tabib dan mantri itu pun mengikuti Cika kekamarnya Rina.


Sesampainya di sana.


"Kenapa tuan tabib?".jawab Cika yang begitu ketakutan.


"(Teplak) Jangan pura-pura tidak tahu,Mana Sudi kami memeriksa, mahkluk rendahan seperti kalian".


"Apa"


***


"Tabib,kumohon periksa tubuh tuan ku".ucap Cika yang membela Tuannya.


Pada saat itu mereka ber empat tidak bisa mengatakan apa-apa,kecuali Cika yang terus membela tuan nya.


Saat Cika terus membela tuan nya,Tabib itu menendang CIka dengan sangat keras hingga terpental,kemudian mantri itu mengambil api dari temboknya itu,dan melempar nya ke berbagai arah.


Saat mantri itu melempar api itu ke berbagai arah, dengan cepat menyebar luas lah api tersebut, Mereka yang berada di dalam nya tidak memiliki cara untuk keluar,sehingga mereka semua ketakutan terhadap api yang semakin membesar itu.


"Kalian semua jangan panik,Kiara,Ciho,Kalian bantu Cika!, Clarissa Ambil kain yang panjang itu,lalu celupkan dengan air hangat,setelah itu taruh kain itu dekat dengan pintu keluar tidak usah di peras,Fany bantu aku berdiri,Ucap Rina yang terus kesatikan ketika berbicara.

__ADS_1


Setelah itu mereka semua pun melakukan perintah yang di tugaskan oleh tuan nya itu, mereka melakukan perintah tersebut dengan sangat cepat.


Tidak berapa lama kemudian akhirnya mereka pun keluar dari tempat itu,lalu setelah itu Rina memerintahkan mereka kembali.


"Kalian semua,Ambil kain,dan basahi seperti yang di lakukan Clarissa,cepat lakukan sebelum api itu menyebar.


Kemudian mereka pun bergegas mengambil kain lalu membasahinya,setelah membasahi nya,mereka bergegas masuk untuk memadamkan api dengan kain yang basa itu.


Pada saat mereka berlima masuk kedalam rumah tuan nya,api itu pun semakin besar dan menjadi ganas,mereka pun menjadi ketakutan lalu bergegas keluar dari dalam rumah tersebut.


"Tuan api di dalam semakin besar,kami tidak bisa memadamkan nya"Ucap Cika,yang begitu ketakutan.


"Kalian berteriaklah kebakaran-kebakaran, agar ada orang-orang membantu memadamkan api nya".ucap Rina yang tidak mengetahui harus bagaimana.


"Tapi Tuan, Orang-orang itu tampaknya tidak membantu,mereka menganggap semua ini tidak terjadi,bagaimana ini tuan".ucap Cika yang terus bergetar ketakutan.


"(melihat kebelakang)Cih dasar tidak berperasaan,Kalian ambil ember isi air di dalam nya,kemudian siram api itu"


"Baik Tuan".


***


Saat mereka berusaha untuk memadamkan api, tiba-tiba api itu pun menjadi sangat ganas


"Kalian segera pindahkan minyak-minyak yang ada di sana,jangan sampai terkena api".


kemudian dengan cepat mereka berlima pun memindahkan gentong-gentong minyak tersebut,Pada saat memindahkan nya, bangunan yang berdiri kokoh tersebut,mulai runtuh dan menjatuhkan banyak puing-puing bangunan.


orang-orang yang melihat kejadian itu,tidak bergerak membantu sedikit pun,mereka lalu mengabaikan rumah Rina.


Tidak lama kemudian salah satu tembok yang dekat dengan Rina,Pun runtuh dan menimpa Rina,yang sedang duduk menghawatirkan mereka.


Mereka semua yang sedang memindahkan minyak-minyak itu,terkejut ketika melihat tuan nya tertimpa reruntuhan rumah tersebut.


Kemudian mereka pun bergegas cepat memindahkan minyak tersebut,ke tempat yang tidak terjangkau oleh api,kemudian mereka bergegas menuju tuan nya, mengangkat puing-puing yang menimpa tuan nya.


Pesan author.


Jika kalian melihat api 🔥,jangan main-main dengan api itu,Jika api itu semakin lama semakin besar dan menyebar,jangan coba-coba menyiram nya sendiri.

__ADS_1


Panggillah orang-orang terdekat,untuk memadamkan api tersebut,hal ini supaya kalian yang masih muda,tidak mengalami luka bakar,atau tidak mengalami korban jiwa, ketika kebakaran terjadi.


__ADS_2