Pergi Ke Isekai Bersama Sistem [Versi Me]

Pergi Ke Isekai Bersama Sistem [Versi Me]
belajar menggunakan artefak dan sihir


__ADS_3

Aria POV


disini di pohon perpustakaan besar ini aku sedang mencari buku tentang sihir yang cocok dengan ku sekalian mencari senjata


untuk berlatih bersama sistem agar aku menjadi kuat untuk memasuki dungeon.


aku mencari cari dan akhirnya aku menemukan satu buku yang sepertinya cukup menarik untuk di baca tentang sihir


di situ tertulis adalah 1000 cara memanipulasi sihir. dan sekarang tinggal mencari senjata yang cocok untuk ku


"sistem kira kira mana yang cocok dengan ku,


seperti nya cambuk ini cukup keren"


"eee kenapa pilihan pertama mu harus cambuk sih dari sekian banyak nya senjata kau kan bisa mencari yang lain."


"kau cukup mengatakan apakah ini cocok atau tidak bagi ku. bukan tentang senjata yang mana aku pilih"


"terserah... seperti nya cambuk itu kurang cocok kau seperti wanita jahat yang akan mencambuk orang malang"


"apakah akan terlihat seperti itu... em bagaimana dengan palu besar ini ini juga terlihat keren"


"jikalau kau menggunakan itu mungkin kau akan jatuh duluan sebelum bertarung, jadi menurut ku itu tidak cocok dengan mu yang memiliki tubuh kecil"


"eemm bagaimana dengan tombak ini"


"tidak."


"kalau begitu busuk ini bagaimana"


"tidak itu adalah senjata jarak jauh kau akan sulit jika kau mangalami pertarungan jarak dekat"


"kapak ini"


"tidak."


"perisai besar ini"


"tidak."


"belati keren ini"


"tidak."


"jadi yang mana aku sudah mulai lelah sekarang. senjata nya terlalu banyak ini membuat ku cukup bingung 😕"


"aku sarankan kau lebih baik menggunakan pedang saja karena itu senjata paling mudah.


dan menurut ku kau bisa menggunakan dua senjata agar lebih efisien"


"baik kalau begitu senjata pertama ku adalah pedang dan yang kedua.... bagaimana dengan


cambuk seperti nya aku terlalu menyukai senjata itu"


"Hem baiklah"

__ADS_1


Aria POV end


sekarang Aria tengah berlatih menggunakan senjata nya agar menjadi lebih mahir menggunakan nya


"sistem ternyata menggunakan cambuk itu sulit ya"


"makanya kalau aku bilang ndak usah yang gk ini malah masih mau make senjatanya rasain sendiri akibatnya"


"ih kok lu jadi sangat menyebalkan sistem sangat cerewet"


"terserah apa mau mu saja deh"


"yaya sekarang aku harus apa"


"coba cambuk pohon di depan mu"


"ctas" (anggap aja suara cambuk soal kagak tau kayak mana suaranya)


"lagi hingga kau bisa menebang pohon itu"


"..."


"SISTEM APA KAU GILA APE GIMANA AKU BARU SAJA BERLATIH TAPI KAU LANGSUNG MENYIKSAKU lagian pohon itu sangat besar...


AKU MENOLAK ITU NAMANYA MENYIKSA ANAK BARU SAJA MASUK SEKOLAH DENGAN BANYAK TUGAS" teriakku dengan sedikit lirih


"aku tidak ada penolakan."


"TA-"


"tidak."


sekarang Aria rasanya di neraka karena setiap hari sistem selalu menyiksa nya dengan latihan tanpa istirahat, bahkan ketika ia sedang membantu kakeknya sistem tetap memberikan misi latihan entah itu lari berkeliling desa, atau menyunkan pedang sebanyak 2000 kali, atau menggunakan sihir yang cukup ekstrim, bahkan pernah menyuruh nya berburu monster sebanyak 100


ekor dalam waktu seminggu dan berburu itu bahkan hampir setiap minggunya, dan lagi ia harus merasakan simulasi pindah alam yang berbeda kadang di gurun yang sangat panas dan haru melawan kalajengking raksasa, pindah lagi ke tempat yang dingin dimana banyak nya es di sana untuk melatih sihir nya dan harus beradaptasi dengan suhu yang dingin tanpa ada penghangat sama sekali, lalu harus pergi ke daerah berangin yang dimana ia harus membunuh hewan yang berada di langit misalnya para makhluk langit dan iblis, dan ia harus merasakan simulasi bertahan hidup di pulau yang terpencil yang di mana di sana banyak hewan buas nya. setiap latihan yang di berikan sistem hampir merenggang nyawa Aria ia benar benar rasanya memiliki pelatih militer berbaju kuning ?


Aria rasanya ingin cepat kuat secara instan seperti kebanyakan MC di manga dan anime yang ia tonton. berlatih seperti ini benar benar tersiksa rasanya ia sedikit menyesal datang ke isekai tapi ia juga merasa senang karena hidup nya berubah total sekarang ia jadi memiliki arti hidup sebenarnya untuk menjadi lebih kuat dan melindungi orang yang ia sayangi


"sistem aku sudah selesai sekarang apakah aku boleh pulang 🥲"


"ya pulang lah sana karena kau harus berlatih lebih keras besok dan seperti nya kakek mu sedang menunggu mu pulang😏"


"haa baik lah sistem. aku pulang dulu bye"


esok harinya Aria membantu kakeknya terlebih dahulu karena sebentar lagi festival musim panen dan setelah itu baru ia akan berlatih bersama sistem. ia menjadi ingat tentang anak aneh yang ia temui di kota anak laki-laki yang secara tiba-tiba mengajak ia berteman rasanya memiliki sedikit rasa


dejavu tentang anak itu, tapi dengan cepat Aria mengabaikan nya karena menurut nya itu hal yang tidak terlalu penting


"kakek aku sudah selesai aku pergi main dulu ya dah ke"


"ya mainlah jangan lupa pulang sebelum makan malam"


"baik kek😸"


Aria sudah sampai di perpustakaan pohon miliki nya dan di sana tanpa ba-bi-bu-be-bo

__ADS_1


sistem langsung memberikan ia misi yaitu membaca seribu buku dalam sehari.


"..."


misi itu memang sedikit berbeda tapi sama saja itu MENYIKSA membaca seribu buku dalam sehari apakah sistem sedang ngeprank dia tapi di sini tidak ada kamera, jadi ia benar benar di suruh membaca seribu buku.


"sistem kau bercanda kan"


"tidak tidak sama sekali tuh kau hanya perlu membaca buku dalam jumlah dan waktu yang ditentukan"


"masa iya aku harus MEMBACA SERIBU BUKU DALAM SEHARI" teriak Aria di akhir


"terserah jika kau menolak kau tau kan apa yang akan terjadi. jadi cepat sekarang jangan membuang waktu jika tau kau memiliki waktu hanya sehari"


Aria langsung kicep mendengar kata-kata yang di ucapkan sistem ia tau betul sifat sistem miliknya ini kadang suka cerewet dan kadang menyeramkan


"b-baik langsung ku kerja kan komandan"


sekarang Aria tengah bersantai entah bagaimana ia bisa membaca seribu buku dalam waktu setengah hari memang dulu ia sering mendapatkan reking di sekolah bahkan sering mengikuti olimpiade. tapi itu tetap saja membaca seribu buku tebal dalam waktu setengah hari itu di luar pemahaman manusia bagi nya, hal itu benar benar membuat ia terkejut bisa membaca buku buku itu dalam waktu singkat seperti itu. tapi setidaknya Aria bisa sedikit bersantai sekarang


"sistem aku ingin melihat bocah yang waktu itu "


"oh maksud mu bocah lelaki yang ada di kota itu"


"ya kau benar sistem apakah kau tau cara agar aku bisa menemui nya"


"bisa saja aku membantu mu tapi bayaran nya tidak lah murah kau harus membunuh monster dua kali lipat dari biasanya"


"baiklah bukan masalah lagian aku sudah cukup terbiasa membunuh monster"


"Deal! kalau begitu pejamkan matamu dan kau akan langsung melihat nya"


tanpa pikir panjang Aria langsung memejamkan mata nya. dan ketika ia membuka mata lagi ia melihat seorang anak kecil seusia dengan nya


"hei Aria kenapa kau bisa ada di sini"


"oh halo zayyan bocah yang menarik dan aneh"


buls


entah kenapa zayyan langsung merona mendengar perkataan Aria padahal menurut nya itu bukanlah kata kata pujian


"zayyan apa yang terjadi dengan mu"


"jangan sentuh aku" zayyan menepis tangan Aria yang mencoba menyentuh pipinya dengan nada yang dingin dan datar


.


.


.


.


tbc

__ADS_1


__ADS_2