
"hai rena…"sapa Layla turun dari tangga
"och… hai khasna ."ucap nya lagi
"hai juga…"balas mereka
"Layla kemari duduk dulu ,"ucap khasna
"tapi, aku mau wudhu."ucap Layla
"sini dulu , lagian belum adzan juga ."ucap khasna
"baiklah. "ucap Layla berjalan menghampiri khasna dan Rena yang sedang ngobrol
"tadi kalian lagi cerita apa ,serius bangett."tanya Layla
"Layla kata Rena kamu selalu bikin Rena di musuhi sama teman -teman kamar nya dan kamu yang buat rena jauh dari mereka kan?"ucap khasna melihat ke arah Layla seketika Layla terkejut mendengar ucapan khasna dan balik menatap dengan bingung apa yang khasna ucapkan
"aku … aku. membuat Rena di musuhi ? tapi aku tidak pernah melakukan itu , bahkan saat Rena tidak mempunyai teman aku adalah orang pertama yang menemaninya , tapi kenapa khasna bicara tentang ku seperti itu tadi dia bilang kata Rena? jadi saat Rena bercerita tentang ku seperti ini ."ucap batin Layla
khasna tidak tau kalo yang di bilang Rena tentang Layla tidak lah benar , saat itu Rena terdiam tidak mengatakan apa pun sedang kan khasna yang tidak tau ,khasna pikir dengan bicara seperti itu agar membantu teman nya Rena .tapi nyatanya yang di ceritakan Rena tentang Layla itu semua tidak benar .
"Ren , khasna . aku wudhu dulu ya bentar lagi udah mau adzan Maghrib."ucap Layla berjalan menuju kamar mandi berwudhu lalu kembali ke kamar
"aku pikir , kau adalah sahabat ku yang ta akan pernah menceritakan kejelekan ku tapi ternyata kau bukan hanya menceritakan jelek ku saja tapi karangan buruk tentang ku pun kau ceritakan."batin Layla
"mb ayok turun kita solat jama'ah."ucap aqni
"ya , "ucap Layla merapihkan mukenah nya lalu berjalan turun menuju lantai bawah dengan aqni
setelah sholat magrib , semua santri mengaji Al-Qur'an sampai waktu solat isya ,selesai sholat semua nya belajar bersama dengan kelas masing -masing.
"kenapa rasanya aku begitu kecewa , orang yang selalu ku anggap teman ku ternyata dia tidak perna mengganggap ku bahkan dia berpikir aku adalah halangan terbesarnya yang membuat dia tidak di temani semua orang .
"hahaha…"ucap Layla sambil tersenyum
"eh Layla kau kenapa ? kau kesurupan ? kenapa tertawa sendiri ."tanya Ida menepuk pundak layla
"gak... tadi tiba -tiba aku mengingat hal yang lucu ."ucap Layla
"kamu tuh ya, tadi diam aja ,terus tiba -tiba tertawa sekarang senyum-senyum sendiri ."ucap Ida menatap nya dengan heran
"aku baik -baik aja, tenang lah ."ucap Layla
__ADS_1
"Rena , Rena . dulu bahkan kau yang membuat aku di musuhi semua teman kamar ku dan saat mereka menjauhi ku, kamu pun ikut menjauh, saat itu kau bilang Lilis penyebab semua nya , tapi saat aku dan Lilis mengetahui pertengkaran ku dan Lilis itu semua ulahmu , saat itu aku sangat kecewa tapi aku tetap memaafkan mu dan membuat semua orang juga memaafkan mu. tapi kau bilang kepada khasna aku adalah penyebab kau di jauhi teman -teman , jika kau bilang begitu baik lah sebaik nya hari ini aku menjauh dari mu agar aku ta pernah membuat mu di jauhi oleh yang lain. "batin Layla
Layla menepati janji yang dia buat , Layla ta pernah menyapa Rena lagi bahkan Layla terus menjauh dan berteman dengan semua nya , sedangkan Rena saat Layla menjauh tidak ada teman kamarnya yang mau berteman dengan nya saat itu Layla melihat nya begitu kasian tapi Layla tidak bisa berbuat apa pun .
khasna dia adalah teman Rena bahkan Rena mengenal kan khasna dengan Layla, saat khasna bertemu Layla, khasna suka sekali memujinya Layla di depan Rena , setiap orang lain yang tidak dekat dengan layla mereka selalu berpikir Layla orang yang sangat sombong dan tidak baik, tapi saat mereka tau siapa Layla mereka akan menyukai nya bahkan selalu memujinya.
dari dulu sampai sekarang Layla menjadi pribadi yang tidak perduli dengan semua orang , karna memang dia tidak suka manusia bahkan membenci laki-laki ,tapi saat dia menerima seseorang untuk jadi teman nya dia akan membalas kebaikan nya berkali-kali lipat , bagi dia semua perbuatan adalah hutang , dia tidak pernah menerima orang lain untuk menjadi teman nya tapi saat dia memilih orang untuk menjadi teman nya dia akan membuatnya bahagia,
semua santri putri hampir semua mengenal Layla tapi Layla bahkan ta mau mengenal siapa pun,Layla selalu aktif dan mengikuti di acara-acara apa pun , dia selalu tampil di kelas , kamar bahkan di pesantren . mengikuti ekskul , kaligrafi, komputer dan lain nya setiap acara semua teman nya tau kalo Layla pasti akan selalu terpilih .
sedangkan Rena dia tidak pernah mengikuti apa pun di dalam kelas atupun di kamar Rena tidak pernah terpilih , itu yang membuat Rena tidak menyukai Layla ,meskipun di depan Layla dia begitu baik , setiap apa yang Layla ikut Rena juga ingin mengikuti nya .
Layla tetap diam tidak berbicara kepada Rena ,tiba saat ziaroh ternyata Rena ikut bersama teman nya Lila. sedangkan Layla duduk bersama Fatin dan Ida .
"ida, ida . itu Alvaro ."ucap Fatin sambil menunjuk seorang cowok yang sedang lewat
"ganteng banget kan ."ucap Ida sambil tersenyum
"mana ? dia yang nama nya Alvaro , biasa aja ."ucap Layla berjalan menuju mobil bus
"dasar konyol , orang ganteng gitu di bilang biasa aja ,dari pada shadi lebih gantenggan Alvaro."ucap Ida
"ya dehh terserah , buruan naik mau berangkat tidak?"ucap Layla lalu menaiki mobil bus nya
di setiap perjalanan Layla hanya membalas pesan dari shadi meskipun shadi sudah mempunyai pacar tapi dia mengabari Layla bertanya tentang kabar dan lain nya , saat sebelum berangkat Layla ingat kalo Ida begitu menyukai Alvaro , Layla chat Alvaro hanya untuk memberi salam dari Ida . Alvaro pun membalas salam nya , setelah itu Layla tidak mengabari nya lagi . tetapi Layla pikir Alvaro ta mengirim pesan lagi padanya ternyata dia terus mengirim pesan.
Alvaro
lagi di mana ?
Layla laviena
di mobil .
Alvaro
och , lagi apa ?
aduhh... aku gak suka basa basi ."batin Layla
Layla laviena
Ida ? dia lagi duduk .
__ADS_1
Alvaro
bukan dia, kamu .
Layla laviena
iya ... Ida kan .dia lagi duduk di samping aku.
Alvaro
bisa gak ,ga usah bahas dia aku tidak ada hubungan dengan nya .
Layla laviena
gak , karna Ida suka dengan mu .
Alvaro
tapi aku tidak ada hubungan dengan dia , dan yang sekarang aku tanya kamu , bukan dia.
Layla laviena
ya, baiklah.
Alvaro terus mengabari Layla meski hanya bertanya lagi dimana? sedang apa dia terus seperti itu , perjalanan demi perjalan terlewati dengan baik, semua tujuan sudah selesai dan bus kembali ke pesantren.
karna keseringan Alvaro chat Layla , Ida dan Fatin mengetahui nya . tepat hari ke lima saat bus ingin berjalan menuju pesantren Alvaro chat Layla .
Alvaro
kamu mau gak jadi pacarku?
"apa dia chat begitu , dia gila yah . mana ada orang yang baru mengenal lima hari lewat chat langsung mengatakan cinta , dia pikir jatuh cinta bisa dengan chating lima hari ."ucap batin Layla
layla tau Al ta serius mengatakan cinta , karna dia bisa membaca pikiran nya , briviela yang ada dalam tubuh Layla juga tidak tau kalo layli memanfaatkan alvaro hanya agar melihat reaksi shadi saat tubuh Layla bersama orang lain . menurut Layli shadi telah mengkhianati nya karna dia sudah berjanji di dunia gaib untuk hidup di dunia manusia dengannya tapi ternyata di dunia shadi bahkan menyakiti Layli yang hidup di tubuh Layla . saat mendengar shadi berpacaran Layli jelas begitu sakit hati , tapi tubuh itu di gerakan briviela saat Layli sakit hati pada shadi, maka dari itu semua orang ta melihat amarah pada diri Layla .
Layli hidup di dalam tubuh Layla tau akan tujuannya dan tau siapa yang memerintah kan dirinya masuk kedalam tubuh Layla .sedangkan briviela tidak tau apa pun , bahkan dia selalu menyakini bahwa tubuh Layla adalah hidup nya . terkadang tubuh Layla di ambil ahli oleh Layli dan menjadi orang yang begitu terobsesi dengan shadi , terkadang Layli menyerahkan tubuh Layla kepada briviela yang memang sedang menjadi jatidiri Layla di kehidupan ini .
Layla laviena
ya ...
sejak saat itu Layla dan Alvaro berpacaran, Alvaro menganggap Layla pacar nya sedang kan Layla ta pernah menganggap nya karna Layli hanya ingin tau reaksi shadi .
__ADS_1
setelah kembali ke Pesantren Ida mengetahui kalo Layla berpacaran dengan Alvaro. jelas Ida marah bahkan Ida membuat teman dekat nya Layla juga membenci nya.