Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Perjalanan Menuju Cinta Sejati
Bersemi Kembali


__ADS_3

Setelah putus hubungan dengan Chris,Thania menjalani hari harinya sendirian lagi.


Thania pergi ke sekolahnya dengan perasaan sedih dan kecewa saat mengingat Chris.tetapi untungnya dia sudah punya teman teman dekat di kota M dan hanya Teman temannyalah yang menghibur dirinya.


Suatu saat Thania kepikiran akan Steven lagi.Thania bergumam sendiri dalam hatinya "kok tiba tiba aku kepikiran sama dia sih?udahlah Thania semua cowok itu sama pasti akhirnya bakal nyakitin kamu" sambil memukul pelan kepalanya seakan mencoba menghilangkan pikirannya saat itu.


Beberapa hari kemudian hal yang tidak disangka oleh Thania terjadi, dia bertemu dengan orang yang pernah ada dihidupnya dan hatinya dulu,di sebuah supermarket.orang itu adalah Steven.


Thania terkejut melihat Steven.Steven pun yang melihat Thania juga langsung datang menghampirinya yang berada tepat di depan pintu supermarket tersebut.


Steven : "Hai Thania"


Thania : "Hai juga Steve"


Steven : "gimana kabarmu?gak kerasa yaa udah setahun kita gak ketemu (sambil tersenyum)"


Thania : "kabarku baik,kalo kamu? iya ya udah setahun kita gak ketemu (membalas senyuman)"


Steven : "kabarku juga baik.btw,aku denger kamu balik ke sini sama pacar kamu ya?"


Thania : "iya.tapi udah putus juga"


Steven : "loh kok gitu?"


Thania : "panjang ceritanya"


Steven : "kalau gitu kita ngobrol di kafe sebelah mau gak?"


Thania : "yaudah ayo"


Mereka pun jalan menuju ke sebuah kafe yang berada tidak jauh dari supermarket tersebut bersama.


Tibalah mereka berdua di sebuah kafe tersebut.mereka pun masuk dan duduk di sebuah meja yang hanya memiliki 2 kursi saja.pelayan pun datang menghampiri mereka dan berkata"selamat siang,mau pesan apa?(sambil memberikan sebuah daftar menu)" Thania memesan sebuah ice chocolate dan Steven memesan sebuah coffee dan mereka mengobrol beberapa hal sambil menunggu pesanan mereka datang.setelah beberapa menit menunggu akhirnya pesanan mereka pun tiba.


Steven : "btw,kamu putus kenapa sama pacarmu?"


Thania : "dia bohong dan selingkuh"

__ADS_1


Steven : "oohh baguslah kalo udah putus (sambil tersenyum)"


Thania : "kalau kamu gimana?apa gak takut pacarmu marah nanti kalau dia tahu kita berduaan disini?"


Steven : "aku gak punya pacar Thania,jadi tenang aja gak akan ada yang marah kalau kita berduaan"


Thania : "ohh yaa?kok aku kayak gak percaya ya kalau kamu gak punya pacar?"


Steven : "iya beneran Than,aku lagi sendiri sekarang Thania,aku juga diselingkuhin sama pacar aku.makanya aku jadi males buat nyari lagi"


Thania : "oohh,,,"


Steven : "ohh yaa,aku mau tanya,kamu ganti nomor hpmu lagi yaa?soalnya beberapa bulan yang lalu aku coba hubungi kamu tapi nomormu udah gak aktif"


Thania : "iya nomorku udah aku ganti lagi.jadi kamu sama aku cuma disaat kamu udah gak punya pacar yaa,terus kalau udah punya pacar baru lagi ngilang gitu aja lagi?"


Steven : "bukan gitu Thania,waktu itu pacarku ternyata tahu kalau kamu itu mantanku makanya nomormu di blokir sama dia,jadi setelah putus aku buka lagi blokirannya.tapi ternyata nomormu udah gak aktif lagi,tapi aku senang banget sekarang karena aku bisa ketemu kamu lagi"


Thania : "oohh (sambil tersenyum dengan terpaksa)"


Thania : "aku balik kesini beberapa bulan yang lalu trus aku udah mau tinggal disini gak balik ke kota S lagi karena aku udah pindah sekolah disini lagi karena di sana aku sendirian gaka ada teman teman"


Steven : "baguslah berarti aku bisa ketemu kamu terus dong"


Thania : "(tersenyum)"


Steven : "boleh gak aku minta nomor hpmu yang sekarang?"


Thania : "(menyerahkan hpnya)"


Steven pun mengambil hpnya Thania dan menelpon ke nomornya dan dia pun mendapat nomor telepon Thania kembali.


Steven : "terima kasih ya Thania"


Thania : "iya sama sama,kalau begitu aku pulang dulu yaa soalnya udah mau sore juga"


Steven : "mau aku anter gak?"

__ADS_1


Thania : "gak usah Stev,aku bisa pulang sendiri kok"


Steven : "yaudah kalau gitu,kamu hati hati dijalan yaa"


Thania : "iya,bye"


Thania pun berjalan pulang ke rumahnya dengan perasaan campur aduk antara senang,takut,dan khawatir.dia senang karena bisa ketemu Steven lagi.dia takut kalau nanti dia akan jatuh cinta sama Steven lagi,dan dia Khawatir kalau sampai dia menjalin hubungan dengan Steven lagi dia akan disakitin lagi.


 


**********


 


Beberapa minggu kemudian setelah pertemuan dan pembicaraan mereka di kafe,Thania dan Steven pun mulai dekat kembali dan sering jalan bareng.


Sampai Suatu hari Steven menyatakan cintanya kembali ke Thania.


Steven : "Thania,sejak kamu tinggalin aku begitu saja hatiku sakit dan selalu berusaha mencoba hubungin kamu tapi tidak ada hasilnya dan aku selalu bertanya tanya kenapa kamu ninggalin aku begitu saja,pergi tanpa pamit sama aku,dari dulu walaupun aku punya pacar tapi hatiku tetap di kamu Thania"


Thania : "Aku bukan pergi tanpa pamitan sama kamu atau pergi begitu saja tapi malam sebelum aku pergi aku menghubungi kamu dan berharap kamu menahanku untuk tidak pergi,mungkin kalau saat itu kamu yang angkat teleponku mungkin aku gak akan pergi dan tinggalin kamu tapi ternyata yang angkat teleponku ke kamu yaitu Lina dan dia bilang kalau dia adalah pacar kamu dan meminta aku untuk tidak mengganggu dan menghubungi kamu lagi.makanya aku mengganti nomor teleponku agar aku tidak memikirkan kamu dan melupakan kamu"


Steven : " iya aku udah tau semuanya Thania,dan saat aku tahu aku sangat marah ke Lina,tetapi karena aku mencoba menghubungimu selama beberapa bulan tapi tidak ada hasilnya sama sekali jadi aku bersama dengan Lina lagi.tapi itu pun karena terpaksa tapi hatiku tetap ada di kamu Thania"


Thania : "Tapi nyatanya kamu bersama Lina kan walaupun terpaksa."


Steven : "iya,tapi aku sangat menyesal kembali dengan Lina karena pada akhirnya dia selingkuhin aku,tapi aku bahagia banget Tuhan masih mempertemukan aku sama kamu dan aku gak akan mengulangi kesalahanku yang dulu.Kamu mau gak jadi pacarku lagi? aku janji semua yang dulu tidak akan terulang lagi"


Thania pun terdiam sambil berpikir apakah dia akan menerima Steven lagi atau tidak.setelah beberapa menit Thania pun menjawab " iya aku mau,tapi kamu harus tepatin janji kamu yaa" Steven pun mengangguk dan langsung memeluk Thania. Akhirnya Cinta mereka pun bersemi kembali.


 


 


***HAPPY READING\,PLEASE LIKE\,COMMENT\,SHARE\,FOLLOW\,SUPPORT NOVEL INI DAN IKUTI TERUS CERITANYA SAMPAI ENDING YAA****


AUTHOR***

__ADS_1


__ADS_2