Pensiunnya Raja iblis.

Pensiunnya Raja iblis.
Demi terbebas.


__ADS_3

Kemudian Bryan pun kembali mengingat, tentang banyak hal yang telah di pelajari sebelumnya.


Beberapa jam kemudian,datanglah orang yang membuat perangkap itu,ia pun begitu terkejut ketika melihat hasil tangkapan nya.


"Habislah...Kali ini habislah,Aku tidak tahu harus dimulai dari mana,Aku begitu gugup, dan aku tidak memakai busana sedikit pun.


Saat itu orang yang membuat perangkap tersebut,keheranan dengan hasil tangkapannya,ia pun terus menatap wajahnya hingga membuat Bryan begitu ketakutan menutup tubuhnya.


"Hahahaha!,Tidak aku sangka,perangkap ini menghasilkan suatu yang sedikit berharga, Jika aku menjualnya,Berapa ya kira-kira" Ucap orang tersebut yang kegirangan.


Kemudian.


"Mohon jangan jual aku!,Aku bukan seorang budak,Aku bisa melakukan apapun untuk membuatmu menjadi kaya,Percayalah padaku" Ucap Bryan yang begitu ketakutan.


"Haaa,Memangnya setengah manusia seperti mu,Dapat membuatku menjadi kaya?,Kalau begitu mana buktinya" Ucap orang tersebut.


"A..aku bisa membuat minyak goreng,Jika kamu tidak tertarik,Aku bisa membuat apa saja yang bisa membuatmu sangat kaya".


"Minyak goreng ya,Baiklah,Tapi jika kamu berbohong padaku,Aku akan langsung menjual mu"Ucap orang tersebut.


"Baiklah"ucap Bryan.


"Sebelum itu,siapa namamu?"


"Namaku Thusifukato atau biasa di panggil Bryan".


"Cihh menjijikan sekali,Kamu itu perempuan kan, tidak seharusnya menggunakan nama khusus untuk lelaki".


"Tapi itu nama yang di berikan ole...."


"Haaaah!,Aku tidak peduli siapa yang memberikan nama itu,Jika itu membuatku merasa jijik,maka aku akan jijik selamanya, Lebih baik aku akan memberimu sebuah nama untukmu kali ini,tapi jika kamu tidak mau menerima nya,Maka aku akan langsung menjual mu.


"Baik,(Demi kebebasan,aku rela melakukan apapun)..".


"Hmmm,Bagaimana kalau namamu,Rina".


"Baiklah,Mulai sekarang namaku adalah Rina, aku akan membuat kamu menjadi kaya dalam beberapa hari".


"Baguslah,mulai sekarang kamu panggil aku Tuan,dan kamu harus menuruti semua perintah yang aku katakan,Nih(memberi), pakailah pakaian ku dulu,aku tidak ingin melihatmu berjalan sambil telanjang bulat, nanti akan aku belikan kamu baju yang baru di perjalanan.

__ADS_1


"Baik, Terima kasih Tuan.


Setelah Bryan,eh Rina memakai baju yang telah di berikan oleh tuannya,kemudian perangkap itu di lepas oleh tuan nya dengan sangat mudah.


"Baiklah,Sekarang katakan padaku,Bagaimana cara membuat minyak".


"Caranya cukup mudah Tuan,Tapi aku tidak mempunyai uang untuk membeli bahan-bahan nya".


"Untuk itu tenang saja,Aku yang akan membayarnya"


"Baiklah tuan,pertama kita membutuhkan sepuluh butir kelapa tua,Satu Wajan,dan beberapa batang kayu untuk membuat api".


"Lalu".ucap Tuan itu yang fokus terhadap pendengaran nya untuk mendengarkannya dengan detail


"Lalu Tuan hanya perlu melakukan Parut daging buah kelapa dengan parutan di atas wadah. lalu Tambahkan air ke dalam wadah. Peras dan saring parutan kelapa sampai mendapat air kelapa atau santan. Tuang santan ke wajan, lalu masak dengan api kecil sampai air santan menguap dan tersisa minyak serta ampas saja,untuk 10 kelapa hanya menghasilkan 1 liter minyak.


"Ternyata begitu mudah,Baiklah ikut aku,Kita akan membeli ratusan butir kelapa tua".


"Baik,Tapi bagaimana dengan uang Tuan?".


"Aku biasa berburu dan memasang perangkap,hasil yang ku dapatkan cukuplah tinggi,Jika aku menjualmu,mungkin aku akan kaya raya,tapi setelah kamu bilang begitu,Aku rasa aku akan menjadi lebih kaya dari sebelumnya".


Kemudian mereka berdua pun menunggangi kuda lalu menuju tempat penjual kelapa.


Setengah jam kemudian,mereka pun akhirnya tiba di tukang kelapa tersebut.


"Bos berapa kisaran harga untuk kelapa tua ini?".


"Haiya,Kenapa tuan ingin membeli kelapa tua, jika tuan meminumnya,maka rasa kelapa tua ini sudah tidak enak,dan tidak lagi menyegarkan"ucap tukang kelapa itu.


"Aku membutuhkan kelapa itu untuk membuat obat,orang tua ku kini sedang sakit, jadi aku memerlukan ratusan butir kelapa ini".


"Begitu ya,untuk satu kelapa tua ini,ku hargai 1 perak untuk tuan,Jika tuan membeli yang banyak,aku pasti akan memberikan tuan diskon,bagaimana?.ucap tukang kelapa itu.


"Baiklah,Angkut seratus butir".


Kemudian si tukang kelapa itu,mengangkut 100 butir kelapa tua,ke dalam gerobaknya, kemudian setelah mereka selesai melakukan transaksi nya, Tuan itu pun pergi kerumah nya,dan sesampainya di sana ,ia menyiapkan bahan-bahan yang disebutkan oleh Rina sebelumnya.


"Aku sudah menyiapkan semua bahan-bahan nya,Kini giliran mu yang membuatnya".

__ADS_1


"Baik tuan".


Kemudian Rina pun melakukan perintah tuan nya, sebelum ia membuat minyak dari kelapa itu, pertama-tama,ia membuat parutan kelapa, setelah selesai memarut,kemudian parutan itu di beri sedikit air,kemudian ia pun memeras dan menyaring parutan kelapa tersebut,hingga mendapatkan air santan.


Setelah selesai mendapatkan santan nya, kemudian Rina menuangkan air santan nya itu ke dalam wajan yang besar,setelah itu ia membuat api.


Pada saat Rina ingin menyalakan api,ia pun begitu kesusahan,Karena ia belum pernah sama sekali berlatih membuat api.


Setelah agak lama kemudian,Api itu pun tidak kunjung menyala,Sehingga Rina begitu kecapean dan merasa sedikit lapar.


"Tuan,Aku lapar".


"Api saja belum bisa kau buat,tidak boleh makan, sebelum kamu membuat api nya".


"Tapi,Aku tidak bisa bekerja kalau lapar dan haus".


"Haaa..Baiklah,Tapi jika itu tidak membuahkan hasil,kamu akan langsung aku jual.


"Baik Tuan,Aku akan berusaha semampu ku.


Setelah makan.


Setelah selesai makan Rina pun melanjutkan membuat api nya,ia pun menggosokkan nya terus menerus,hingga kayu itu mengeluarkan asap kecil,kemudian setelah itu,Rina meniup asap itu agar menyebar keseluruh kayu tersebut.


Setelah itu,Api itu pun membesar,kemudian Rina menaruh wajan yang besar itu ke atas tungku api.


Setelah itu,Rina menunggu seluruh santan itu panas,setelah sedikit panas kemudian Rina mengaduk-aduk dengan perlahan,supaya hal santan dan minyak tidak menyatu.


saat Rina mengaduk-aduk nya,santan itu mulai gosong,kemudian Rina pun mematikan api tersebut,dan kemudian di diamkan beberapa saat.


"Tuan,Kini minyaknya sudah hampir jadi, Sekarang hanya tinggal menunggu panas nya reda saja".


"Yasudah,Kalau begitu kamu tunggu saja,jika sudah berhasil membuatnya,perlihatkan kepada ku".


"Baik tuan".


Dengan bangganya,Rina berhasil membuat minyak tersebut,kemudian Rina pun menunggu minyak itu reda dari panas nya.


Setelah beberapa saat kemudian,Akhirnya minyak itu sudah tidak lagi panas,kemudian ia pun mengambil 1 botol kaca,kemudian dengan perlahan menuangkan minyak tersebut ke dalam botol.

__ADS_1


Setelah agak terisi penuh,Rina langsung menunjukkan ke tuan nya.


__ADS_2