Perjalanan Dimensi Waktu

Perjalanan Dimensi Waktu
4


__ADS_3

Semakin di perhatikan wajah gadis itu benar-benar mirip istrinya dan dirinya, pria itu mencurigai sesuatu akhirnya memberanikan diri melihat pundak gadis itu, benar saja pundaknya memiliki banyak bekas lebam tapi hal yang ingin dilihatnya benar-benar ada disana. Di pundak gadis itu terdapat tanda lahir yang dikenalnya. Air mata pria itu perlahan jatuh. Dengan tangan yang bergetar ia memfoto wajah gadis itu dan menelpon asistennya untuk mencari identitas gadis itu. Pria itu duduk di sebelah ranjangnya dan mengganggam tangan gadis itu. Jika kecurigaan nya benar maka ia benar-benar berdosa kepada gadis ini.


Setelah menunggu 1 jam informasi lengkap tentang gadis ini akhirnya dikirim oleh asistennya. Gadis ini memiliki nama Sena, berumur 16 tahun, ia tak pernah bersekolah karna sejak kecil membantu orang tua nya bekerja, menurut orang disekitarnya Sena sering di pukuli bahkan ternyata Sena kabur dari rumah karna akan di nikahkan dengan preman di desanya, saat tiba di kota gadis itu bekerja sebagai pelayan di rumah makan depan konstruksi tempatnya di selamatkan. Ia melihat bahwa gadis itu lahir di hari yang sama dan di rumah sakit yang sama dengan putri nya. Kecurigaannya semakin jelas. Ia segera mengambil sehelai rambut Sena dan pergi untuk melakukan tes DNA.


Setelah melakukan tes DNA ia kembali ke ruangan Sena. Bahkan tanpa tes DNA ia sangat yakin jika Sena adalah putrinya. Ia ingat saat anaknya lahir ia tanpa sengaja melihat tanda lahir di pundak putrinya. Tapi saat setelah anak itu di bersihkan ia melihat tanda lahir itu sudah tidak ada. Ia sempat menanyakan ke perawat yang membawa putri nya tapi perawat itu berkata tak pernah ada tanda lahir di pundak putrinya. Dulu ia mengira dirinya salah liat tapi ternyata dia tidak salah lihat. Putrinya jelas-jelas sudah di tukar oleh perawat itu. Memikirkan putri yang ia rawat selama ini dan putri yang ditemui nya hari ini membuat dirinya tak bisa menahan tangis.


Putri nya yang belum sadar terlihat cantik. Tapi tubuhnya penuh luka, kehidupan macam apa yang di alami putri nya yang masih muda ini. Orang tua macam apa dia yang tidak bisa melindungi putri nya. Pria itu menangis cukup lama hingga keesokan harinya hasil tes DNA keluar dan itu benar-benar putrinya. Ia langsung menyuruh asistennya mencari informasi tentang orang tua yang membesarkan putrinya, juga perawat yang dulu dirumah sakit tempat istrinya melahirkan. Ia juga menelpon putranya.


"Halo ayah? Akhirnya ayah mengangkat telpon, aku kemarin melihat berita wilayah konstruksi yang ayah datangi terjadi gempa bumi. Apakah ayah baik-baik saja? Ibu dan Aurel mengkhawatirkan ayah" suara putra nya terdengar sangat cemas. Mendengar nama putri yang di besarkannya selama ini membuat perasaan pria itu semakin tidak nyaman


"Aku baik-baik saja. Nak bisakah kau kemari bersama ibumu? Ada yang ingin aku perlihatkan padamu" suara pria itu terdengar sangat serak akibat menangis semalaman


"Hanya aku dan ibu? Bagaimana dengan Aurel?"


"Hanya kau dan ibumu. Kau jangan mengajak Aurel. Setelah tiba disini kau akan paham" setelah mengatakan itu ia langsung menutup telponnya. Beberapa jam kemudian hasil investigasi yang di lakukan asistennya muncul.

__ADS_1


Perawat itu bernama Yura, ia memiliki adik bernama Yuni. Adiknya hamil diluar nikah dan secara kebetulan hari itu adiknya juga melahirkan disaat yang sama dengan istrinya. Naas nya adiknya itu meninggal karna pendarahan yang berlebihan. Karna tak sanggup merawat anak dari adiknya dan tidak tega membiarkan keponakannya itu hidup di panti asuhan, Yura kemudian menukar anak dari adiknya dengan anak orang kaya yang kebetulan juga lahir hari itu. Dan itu adalah putrinya.


Yura yang telah berhasil menukar anak dari adiknya itu akhirnya berhenti bekerja sebagai perawat di rumah sakit itu. Ia kemudian meninggalkan putri nya ke rumah seseorang di pinggir desa. Orang itulah yang merawat sekaligus menyiksa putrinya. Keluarga itu tidak bisa memiliki anak karna suami dikeluarga itu mandul. Melihat bayi cantik di depan rumahnya mereka akhirnya membesarkan anak itu dengan tujuan menjual anak itu saat lebih besar.


Pria paruh baya itu merasa kedinginan saat membaca hal-hal yang di alami putrinya. Hingga saat ia membaca bahwa ternyata putri yang ia besarkan telah mengetahui bahwa dia bukan putri asli. Tapi bukannya memberitahu mereka Aurel malah mendatangi orang tua angkat Sena dan memberikan mereka uang untuk menyiksa Sena lebih parah lagi. Bahkan Aurel juga yang menyarankan agar Sena di nikahkan dengan preman desa itu. Ia bahkan memberikan banyak sekali uang kepada orang tua angkat Sena.


Membaca hal yang dilakukan Aurel membuat pria itu semakin tak bisa menahan tangis. Sejak kapan ia membesarkan iblis seperti itu. Bahkan iblis itu membuat putrinya semakin menderita. Jika saja Sena tidak melarikan diri saat itu mungkin saja sekarang ini ia sudah menikah dengan preman itu. Memandangi wajah putrinya yang belum menunjukkan tanda-tanda akan sadar membuat pria itu semakin tak bisa menahan tangis. Berulang kali mengucapkan kata maaf kepada putrinya. Pria itu akhirnya menyuruh asistennya untuk mengurung perawat dan orang tua angkat putrinya. Ia akan membalaskan penderitaan putri nya secara langsung kepada mereka.


Keesokan harinya, akhirnya putra dan istri pria itu tiba di rumah sakit


"Ayah kau benar tidak apa-apa kan. Kenapa kau terlihat sangat pucat"


"Benar sayang, apakah kau terluka?"


"Aku tidak apa-apa. Sebelum itu ayo masuk dulu" pria itu membawa istrinya masuk ke ruang rawat Sena

__ADS_1


"Ayah siapa gadis ini?" pemuda itu terkejut melihat gadis yang terlihat sangat mirip dengan ibunya


"Itu benar, siapa gadis ini? Kenapa aku merasa dia terlihat seperti aku"


"Dia adalah gadis yang menyelamatkan ku. Jika tidak ada gadis itu mungkin saja aku tidak ada lagi di depan kalian saat ini. Dan untuk pertanyaan kenapa dia terlibat mirip Helena, kalian bisa membacanya sendiri" pria itu menyerahkan hasil investigasi kepada istri dan putra nya. Beberapa menit kemudian mereka selesai membacanya dan terkejut dengan isi nya


"Ja...d..i dia ini putri kita?" Wanita itu tak bisa menahan tangis nya. Membaca penderitaan yang di alami putri aslinya membuatnya merasa bersalah


"Ayah, apakah ini semua sungguhan? Dia benar-benar adikku yang asli?"


"Benar, aku sudah melakukan tes DNA dengannya" mendengar ini pemuda itu terkejut. Ia akhirnya ikut menangis melihat keadaan adik perempuannya.


"Apa yang telah kita lakukan, kita telah membuat putri kita menderita seperti ini. Aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana tersiksa nya dia. Di saat kita membesarkan Aurel dengan penuh kasih sayang kita secara tidak langsung membuat putri asli kita tersiksa" Wanita itu tak henti-henti nya mengucapkan kata maaf ke gadis yang terbaring lemah itu.


Pemuda itu juga tak menyangka adik yang ia sayangi selama ini bukanlah adik kandungnya. Tidak hanya itu adik yang ia kira lemah lembut dan polos ternyata memiliki sifat seperti iblis. Adik yang akan menangis hanya karna ia menginjak seekor semut ternyata memiliki sifat seperti itu. Bahkan ia dengan tega membuat adik kandungnya semakin menderita. Memikirkan ini membuat ia merasakan amarah yang sangat besar

__ADS_1


__ADS_2