
"mb di panggil mb Ida di bangunan baru ."ucap aqni menghampiri Layla yang duduk di bawah jendela
"ya , makasih aqni."ucap Layla berjalan menuju bangunan baru
"dia pasti ingin bicara tentang Alvaro ,dasar konyol . aku tidak akan menyukainya, "batin Layla
"setelah sampai Layla terdiam melihat sekitar" mana Ida ? Disini begitu banyak orang ."ucap batinya
"hai, Layla... kemari."ucap Ida melambaikan tangan
"Layla menghampiri Ida lalu duduk di samping nya ."kenapa dia hanya diam , tidak bicara apa pun."batinya
"bangunan baru (bangunan yang belum selesai di buat )
"Ida gerimis ayok kita pergi saja dari sini."ucap Layla menarik tangan Ida untuk segerah pergi dari bangunan baru
"Layla berhenti..."ucap Ida mengejutkan Layla
"ada apa ?"tanya layla membalikan badannya
"Ida . disini gerimis jika kau ingin bicara padaku bicara lah di tempat lain."tegas Layla
"tidak... aku ingin bicara disini saja ."ucap Ida
"baik lah , kau ingin bicara disini kan ,bicaralah . kau ingin bicara tentang Al kan ? akan aku jawab."ucap Layla
"air hujan sedikit demi sedikit membasahi tubuh mereka, "bagaimana kau tau aku ingin tanya Al?"ucap nya sambil terkejut
"kau ingin tau kan kenapa aku menerima dia, kenapa aku mau berpacaran dengan nya , kau ingin tau itu kan ?baik lah dengar kan aku , aku menerima nya tapi aku tidak mencintai nya aku hanya mencintai shadi dan kau tau itu ..."jelas Layla
"tidak mungkin , kau menerima nya pasti kau juga mencintai nya kan , "bantah Ida menatap Layla dengan tajam
"baik lah tatap mata ku , apa aku mencintainya, aku bersumpah aku hanya mencintai shadi ."ucap Layla
"baiklah... "ucap Ida lalu meninggalkan kan Layla
"Layla yang berusaha mengatur napas nya dan berusaha menenangkan dirinya . tetesan air hujan terus membasahi tubuh nya , Layla berusaha menerima perkataan Ida bertanya seperti itu ." maaf kan aku , aku tidak bermaksud merebut Al dari mu , kamu sangat menyukai Al kan , tenang saja aku tidak akan pernah menyukai apa yang teman ku sukai ."batin Layla berjalan kembali kekamar
"ehh... Layla. mau kemana ?"tanya azkiya memberhentikan langkah Layla
"aku ingin kembali ke kamar ."ucap Layla
"Layla ... kenapa bisa -bisa nya kau berpacaran dengan Al , kau tau kan Ida sangat menyukai Al ."celetuk azkiya menatap mata Layla
"kenapa semua orang mempertanyakan semua ini,"batin Layla
"kau tau kan Layla, Ida itu menyukai Al dari dulu ."ucap azkiya lagi
Layla menarik nafas dalam -dalam lalu berbicara kepada azkiya " aku tidak menyukainya, "jawab Layla menyeka air mata nya
"apa keputusan ku salah... kenapa teman dekat ku sendiri menanyakan keputusan ku , aku tidak merebut Al dari Ida . tapi seakan kalian menghakimi ku seakan aku merebut Al dari Ida .aku benci kalian semua … aku benci Al…"batin Layla
"Alfa , Fatin ,dan Ika mereka hanya tertawa melihat Layla di tanyain oleh azkiya, "jika kau tidak mencintai nya kenapa kau mau berpacaran dengan nya, kau pasti suka Al kan ."tanya azkiya mendesak Layla
"Layla berusaha menahan semua pertanyaan yang teman nya tanyakan , tetapi dia ta bisa menahan nya lagi "aku tidak menyukai Al , aku tidak pernah menyukai Al ."triak Layla lalu pergi meninggalkan mereka berempat
Layla tidak bisa menyeka air matanya lagi , air matanya dibiarkan terus menetes, hati nya jelas begitu sakit melihat teman dekat nya menghakimi nya bahkan mempertanyakan semuanya .
Farida ... bisa di panggil Ida cewek chubby memiliki berat badan 75kg , Ida menyukai Alvaro sudah 2 tahun, dan semua teman nya juga tau bahkan terkadang saat teman-teman Ida melihat Al , dia akan memanggil Al dengan sebut Ida ... dan Al juga tau kalo Ida menyukai nya hanya saja Al ta pernah menyukai Ida .
"mb ... mb nangis? "tanya aqni yang melihat Layla datang -datang menangis
"ya , mb kenapa ?"tanya Hilda
"Layla tetap menghiraukan ucapan mereka "rasa nya sakit ya Allah , saat aku berusaha berteman dengan semua teman ku dan menerima keburukan nya tapi aku tetap terjebak dengan rasa sakit ini . aku ingin menjadi diriku yang dulu hidup dengan bahagia tidak pernah di sakiti oleh teman sendiri ."ucap batin Layla terus menetes kan air matanya
__ADS_1
"nihh minum dulu mb,"ucap Hilda memberikan segelas air
"layla Mengambil air itu lalu meminumnya dan berusaha menenangkan dirinya , "as'staqfiruallah..."gumamnya lalu menghapus air mata nya
"mb udah enakan sekarang ? "tanya aqni
"ya aku baik-baik aja ."jawab Layla berusaha tegar lalu menarik nafas dalam-dalam
"nihh... udah kan "ucap Layla sambil tersenyum
"Alhamdulillah kalo baik-baik saja..."ucap aqni dan hilda membalas senyuman Layla
aqni dan hilda tau kalo Layla tidak perna cerita apa pun , maka dari itu mereka hanya menenangkan nya meskipun mereka tau Layla sedang tidak baik -baik aja .
*****
keesokan harinya Layla sedang mengantri untuk setor nadhom di aula bawah …
"kenapa tadi malam aku melihat hantu yang aku lihat di belakang shadi . kenapa hantu itu berada di kamar ku? dan cowo yang bersama nya kenapa mirip dengan shadi… "ucap batin Layla
" hantu itu bertengkar dengan cowo itu , tapi kenapa dia bertengkar di dalam kamar ku , bukan kah cewe itu selalu di belakang shadi ."ucap batin nya lagi
"Layla giliran kamu ,"ucap Ika
"ya ..." ucap Layla menyetorkan hafalannya
"och ya, jelly yang tadi malam udah jadi belum ?"tanya Hilda
"udah , nih lagi di hias ."ucap aqni
"mb Layla belum balik ke kamar kan ?"tanya hilda
"belum... tadi aku lihat masih di bawah sedang setoran nadhom, bentar lagi kan kelas 1 Aliyah mukhafadoh."ucap Ninin
"ayok nin bantu aku berantakin lemarinya."ucap Hilda
"udah selesai deh hiasan kue jelly nya .och ya udah hampir jam setengah enam bentar lagi mb Layla datang buruan..."ucap aqni
"ini juga udah ko , och ya mana bedak bayi nya ,"ucap Hilda
"ini... "ucap aqni
"mana aku minta ," ucap Ninin dan teman -teman lain nya
"ehh... mb Layla datang ."ucap Nura
"buruan -buruan tutup kamar nya ."ucap aqni langsung menutup pintu kamar
"ko kamar nya di tutup ,di dalam ada apa ?"tanya Layla ke Nura yang duduk di depan jendela
"gak ada apa -apa ko , masuk aja ."ucap Nura berjalan di belakang Layla
"assalamualaikum..."ucap Layla sambil membuka pintu kamar
"yeeyyy… "ucap mereka sambil menaburi wajah Layla mengunakan bedak bayi
"happy birthday to you ... happy birthday to you."ucap mereka
"kalian..."gumam Layla melihat sekitar kamar
"ayok mb ,sini potong kue dulu ."ucap aqni sambil membawa kue jelly nya
"baik, makasih ya buat kalian ..."ucap Layla
"maaf ya mb , hanya buat seadanya..."ucap Ninin
__ADS_1
"hahaha... ga ko ini udah bagus banget , terus baju ku... kalian apa in, kenapa di gantung - gantung ."ucap Layla
"buat hiasan , bagus kan ..."ucap Hilda sambil tersenyum
"ya baguss..."ucap Layla membalas senyuman Hilda
"sekarang giliran ku , aku juga mau suapin mb Layla , "ucap Hilda mengambil piring jelly nya dari tangan aqni lalu menyuapi Layla
selesai memberikan kejutan , semua teman nya membersihkan lantai yang terkena bedak bayi,sedangkan Layla pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yang terkena bedak . jam setengah tujuh melakukan sholat Dhuha dan tepat jam tujuh pagi semua nya bergegas untuk berangkat sekolah sampai jam 11 siang , di lanjutkan dengan makan lalu sholat Dzuhur dan setelah solat Dzuhur di lanjut dengan ngaji kitab selesai sampai waktu Azar.
"udah jam 04 kenapa bunda belum datang , apa bunda sibuk makanya dia gak datang ."gumam Layla berdiri di depan jendela
"mb keluar pesantren yuk , anter aku pijet, kaki ku sakit"ucap Nura
"hmm... baik lah , aku izin dulu ke pengurus."ucap Layla
setelah izin kepengurusan dan di perbolehkan pergi , Nura dan Layla pergi ke tukang pijet setelah selesai Layla dan Nura hanya jalan -jalan di luar pesantren dan membeli makanan pesanan teman - teman nya ...
"mb jam berapa ? lama bangett makanan yang di pesan baru jadi 5 ."ucap Nura duduk menunggu makanan yang di pesan
"jam setengah lima ."ucap Layla melihat jam tangan di tangan nya
"mb... mb . coba lihat itu kan shadi ? "ucap Nura melihat ke arah laki -laki yang akan datang melintas
"ya..." ucap Layla langsung menundukkan pandangan nya dan menghadap ke penjual
"ka ..."panggil seseorang yang bersama shadi
"Layla langsung membalikan badannya karna merasa ada yang memanggil nya , "Arfan ..."ucap nya terkejut melihat Arfan di hadapan nya
"jadi orang yang bersama shadi Arfan ."batin Layla
"ka... mama Kaka udah datang ? " tanya Arfan
"bunda seharus nya hari ini datang , tapi gak tau kenapa bunda gak jadi datang."ucap Layla
"aku rasa bunda Kaka gak kesini Karna ada acara di Tante , karna waktu itu mama bilang akan ada acara . mama juga gak kesini - sini ."ucap Arfan
"aduhh... terus uang kamu masih ada ?"tanya Layla
"udah habis ."ucap Arfan
"nihh aku kasih ,"ucap Nura mengambil uang ku dan memberikan nya pada Arfan
"Nura ..."triak Layla
"gak apa apa , lagian dia kasian uang nya udah habis , udah buat kamu aja dari mb Layla ."ucap Nura
"ya baiklah."ucap Layla
"terima kasih ka..."ucap Arfan berjalan menghampiri shadi
meskipun Layla berbicara dengan Arfan, anak dari adik nya ayah , ayah Layla dan bunda nya Arfan kaka beradik .
di hari ulang tahun nya Layla sangat bahagia melihat shadi, baginya ini adalah kado yang paling indah .
"happy birthday,"ucap batin shadi
"terima kasih."balas Layli sambil tersenyum melihat ke arah shadi
"kenapa aku mendengar shadi berbicara mengunakan batin nya , dan dia bicara dengan siapa di dalam tubuh ku. ada apa dengan diriku kenapa aku bisa mendengar ucapan nya , "ucap batin briviela
"ka , kita pergi dulu ..."ucap Arfan berjalan meninggalkan Nura dan Layla
"salam dari Rani ."triak Nura ke shadi
__ADS_1
shadi hanya diam saja saat Nura bicara tentang Rani, sebelum meninggal kan Layla, shadi tersenyum pada nya, setiap kali bertemu Shadi Layli yang akan mengambil alih hidup Layla , tetapi saat bersekolah , ngaji , bahkan solat dan lain nya yang menjalankan briviela. setelah membeli semua jajanan yang di pesan oleh teman -teman nya Layla dan Nura langsung berjalan kembali ke pesantren.