
keesokan harinya…
"hari ini adalah hari pertama bagi Lea yang akan menginjakkan kakinya di perusahaan papinya. terlihat Nesya sedang bersiap dikamar meneliti penampilan dirinya dipantulan cermin.setelah ia rasa cukup.iapun keluar kamar.dilihatnya diruang tengah sudah ada anak-anak tercinta nya."
"good morning all". teriak Nesya sambil berjalan menghampiri anak-anaknya.
"morning mom".sahut mereka berdua.
"Oma kalian mana sayang??? sambil duduk disebelah zila yang sedang asik menggambar.
"Oma lagi di kamar mom". jawab nya masih tetap dengan kegiatan menggambar nya.
"anak-anak mommy, hari ini mommy kerja ya, kalian jangan nakal dirumah.jangan nyusahin Oma. paham kan sayang". nasehat nya
"siap mom,zila gak bakalan nyusahin oma.zila akan nurut". ucap zila.
"Zidan juga gak akan nyusahin Oma, mom". sahut zidan yang sedari diam.
"tak lama kemudian.sang Oma pun turun dari lantai 2."
"Hay cucu-cucu kesayangan oma, lagi apa nih kok keliatan nya serius banget?? tanya nya sambil menghampiri mereka.
"zila lagi gambar oma…
Zidan lagi nonton Oma…"jawab mereka kompak.
"kamu udah mau berangkat sayang,Sean mana?? tanyanya.
"iya ma, Sean tadi lagi diluar.aku jga gak tau sedang apa". jawabnya.
"tak lama kemudian Sean pun kembali masuk kedalam.ternyata ia habis menghubungi sekertaris nya yang ada di kantor cabang."
"nona, sudah saatnya kita berangkat". ucapnya menginginkan.
"ahhh, baiklah.sayang mommy pergi kerja dulu ya.kalian jangan nakal". ucapnya sambil memeluk kedua anaknya.
"siap mom…"ucap mereka kompak.
"mi Nesya berangkat dulu.aku titip anak-anak". ucapnya sambil mencium pipi sang mami.
"ia sayang, Kamu gak usah khawatir. serahkan saja sama mami urusan anak-anak mu.kamu pokus saja urusan kantor".ucap sang mami
"bye sayang mommy pergi dulu ya"ucapnya melambaikan tangannya sambil berlalu keluar.
"bye mom, ancle hati-hati dijalan ya"jawab zila.
"diperjalanan,tak ada percakapan antara mereka berdua.yang terdengar hanya suara mesin mobil. setelah beberapa saat tak ada percakapan.akhirnya Nesya membuka suara".
"se, bagaimana reaksi mereka setelah mengetahui aku yang akan memimpin perusahaan mulai sekarang?? tanya nya.
"seperti yang anda pikirkan nyonya". jawab sean.ya saat ini Nesya sedang memikirkan berbagai macam reaksi yang akan mereka tunjukkan mulai dari cari perhatian, bermuka dua, terang-terangan tak suka dan masih banyak lagi.
"huhh, semoga masalah ini akan cepat selesai". ucapnya sambil menghela nafas.
"semoga nyonya…"
"30 menit kemudian akhirnya mereka sampai juga di perusahaan yang akan Nesya pimpin.sebelum Nesya keluar dari mobil.ia menarik nafas nya dalam-dalam sebelum ia hembuskan. terlihat sekali bahwa sangat gugup".
__ADS_1
"tak berapa lama ia pun keluar juga dari dalam mobil.saat ia keluar ia sudah disambut karyawan dan petinggi perusahaan."
"sangat terlihat sekali perbedaan aura yang Nesya pancarkan saat didalam mobil dan pada saat sekarang. tak ada air muka gugup, yang ada sekarang pancaran wibawa dengan menunjukkan wajah dingin ia mulai berjalan memasuki perusahaan."
"selamat datang nyonya muda". sambut mereka mulai dari karyawan dan petinggi.menyambutnya dengan senyum palsu.
"setelah Nesya berhenti tepat ditengah-tengah mereka.ia bisa melihat dengan mudah wajah-wajah palsu mereka.ditatapnya satu-satu wajah mereka seolah iya sedang merekam dimemori otaknya.ya walaupun ada yang benar-benar bersih.tapi ai akan tetapi berhati-hati.setelah ia merasa cukup.ia pun mulai bicara".
"saat ini,detik ini, saya sebagai pewaris sah dari keluarga Miller, Nesya Santika Miller. akan memimpin perusahaan pusat ini, jika ada penolakan silahkan angkat kaki dari perusahaan saya"ucapnya dengan suara dingin dan penekanan disetiap kata.
dia sangat mirip dengan papi nya, malahan lebih dari nya.aki harus hati-hati.
astaga apa dia yang akan memimpin?? semoga saja dia tidak kejam.
cantik dan berwibawa sekali dia.
bu-bukan kah itu sean?? tanyanya tak terasa ia sudah mulai berkeringat.
"batin orang-orang yang ada disana…"
"kalian boleh kembali keruangannya masing-masing"ucap Sean dingin dengan tatapan mata yang siap mencabik lawan.
"setelah semuanya bubar.nesya pun melanjutkan jalannya menuju ruangan yang terdapat di lantai paling atas."mereka berdua pun memasuki lift memencet angkat 20 yang anda disini.tak menunggu lama lift pun terbuka.
sebelum Nesya memasuki ruangan.ia pun meminta data orang-orang yang sudah berhianat.
"se, saya ingin melihat data-data mereka.serahkan kepada ku sekarang.aki tunggu didalam"ucapnya sebelum benar-benar masuk kedalam.
"baik nyonya…"
5 menit kemudian…
"masuk…"
"permisi nyonya,ini data yang anda inginkan". ucapnya sambil menyodorkan sebuah map.
"baik, terimakasih se,kau boleh pergi"jawabnya sambil mengambil alih map tersebut.
"baik nyonya, permisi…"
"hemm…"
dengan serius Nesya membaca satu persatu data itu. disana terdapat 3 biodata orang yang ber khianat.
"hemm, aku akan menghantarkan kalian.lebih dari apa yang kalian lakukan selama ini".gumam Nesya.
...****************...
di Tama group…
"terlihat didalam ruangan nya.rafka sedang melamun.entah apa yang sedang ia lamunan sehingga tak menyadari sang asisten sudah berada tepat didepan nya."
"oh, astaga apa lagi yang ia pikirkan, kenapa lama-lama ia terlihat seperti orang gila".batin Gavin yang sudah sedari tadi melihat kelakuan bosnya itu.
"tuan…
"TUANN…"teriak nya..
__ADS_1
"APA KAMU MAU MATI HAH"bentak rafka karena Gavin sudah berani membentak nya.
"kenapa kamu ada diruang ku,tak meminta izin??? tanyanya dengan tatapan tajam.
"maaf tuan, tapi saya sudah berulang kali mengetuk pintu ada.tapi tak ada sahutan.jadi saya masuk saja.saya pikir tuan tidak ada diruang an.tapi nyatanya saya lihat tuan terduduk sambil melamun"Belanya tak ingin disalahkan.sambil menyindir rafka.
"ehem,saya tidak melamun.kamu saja yang tidak sopan main masuk ruangan saya". sangkal rafka.
"terserah kau saja lah bos.bos maha benar".batin Gavin yang mulai jengah dengan sipat sang bos.
"ada apa dengan wajahmu Vin, kok seperti itu?? tanyanya polos.
"tidak apa-apa tuan.saya sedang tidak enak badan saja"jawab gavin malas.
"makanya Vin kamu itu harus menikah.supaya ada yang ngurus kamu kalau sakit"ucapnya tak tau diri 😂😂
"tak tau diri sendiri kau bos, harusnya aku yang bilang itu kekamu, bukankah Anda lebih tua dari saya".batin Gavin sambil menekan kata tua.
"baik tuan, saya akan segera mencari istri". jawab gavin sambil menekan kta terakhir.
"bagus itu, jadi kamu tidak akan kesepian lagi dimalam hari". jawabnya.
"apa tuan, juga tidak mau menikah.sepertinya tuan juga butuh pendamping supaya tidak melamun terus menerus". sindir Gavin.
"ahh itu,kau kan tahu aku sudah punya wanita".
"apa tuan masih menunggu nya???
"menurut mu???
"ya…"
"apa kau sudah menemukan nya vin???
"belum tuan,ia seperti hilang ditelan bumi".
"kau harus tetap mencari nya vin, sampai ketemu baik hidup maupun mati". perintah nya
"baik Tuan…
"saya hampir lupa, saya kesini mau meminta tanda tangan anda tuan"ucapnya sambil memberikan sebuah berkas.
setelah rafka lihat dan pelajari.ia pun menanda tanganinya. setelah selesai baru ia berikan kembali ke Gavin.
"kalau begitu, saya permisi tuan".
"hemm…"balasnya sambil melamun memikirkan wanita yang sudah hampir 5 tahun ini ia cari.
dimana kamu sebenarnya, apakah kamu baik-baik saja.apa kamu menghilang karena saya?? masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan yang ia pikirkan.
"huhh,aku pasti akan menemukanmu"ucapnya sambil memejamkan matanya.
!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa dukung nya GAES 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1