Perjalanan Cinta Alea

Perjalanan Cinta Alea
41


__ADS_3

"sementara di ruangan lain terdapat 2 laki-laki tampan yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadiri acara penting"


"bagaimana apa baju ini cocok ku pakai, penampilan ku sudah bagus kan, apa saya sudah terlihat tampan, gavv saya sudah wangi belum??"tanyanya tanpa henti.


sedangkan Gavin yang sedari tadi mendengar kan ocehan tuanya merasa jengah, sudah 20 menit berlalu tuannya hanya menanyakan tentang penampilan nya saja.


ya mereka adalah rafka dan sang asisten Gavin mereka sampai Inggris kemaren setelah melewati Berjam - jam di dalam pesawat.dan sekarang mereka sedang mempersiapkan diri untuk menghadiri acara tuan Robert.


"OOO, ayolah tuan Anda sudah sangat tampan, di dunia ini anda yang paling tampan, nyonya pasti terpesona dengan penampilan anda ini"pujinya dengan memutar mata malas.


"kau benar Gavin tidak ada yang lebih tampak dari saya,dan pasti nya wanita ku akan terpesona akan ketampanan ku"ucapnya dengan pedenya.


"sedangkan Gavin hanya mendengus kesal"


"huh, benar-benar tidak bisa di puji sedikit, langsung deh pedenya melonjak"batin Gavin kesal.


🥀


🥀


🥀


🥀


🥀


🥀


🥀


"di kediaman tuan Robert sudah begitu banyak tamu yang berdatangan dari keluarga, sahabat dan kolega bisnisnya. pesta yang dibuat tampak sangat meriah, istri dari tuan Robert sedari tadi menembarkan senyum merekahnya, nampaknya itu akan menjadi senyum lebar terakhir baginya sebelum bom yang di disiapkan Nesya meledak menghancurkan hidupnya."


...----------------...


"tampak seorang wanita sedang duduk merias wajahnya dengan sangat natural namun tetap tampak cantik, sedari tadi tak ada senyum diwajahnya yang ada tatapan tajam dan muka datar"


tok , tok , tok terdengar ketukan pintu dari luar kamar Nesya.


Nesya menekan tombol yang ada di meja, dengan sekali tekan pintu kamar pun terbuka.


ceklek…


masuk lah Sean yang sudah siap dengan memakai jas yang warnanya senada dengan Nesya.


maaf nona, apa anda sudah siap untuk berangkat sekarang? tanya Sean sedikit membungkuk.


hemm, sudah se, ucapnya sambil melihat jam tangannya.


apa semuanya sudah siap se?,saya tidak mau mendengar kata kegagalan, pastikan semua kumpul di acara itu se! tekan Nesya dengan nada datar.


sudah nyonya, saya akan pasti kan rencana kita berjalan dengan baik"tegas Sean.


...****************...

__ADS_1


sedangkan ditempat rafka sekarang ia sudah selesai siap-siap setelah sedikit perdebatan nya dengan Gavin.


ayo gav, kita berangkat sekarang" ajak rafka semangat.


hemm, baik tuan"jawabnya malas.


huhh dasar laki-laki bucin semoga saja aku tidak pernah mengalami hal sepertinya"batin Gavin menatap malas rafka yang tak hentinya tersenyum sedari tadi.


di mobil pun rafka henti-hentinya tersenyum, sampai-sampai Gavin yang melihatnya jengah sendiri.


sedangkan rafka sedang dalam pikirannya sendiri.


oooo, akhirnya aku bisa melihat wanita ku,, heem aku sangat merindukan senyumnya yang manis itu, ingin ku peluk erat tubuh mungil, ku cium, kulumat bibir seksinya ituu,huhh memikirkan mencium bibirnya saja aku sudah panas dingin, sial.


15 menit tak terasa mereka sudah sampai di tempat acara tuan Robert.


tuan, kita sudah sampai"ucap Gavin setelah memarkirkan mobilnya.


diliriknya bangku belakang tempat rafka duduk.


huhh kebiasaan selalu saja melamun dengan senyum-senyum sendiri merinding aku dibuatnya"lirih Gavin bergidik ngeri.


tuan,,


tuan,,


TUAN RAFKAAAAA"teriak Gavin entah sudah berapa kali dia meneriaki rafka, jangan salah kan dia meneriaki rafka kalau sekali dua kali ia memanggil tak di dengarnya.


jangan salah kn saya meneriaki anda tuan, sudah berulang kali saya memanggil ada,tapi tak ada respon sama sekali"jawab Gavin kesal.


iya kan kmu bisa dengan cara lain,jika saya tak mendengar kamu bicara jangan meneriaki seperti itu, bagaimana kalau jantung saya lepas apa kamu mau bertanggung jawab, hah? omelnya sambil berjalan masuk ke gedung megah itu.


baik tuan"jawab Gavin ia tak mau mendengarkan ocehan-ocehan rafka yang seperti emak-emak tak di kasih diskon nan.


hampir di sepanjang jalan menuju pintu masuk, banyak sekali wartawan yang menghadiri acara tersebut, rupanya mereka tidak ingin ketinggalan acara pengusaha yang lumayan disegani disana.


cekrek


cekrek, bunyi kamera tak henti-hentinya mengambil Poto mereka berdua, siapa yang tidak tau pengusaha yang sangat disegani hampir penjuru negeri baik dalam mau pun luar.


kedatangan mereka berdua sangat di sambut baik oleh tuan Robert, rupanya ia ingin menjilat rafka dengan mendekati nya.


ohhh, selamat datang tuan rafka, suatu kehormatan bagi saya anda berkenan menghadiri acara kami ini"ucapnya begitu ramah.


Hem,,, jawab rafka enggan


selamat ulang tahun pernikahan tuan Robert" sambung Gavin,ia tau tuannya itu malas sekali berurusan dengan Robert.


sedari tadi mata rafka melirik sana sini mencari wanitanya,tapi tak juga ia temukan.


dimana wanitaku,apa dia belum datang? tanyanya sambil mencari .


...----------------...

__ADS_1


ayo se, ini waktu nya kita mengambil senyum merekah meraka"ucapnya tersenyum sinis.


ia bangkit dari kursinya keluar menuju mobilnya, Sean hanya mengikuti Nesya dari belakang sesampainya di dekat mobil penjaga langsung membuka pintu mobilnya.


silahkan nona"ucap penjaga membungkuk badannya sedikit.


hemm, terimakasih" ucapnya.


tak ada obrolan didalam mobil, hanya keheningan dengan pikiran masing-masing.


setelah 15 menit akhirnya mobil yang membawa Nesya berhenti tepat di depan pintu masuk, wartawan yang melihat mobil berhenti pun bersiap-siap untuk mengambil gambar.


1 menitan akhirnya Nesya keluar dari mobilnya dengan penampilan anggun, Nesya tak menunjukkan ekspresi apa pun, dengan didampingi Sean ia berjalan di atas red carpet dengan anggunnya.


para pemburu berita pun tak henti-hentinya mengambil potret Nesya, mereka sangat tau siapa Nesya itu. sehingga mereka tidak membuang-buang kesempatan itu.


sesampainya ia didepan pintu masuk ia sempat berhenti sejenak matanya berkeliling mengabsen orang-orang yang ditargetkan nya. setelah matanya mendapat target ia tersenyum smark.


orang-orang yang ada didalam sangat terpukau akan kecantikan yang dimiliki Nesya, banyak laki-laki muda tua yang terpesona, sedangkan para wanita menatap sinis akan kehadirannya.


dengan elegan ia menghampiri yang tuan acara, memberikan selamat dengan senyum yang mengembang.


selamat tuan Robert atas ulang tahun pernikahan nya, semoga kalian tetap mesra di hari-hari berikutnya"


ooo, terimakasih banyak nona, suatu kehormatan bagi saya anda berkenan menghadiri acara kami ini"ucapnya dibuat semanis mungkin.


sedangkan disudut sana ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan, ia sangat senang akhirnya bisa bertemu dengan wanitanya, tapi ia juga sangat kesal karena sedari tadi banyak pria yang memperhatikan wanita nya dengan mesum, ingin sekali ia mencongkel mata mesum yang berani menatap wanitanya itu.


kurang aja berarti sekarang mereka menatap wanitaku dengan tatapan jijik itu"umpatnya kesal.


sedangkan kan orang yang selalu disamping menantap jengah dengan tingkah sang tuan yang sangat luar biasa. ia hanya diam malas menanggapi gerutuan tuannya.


hehh kau kenapa hanya diam saja, lakukan sesuatu supaya mereka berhenti menatap lapar wanita ku! perintah nya.


tuan mereka hanya menatap,jika mereka sudah terlalu saya akan memberi mereka hadiah yang tak terlupakan.


tetap saja aku tak suka, walaupun hanya menatap saja"ucapnya kesal.


jadilah mereka berdebat, sedangkan Nesya sudah tidak ada disana lagi ia duduk di pojokan yang agak tertutup.


setelah perdebatan mereka, akhirnya ia mengalah. ia tatap lagi tempat Nesya tadi, tapi iya tak menemukannya.


dimana wanitaku? ini gara-gara kau wanita ku menghilang"omelnya sambil mencari Nesya.


apa-apaan dia hanya menyalahkan ku padahal kn dia yang duluan"dengus sang asisten.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


penp



penampilan Nesya saat datang di acara Robert

__ADS_1


__ADS_2