Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Perjalanan Menuju Cinta Sejati
Bahagia Namun Menyakitkan


__ADS_3

~ Seminggu Kemudian ~


Thania dan Steven akhirnya kembali lagi bersama tapi kali ini hanya sebatas teman saja sebab Thania masih takut untuk jatuh cinta lagi karena kegagalannya selama beberapa kali yang lalu.Thania takut untuk gagal lagi dan berakhir dengan saling menyakiti lagi apalagi yang saat ini bersama dengannya orang yang pernah beberapa kali punya hubungan dengannya dan berakhir menyakitkan jadi Thania tidak ingin terulang kembali dimana saat saat menyakitkan itu.akan tetapi,disisi lain hati Thania berkata lain dengan apa yang dipikirkannya.dalam hatinya Thania ingin sekali merajut cintanya kembali bersama Steven tapi sekali lagi dalam pikirannya dia tidak ingin ada yang tersakiti lagi.


Walaupun hubungan Thania dan Steven kali ini hanyalah sebatas teman tetapi Steven selalu mengantarkan dan menjemput Thania di kampusnya.


Suatu ketika,Thania diajak Steven untuk nongkrong di sebuah cafe setelah Thania selesai kuliah dan Thania pun mengiyakannya.Saat di cafe mereka memesan minuman dan beberapa cemilan dan beberapa saat kemudian pesanan mereka pun tiba.setelah itu Steven tiba tiba bertanya padanya


Steven : " Thania,boleh tanya gak? "

__ADS_1


Thania : " kok pake tanya boleh apa gak? ya bolehlah Stev,emang mau nanya apa? "


Steven : " kita kan bisa dibilang tiap hari ketemu tuh dan aku sering antar jemput kamu di kampus juga,aku mau tanya apa kamu gak ada niatan untuk balikan lagi sama aku? "


Thania : " kok kamu tiba tiba tanya gitu? "


Steven : " yaa..gak apa apa sih aku cuma mau tanya aja karna jujur kalau aku masih sayang banget sama kamu walaupun mungkin kamu hanya anggep aku sebagai teman aja tapi aku berharap kita kayak dulu lagi "


Steven : " iya,aku ngerti kok.gak apa apa kalau emang kamu belum siap aku juga ngerti tapi aku akan tetap disamping kamu walaupun hanya sebatas teman saja karna aku masih sayang banget sama kamu walaupun dulu kita pernah saling menyakiti tapi aku tulus sayang sama kamu "

__ADS_1


Thania : " Stev,maafin aku tapi aku benar benar belum siap untuk pacaran lagi kasih aku waktu,aku merasa lebih bahagia dengan kita begini karna tidak akan ada yang saling menyakiti "


Steven : " iya aku akan kasih kamu waktu entah berapa lama,aku akan menunggu sampai kamu siap dan aku akan selalu disamping kamu "


Thania : " makasih yaa Stev kamu udah mau ngertiin aku dan tetap mau disamping aku "


Steven : " iya Than "


Mereka berdua pun akhirnya menghabiskan minuman dan cemilan yang dipesan dan pergi.Steven mengantarkan Thania pulang ke rumahnya dan dia pun pulang.

__ADS_1


Saat dirumah,Thania masuk ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur sambil memikirkan yang dikatakan Steven tadi saat di cafe.di sisi lain Thania bahagia memiliki teman seperti Steven tapi disisi lain juga dia merasa sangat sedih dan sakit karena dia belum bisa menerima Steven kembali karena hatinya belum siap untuk menjalin hubungan Dengan siapapun itu termasuk Steven.Thania masih terlalu takut untuk tersakiti ataupun menyakiti pasangannya nanti.Thania ingin menyembuhkan hatinya secara total hingga dia bisa siap lagi untuk membuka hatinya saat ini. Tetapi dengan pernyataan dari Steven pada hari itu Thania justru merasa dia sangat bahagia bisa bareng Steven yang tulus berada disisinya tapi itu juga menyakitkan untuknya karena mereka tidak bisa bersama hubungan mereka seperti ada sebuah batas yang membatasi mereka berdua.


__ADS_2