Pergi Ke Isekai Bersama Sistem [Versi Me]

Pergi Ke Isekai Bersama Sistem [Versi Me]
ke isekai bareng sistem


__ADS_3

oke mulai dari sini aku ganti jadi Aria yaa


biar mudah aja pahami cerita nya tanpa banyak bacot lagi let's Goo


[START READING]


.


.


.


.


.


Aria akhirnya sampai di desa yang sistem katakan di sana ia mulai bingung harus melakukan apa juga Aria tidak memiliki rumah akhirnya ia kepikiran suatu ide licik dia berjalan hingga menemukan satu penduduk dari desa tersebut yang merupakan seorang kakek kakek dan tiba tiba Aria jatuh. tebak apa yang terjadi pada Aria ya di pura pura pingsan


(emang agak lain anak satu ini๐Ÿ˜Œ)said author


kakek yang berjalan melihat Aria pingsan pun panik ia memanggil warga desa lain untuk mengangkat Aria dan membawanya ke rumah kakek itu dan warga yang lain memanggil kan dokter untuk memeriksa Aria. setelah sampai di rumah kakek tidak lama dokter datang dan memeriksa Aria


"seperti nya anak ini kelelahan dan pingsan mungkin sebentar lagi akan sadar"


"hhmm... begitu ya baiklah biarkan dia beristirahat disini untuk sementara dan dilihat dari wajah nya dia sepertinya bukan anak desa ini karena aku belum pernah melihat nya sebelumnya"


"ya sepertinya kau benar kakek Jo dilihat dari mukanya pun dia bukan berasal dari sini tapi dari mana anak ini datang karena di sekitar sini tidak ada desa terdekat apakah anak ini


korban penyerangan monster yang terjadi tempo hari karena ku dengar penyerangan itu banyak memakan korban jiwa dan membuat banyak anak kehilangan orang tuanya" jelas dokter itu .


"Hem mungkin kau benar tapi lebih baik kita mendengar kan langsung dari mulut anak itu sementara biarkan anak ini tinggal di sini sementara"


"tapi bagaimana jika anak itu memang korban penyerangan monster apa yang akan kita lakukan mengingat banyaknya korban entah apa ada keluarga dari anak ini yang selamat dari penyerangan itu ke sini sangat lah jauh dan gadis ini datang sendirian"


"jika memang benar maka aku akan merawatnya kasian anak ini tidak memiliki tempat tinggal" aku yang mendengar kan nya langsung senang ternyata rencana ku berhasil padahal tadi aku kurang percaya diri jika rencana ini berhasil "wkwkwk berhasil ternyata jadi aku tidak repot memikirkan dimana aku akan tinggal dan tidak perlu menjadi gelandangan di jalan sekarang aku tinggal memanggil sistem dan memikirkan rencana selanjutnya mwehehehe" tawaku di dalam hati, iyalah kalau ngomong beneran ya ketahuan lah rencana nya bisa bisa jadi gelandangan nanti wkwkwk


aku melenguh dan perlahan membuka mata saatnya menunjukkan skill ekting nya yang hebat " uhh... aku berada di mana ini d-dan kalian siapa apakah kalian seorang p-pe-penjahat" tanyaku gagap


"hei tenang lah kami bukan orang jahat kakek itu namanya kakek Johan dia kepala desa disini dan aku han dokter di desa ini kami menemukan kau jatuh pingsan tadi di dekat jalan desa"jelasnya


"o-oh... begitu ya maaf aku berperasanka buruk tentang kalian ku kira kalian orang jahat" jawabku


"tidak masalah aku ingin bertanya padamu"


"eemm apa itu"


"di mana kedua orang tua mu" pertanyaan itu seketika membuat ku panik dan bingung harus menjawab apa


"hei"


"hei"


"apa kau baik baik saja kenapa kau terdiam seperti itu apakah ada sesuatu" dengan cepat aku tersadar dari lamunanku dan menjawab dengan sepontan


"ah aku baik baik saja dan orang tuaku mereka telah di bunuh oleh monster aku di suruh lari untuk menyelamatkan diri hiks...hiks me-mereka di bunuh oleh monster

__ADS_1


huaaaa...hiks...hiks" di dalam hati aku menghela nafas lega untung saja aku ini ratu drama jadi ketika menjawab sepontan tidak kelihatan aneh aku beruntung sering halu ketika berada di dunia dulu.


"h-hei berhenti lah menangis kami tidak bermaksud membuat mu mengingat kejadian menyakitkan seperti itu kami hanya ingin bertanya apakah kau masih memiliki keluarga atau kerabat agar kami bisa mengantarkan kau ketempat mereka" jawab paman Han panik


"t-tidak aku tidak memiliki kerabat ataupun keluarga yang tersisa" jawabku sambil berpura pura menunjukkan ekspresi sedih


"Hem kalau begitu apakah kau mau menjadi cucuku saja lagian aku juga tidak memiliki anak maupun cucu" tanya kakek Jo tiba tiba


"apakah boleh, ekhm maksudku apakah kau tidak keberatan menurusku kau juga tidak tau asalku juga" jawabku berpura pura ragu


"tentu saja tidak, jadi bagaimana apa kah kau mau menjadi cucuku kau juga tidak memiliki tempat tinggal bukan?"


"emm baiklah jikalau tidak keberatan"


"tidak sama sekali baiklah mulai sekarang panggil aku kakek kau mengerti"


"ya mengerti kakek!!! " sambil menunjukan senyuman lebar hingga menapak deretan gigiku


"hum baguslah jika kau sudah paham mulai sekarang kau tinggal disini ngomong namamu siapa gadis kecil" ucap kakek Jo


"ah aku sampai lupa memperkenalkan diri kenalkan namaku Aria Violence medei"


" hahaha begitu ya Aria nama yang bagus"


karena terlalu asik mengobrol kami melupakan satu kehadiran oknum yaitu paman Han


"ekhm kakek Jo aku pulang dulu dan kau gadis kecil kau harus banyak istirahat. kalau begitu aku pamit" pamit paman Han


"ya baiklah Aria kau beristirahat lah kakek akan pergi mengantar paman Han dan memberi tahu warga desa yang lain" kakek dan paman Han pun pergi sekarang tinggal aku sendiri


tiba-tiba saja muncul sistem untung saja aku tidak berteriak biasa bisa kakek Jo curiga nanti. aku pun menghela nafas dan menatap tajam setajam silet ke sistem


"kau ini kemana saja dari tadi tidak muncul membuat ku kebingungan sendiri di sini katanya kau akan membantu ku tapi apa kau malah pergi dan membuat ku mengurus ini sendiri" tanyaku kesal sangat kesal


"ya maaf aku yang kangenin ini tiba-tiba di panggil sistem pusat" jawab sistem dengan watados nya itu hingga rasanya ingin ku hilang kan saja dari dunia ini untung nya aku anak yang penyabar dan mulai menjawab


"baiklah sekarang jangan menghilang tanpa kabar dan jangan pede aku hanya tidak ingin kesusahan di dunia ini sendiri"ucapku berusaha sabar


"terserah, tapi awas nanti kangen beneren tinggal panggil aja sistem ini akan langsung datang"


"ya baiklah tapi jika kau tidak muncul maka aku akan marah"


"oke, sekarang istirahat lah"


tanpa mengatakan apapun lagi Aria langsung tidur


.


.


.


di pagi hari Aria terbangun dan langsung pergi mencari kakek Johan dan ketika ia sampai di dapur kakek langsung menyuruh nya untuk makan terlebih dahulu


"pagi kakek"

__ADS_1


"pagi juga Aria, sekarang makanlah"


"Hem baiklah kakek"


ketika sedang makan tiba-tiba saja sistem muncul dan mengatakan sesuatu


"nona kita mendapatkan misi"


"oh akhirnya aku mendapatkan misi juga apa misi nya kuharap tidak terlalu sulit" gumam Aria dalam hati. iya lah kalau ngomong benaran bisa bisa dikira gila gara ngomong sama udara


"misinya nanti aku jelaskan sebaiknya kau cepat habiskan makanan mu itu dan pergi ke selatan desa di sana lah kita akan melakukan misinya"


"hem baik lah" dengan cepat Aria menghabiskan makanan nya


"kakek aku ingin ijin keluar dan melihat lihat desa" ijin ku


"ya jangan main terlalu jauh sebelum petang kembali lah karena biasanya monster akan keluar"


"baiklah kakek"


dengan itu Aria pergi ke selatan desa di tengah jalan ia bertemu banyak orang yang ramah dan menyapanya Aria membalas sapaan itu tidak kalah ramah


"tuan di sanalah tempatnya"


"Waahh tempat yang sangat indah banyak sekali tempatnya seperti negeri fantasi"



(ilustrasi by pinterest)


"ya sekarang misi mu adalah berlatih untuk memasuki dungeon di sana akan ada beberapa artefak yang akan membantumu"


"baik sekarang aku harus mulai dari mana"


"apakah kau melihat pohon besar di sana, di dalam pohon itu terdapat banyak buku mengenai sihir kau bisa membaca nya"


"baik lah aku harus semangat untuk menjadi kuat agar bisa bertemu lelaki tampan"


"uh dasar aneh kau saja belum tentu ada yang menyukai dirimu yang suka bermalas malasan" jleb perkataan sistem sangat lah menusuk itu membuat ku sedikit kena mental


tanpa membuang waktu lagi aku segera ke pohon besar itu dan memasuki nya dan wahh banyak sekali buku tua di situ


"itu adalah buku buku peninggalan dewa kau bisa membacanya" ucap sistem "dan kau bisa berlatih dengan mempelajari isi isi buku itu dan menaikkan level mu agar bisa bertahan hidup. sekedar informasi ketika kau menaikkan level maka akan banyak fitur sistem yang terbuka karena level mu masih rendah makanya belum ada satu pun fitur sistem yang ada" lanjut sistem panjang lebar


Aria yang mendebarkan perkataan sistem mengangguk tanda bahwa ia mengerti. Aria mulai berkeliling mencari buku yang akan ia baca


"wah buku apa ini sangat menarik, nama bukunya adalah elemen dasar dewa. waahh sangat menarik baiklah mari kita baca" dengan batuan sistem Aria dengan cepat mempelajari buku buku yang ada di perpustakaan pohon itu


.


.


.


tbc

__ADS_1


__ADS_2