People Pleaser

People Pleaser
People Pleaser 2


__ADS_3

Stela melanjutkan belajar nya dikelaa, matanya memerah dan badan nya panas.


Asha sangat khawatir dengan Stela.


"kamu istirahat di uks aku ya, biar aku izin in sama gurunya." Ucap Asha.


Stela mengangguk dan berjalan pelan ke uks sambil digandeng oleh Asha, lalu Asha menyiapkan air putih hangat dan meninggalkan Stela, Asha juga berpesan jika Stela perlu sesuatu bisa mengirimkan pesan kepada Asha.


Beberapa menit kemudian, Stela sangat pusing.


Ia ingin ke dokter untuk diperiksa, Ia mencoba mengirimkan pesan ke Asha namun tak dijawab maupun dibaca. Stela takut mengganggu Asha jika ia menelpon Asha.


Jadi Stela hanya bisa menahan rasa sakitnya sampai jam terakhir dan pulang.


Stela harus piket dikelas, ia balik ke kelas dan piket bersama teman yang lain.


Asha berkata "la, kamu sakit gausah piket dulu gapapa nanti kamu tinggal izin ke wali kelas."


Stela menolak, ia berfikir bahwa teman yang lain akan kesulitan jika orang yang piket kurang.

__ADS_1


Setah menyelesaikan piketnya, Stela pulang.


Baru saja sampai rumah, mama Stella menelpon nya dan berkata "la, ambil laundry ya nanti mama pulang malem."


Stela ingin menolak namun ia tak bisa, Stela segera makan dan minum obat, setelah itu ia mengambil laundry yang jaraknya lumayan jauh dari rumah.


Stela mengirim pesan ke Asha dan meminta tolong untuk melakukan Video Call, jadi jika terjadi apa apa kepadanya, Asha akan tahu dan segera mendatangi nya.


Namun Asha menolak karena sedang menjaga keponakan nya.


Stela meminta maaf karena merasa sudah mengganggu Asha. Syukurnya tak ada apa apa yang terjadi kepada Stela dan ia pulang dengan selamat.


Malamnya, Stela berdoa agar segera disembuhkan, ia takut kalau ia sakit akan merepotkan Asha dan teman teman lainnya.


Besok harinya, keadaan Stela sudah membaik.


Hari itu mereka akan melakukan kerja kelompok untuk Prakarya.


Setelah mendapat kelompok masing masing,

__ADS_1


Stela memilih untuk membawa kardus dan baterai. Namun temannya yang bernama


Violet memotong perkataan Stela dan berkata "aku aja yang bawa baterai, Stela bawa lem tembak soalnya aku ga punya."


Stela hanya mengangguk setuju, sebenarnya Stela juga tidak mempunyai lem tembak.


Namun ia hanya bisa mengalah untuk membawa kardus dan lem tembak.


Sebelum pulang sekolah, Stela menelpon mama nya untuk meminta uang karena harus membeli lem tembak sepulang sekolah hari itu juga.


Lalu mama Stela meninggalkan uang dikamar Stela sebelum pergi ke kantor lagi untuk lembur.


Malam itu juga papa Stela pergi ke luar kota untuk menyesaikan pekerjaan nya.


Keeseokan harinya, Violet tidak bisa hadir kesekolah karena sakit. Kelompok Stela bingung bagaimana dengan praktek mereka jika tidak ada yang membawa baterai.


Teman sekelompok Stela yang bernama Lutfan mencoba menghubungi Violet.


"Violet, harusnya kamu nitip sama Lia aja baterai nya. Kan kalian searah, kalo udah kaya gini gimana praktek kelompok kita?" Kata Lutfan yang sedikit marah.

__ADS_1


"Kan kemaren Stela juga punya baterai kenapa ga di bawa?" jawab Violet.


Stela sangat ingin marah kepada Violet namun ia merasa tidak sopan jika marah dengan Violet dikelas yang ramai dan juga Violet sedang sakit.


__ADS_2