
~ Sebulan Kemudian ~
Liburan sekolah pun tiba.Thania pun bersiap untuk pulang ke rumahnya karena 2 hari lagi keluarganya akan datang.
Thania sangat bahagia karena dapat menghabiskan liburan sekolah bersama keluarganya.
Thania teringat akan kegiatan Paduan suara dan dia berencana untuk mengikuti devile yang dilaksanakan sebelum perlombaan itu dimulai tetapi dia ikut bersama sepupunya yang ada di kota S dan teman teman sepupunya itu.
Akhirnya dia menelepon sepupunya yang bernama Inggrit untuk menanyakan apakah dia boleh ikut gabung sama mereka atau tidak.
Thania : "Halo,Grit?"
Inggrit : "Halo,Than.ada apa? tumben telepon"
Thania : "mau tanya kamu ikut kegiatan perlombaan paduan suara itu kan?"
Inggrit : "iya Than aku ikut,kenapa emangnya?"
Thania : "aku boleh gabung gak? tapi aku ikutnya cuma pas acara devilenya aja gak ikut paduan suaranya"
Inggrit : "oohh kalau devile boleh banget lah lebih banyak yang ikut lebih bagus lagi"
Thania : "oke deh kalo gitu,thanks yaa Grit"
Inggrit : "iya Than,nanti aku antar ke rumahmu yaa seragam sama id card mu"
Thania : "iya oke siap,yaudah see u"
Thania pun menutup teleponnya.
Keesokan harinya Inggrit pun datang ke rumah Thania membawa seragam dan Id card punya Thania buat acara devile nanti.
mereka pun ngobrol hingga larut malam dan Inggrit akhirnya pamit pulang.
Thania sudah tidak sabar akan kedatangan keluarganya besok dan dia pun segera bersih bersih dan tidur.
Besoknya keluarganya pun tiba dan Thania sangat senang karena tidak kesepian lagi.
Thania bilang ke Maminya bahwa nanti dia akan ikut bersama Inggrit untuk acara kegiatan devile pada pembukaan lomba paduan suara.
Thania : "Mam,aku nanti mau ikut devile di acara pembukaan lomba paduan suara sama Inggrit ya"
Mami Thania : "emang udah bilang ke Inggrit?"
.
Thania : "iyaa udah kemarin Inggrit udah dateng kesini anterin baju seragam sama id cardnya"
Mami Thania : "oohh yaudah kalo gitu,tapi habis devile kamu langsung pulang sama papi kamu yaa soalnya papi kamu juga mau kesana buat liat acara devile itu oke"
Thania : "oke siap"
__ADS_1
Thania pun kembali ke kamarnya.
~ Seminggu Kemudian ~
Acara itu pun tiba.
Thania berangkat ke tempat acara itu bersama rombongan teman teman Inggrit pada malam hari karena acara devile itu akan dilaksanakan pagi hari jadi mereka memutuskan untuk menginap di tempat yang disediakan panitia acara agar mereka dapat mempersiapkan diri dan tim untuk kegiatan besok.
Thania berharap agar dia tidak ketemu sama Steven karena dia tau bahwa Steven pasti ada pada kegiatan itu.
Keesokan harinya Thania bersama rombongan pergi ke sebuah auditorium untuk mengikuti acara pembukaan. Setibanya di auditorium Thania kaget bahwa ternyata tempat duduk rombongan mereka tepat di belakang rombongan kota M.
Thania pun melihat sekeliling dan dia lebih terkejut saat melihat bahwa Steven duduk di sebelah Lina sambil Lina yang sedang meletakkan kepala di pundaknya Steven.
Thania pun rasanya ingin menangis tapi dia malu karena banyaknya orang yang ada di situ. Akhirnya dia pun langsung mengalihkan pandangannya dan mencoba berbicara dengan teman teman rombongannya.
Acara pembukaannya pun selesai dan semua peserta keluar dari auditorium untuk mempersiapkan barisan untuk devile.
Saat Thania dan teman teman rombongannya keluar, Thania terkejut lagi melihat Steven yang sedang menatap ke arahnya tapi Thania tidak menghiraukannya dan terus berjalan bersama teman temannya.
Devile pun dimulai setelah berjalan mengikuti rute yang sudah ditentukan oleh panitia acara tersebut selama beberapa menit akhirnya rombongan Thania sampai pada garis finishnya.
Thania beserta rombongannya segera kembali ke penginapan mereka karena mereka semua sudah basah kuyup karena kebetulan saat perjalanan tadi turun hujan yang sangat lebat.
Setibanya di penginapan Thania langsung merapikan barang barangnya karena sebentar lagi dia akan dijemput oleh papinya.
Papi Thania : "halo,Thania papi udah di depan penginapan kamu nih,buruan kedepan ya"
Thania : "oke Papi,Thania kedepan yaa"
Thania pun menutup telepon dari papinya dan berpamitan ke Inggrit dan teman teman yang lain dan Thania pun segera keluar dan masuk ke mobil Papinya dan ternyata Papinya datang bersama teman Papinya yang kebetulan papi dari Lina..
Papinya bilang ke Thania bahwa mereka mau mampir ke penginapannya Kota M.
Thania pun syok, tapi dia tidak dapat berbuat apa apa karena permintaan Papinya.
mereka pun jalan menuju penginapan kota M yang tidak jauh dari penginapan kota S.
Setelah beberapa menit mereka tiba di penginapan kota M.
Thania pun awalnya menolak untuk turun dari mobil karena dia tidak mau bertemu Steven dan Lina,tapi karena Papinya menyuruh Thania untuk turun, akhirnya Thania pun turun.
Saat turun dari mobil Thania bertemu teman lamanya yaitu Putri dan Sella.
Saat sedang ngobrol dengan mereka tiba tiba Putri bilang ke Thania akan hal yang paling tidak ingin dia dengar.
Putri : "Than,kamu tau gak kalau Steven sama Lina udah balikan lagi?"
Thania : "oohh yaa udah biarin aja mau mereka balikan atau gak bukan urusanku"
__ADS_1
Putri : "tapi kan Steven itu dulu pacaran sama kamu kan"
Thania : "yaudahlah,yang dulu biarlah berlalu kalau dia sama Lina ya berarti dia emang maunya sama Lina bukan sama aku kan"
Sella : "iya,udah ahh gak usah bahas soal mereka berdua lagi kayak gak ada pembahasan yang lain aja"
Saat mereka bertiga sedang ngobrol ngobrol di bawah tiba tiba Steven turun dari atas dan menatap Thania,tapi Thania tidak mau menghiraukannya dan akhirnya Steven pun pergi menggunakan motor.
Beberapa menit kemudian Steven balik dan membawa sesuatu di kantong plastik.Kemudian Thania melihat Lina turun dari atas dan mengambil kantong plastik yang dibawa Steven tadi.
Thania pun semakin gak tahan melihat mereka berdua.Thania memutuskan untuk tidak melihat mereka dan tidak menghiraukannya karena dia makin yakin apa yang dikatakan Putri itu benar kalau mereka udah balikan lagi.
Disaat Thania sedang duduk berdua bersama Putri tiba tiba hp nya bunyi yang menandakan ada notifikasi pesan masuk.Thania membuka hpnya dan melihat bahwa ada notifikasi permintaan pertemanan pada akun sosmesnya dan saat dibuka Thania kaget dan dengan spontan langsung memperlihatkannya kepada Putri.Putri pun ikut kaget karena ternyata itu adalah Steven.
Thania bertanya kepada Putri,
Thania : "gimana nih Put? terima apa gak?"
Putri : "yaa terserah kamu Than,kalau aku sih terima aja siapa tahu ada yang mau dibicarakan sama kamu kan"
Thania : "emang masih ada yang perlu dibicarakan?"
Putri : "kali aja kan,udahlah terima aja daripada nantinya kamu kepikiran sendirian kan"
Thania akhirnya menerima permintaan pertemanan dari Steven dan benar saja tidak selang beberapa menit,Thania mendapat sebuah notifikasi chat masuk dan yang ternyata itu dari Steven.
Steven : "hai"
Thania : "hai juga"
Steven : "apa kabar?"
Thania : "baik"
Steven : "oohh"
Thania : "hati hati ngechat aku nanti diliat Lina dia salah paham lagi"
Steven : "gak kok tenang aja"
Thania : "hmm,,okelah"
Setengah jam kemudian Thania dipanggil Papinya untuk pulang dan entah kenapa Thania ngechat Steven dan bilang
Thania : "Stev, aku pulang dulu ya"
Steven : "iya Thania,hati hati di jalan yaa,, kalau udah sampe rumah kabarin yaa"
Thania : "iya"
Thania pun pulang dan komunikasi dia dengan Steven pun terjalin lagi.
__ADS_1