
Sepulang sekolah, Stela dijemput mama nya karena permintaan Stela dan kebetulan hari itu mama nya tidak pergi kerja siang hari.
Stela memberi tahu mama nya bahwa uang jajan nya habis, ia beralasan bahwa uangnya habis karena membeli lambang di koperasi.
Mama nya Stela mengangguk dan berkata bahwa ia akan memberi Stela uang besok pagi.
Sesampai nya di rumah, Stela belajar materi awal semester karena akan ada Ulangan Tengah Semester minggu depan.
Stela berusaha belajar, namun menurutnya pelajaran IPA terlalu susah.
Stela belajar sambil menangis karena terlalu lelah dengan semua yang ia jalani dan harus belajar agar bisa membanggakan orang tuanya. Ia mempunyai cita cita menjadi dokter agar dapat kuliah difakultas yang sama dengan teman lamanya, Arabella.
Stela mencoba fokus untuk belajar namun air mata selalu mengganggunya.
Mama Stela masuk kedalam kamar Stela, mama nya melihat Stela sedang menangis dihadapan beberapa buku pelajaran.
Mama Stela paham apa yang dirasakan Stela, mama nya mengira Stela lelah dengan pelajaran, padahal Stela selalu menangis setiap malam karena terlalu kesepian dan tertekan disekolah maupun dirumah. Stela merasa rumah bukanlah rumah, melainkan tempat tersepi yang pernah ia temui.
__ADS_1
Mama Stela menyemangati anaknya, ia juga meyakinkan bahwa Stela bahwa Stela bisa dan mampu melewati pendidikan nya.
Stela berhenti menangis karena merasa ditemani oleh mama nya.
Stela meminta mama nya untuk menemani nya tidur sebelum mama nya akan lembur malam itu dikantor. Akhir akhir ini memang Stela sering ditinggal dirumah sendirian pada saat malam.
Mama nya menyetujui permintaan Stela dan menemani nya hingga anaknya terlelap.
Setelah itu mama Stela pun segera bersiap dan pergi ke kantor untuk lembur.
Stela pun pergi ke dapur dan menemui mama nya yang baru pulang dari kantor.
Saat itu Stela mengerti bahwa banyak orang yang lebih lelah dibanding dirinya. Stela berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak menangis ataupun mengeluh secara berlebihan jika ia merasa lelah.
Keesokan harinya, Stela mendapat kabar bahwa hari itu pulang lebih cepat dari biasanya karena guru guru akan melaksanakan rapat untuk UTS.
Stela pergi ke sekolah jalan kaki, begitu juga saat pulang sekolah.
__ADS_1
Sepulang sekolah, Stela langsung mandi dan makan untuk menjaga kesehatan nya.
Lalu ia mengecek HP nya dan melihat pesan dari Asha, Asha meminta tolong Stela untuk menemani nya ke supermarket untuk membeli cemilan yang habis dirumah nya. Sebenarnya Stela sedikit lelah namun ia tetap menerima permintaan Asha.
Beberapa jam kemudian, Asha menjemput Stela dan mereka pergi ke supermarket.
Stela hanya ingin menemani Asha karena ia tidak membawa banyak uang untuk berbelanja disana.
Setelah selesai, Asha mendapat telpon dari kakaknya dan Asha meminta Stela membayarkan belanjaan nya terlebih dahulu sementara ia mengangkat telpon dari kakaknya.
Stela ingin menolak karena tidak membawa banyak uang cash, namun ia merasa bahwa Asha hanya mengangkat telpon sebentar.
Namun ternyata, Stela harus tetap membayarkan belanjaan Asha seharga 240rb. Stela membayar dengan kartu bank yang ia punya sejak awal SMP, untungnya uang didalam kartu tersebut cukup untuk membayar belanjaan Asha.
Keluar dari supermarket, ternyata Asha sudah menunggu diparkiran dan menyalakan sepeda listriknya.
Stela ingin menagih uang nya tadi namun ia tidak nyaman untuk mengatakan itu, ia hanya diam karena pikirnya Asha pasti akan membayar hutang nya.
__ADS_1