Perjalanan Waktu Dua Sahabat Baik

Perjalanan Waktu Dua Sahabat Baik
Bab 10


__ADS_3

~selamat membaca ~


Akhirnya Xiao Lin dan Xiao Lan berhenti berdebat


"Ok sekarang kita harus memikirkan cara untuk membalas dendam kepada keluarga Xiao, tapi sebelum itu ayo kita bangun kembali Lotus Merah!!!" seru Xiao Lin berapi api.


"YAAA!!"


"Tapi masalah nya bagaimana cara nya?" tanya Xiao Lin yang membuat Xiao Lan, Star, dan Light menepuk keningnya sendiri.


"Aku pikir kamu sudah tau." kata Xiao Lan sambil memutar bola matanya malas


"Hehe aku nggak tau caranya jadi aku hanya setuju aja sama kamu."


"Untung aku yang pintar ini tau cara nya haha." kata Xiao Lan sombong


"Songong kali anda." kata Xiao Lin


" Biar lah, ok jadi gini caranya."


"Kita kan punya elemen tanah jadi kita buat dinding markas nya itu dari tanah terus nanti kita dekorasi gitu, ngerti?" sambung Xiao Lan.


"Oh gitu, ya aku ngerti." kata Xiao Lin sambil menganggukan kepalanya.


"Baik lah sekarang kita mulai membangun markas besar Lotus Merah dulu disini." kata Xiao Lan.


"Kalau begitu ayo kita mulai!!!" seru Xiao Lin semangat.


Mereka pun mulai membangun markas utama Lotus Merah. Pembangunan itu memerlukan waktu 1 bulan dan selama 1 bulan itu Xiao Lin dan Xiao Lan tidak kembali ke kediaman bulan.

__ADS_1


1 bulan kemudian...


"Huh akhirnya selesai juga." kata Xiao Lan sambil menyeka keringat nya.


"Iya, capek juga ya." sahut Xiao Lin.


"Hey, Star Light apa kalian tidak lelah?" tanya Xiao Lin.


"Tidak nona." jawab mereka secara bersamaan.


"Oh gitu, aku tidak menyangka kalau kalian bisa berubah menjadi manusia." kata Xiao Lin


"Kami adalah hewan spirit beast tingkat ilahi nona, oleh karena itu kami bisa berubah menjadi manusia." jelas Star.


"Oh gitu."


"Aku tidak tau, semoga Yao Yao dan Bixi bisa mengatasi nya." kata Xiao Lin yang kini mulai memikirkan nasib Yao Yao dan Bixi yang mereka tinggal di rumah, apakah selir pertama dan Xiao Yu Wei membuat masalah?


"Ya, ok sekarang kita harus melihat hasil kerja kita selama sebulan ini." kata Xiao Lan.


"Ayo."


mereka menulusuri istana megah itu apakah ada yang kurang atau apakah sudah kokoh.


"Lin'er seperti nya ada yang kurang." kata Xiao Lan.


"Lin'er kita tidak memiliki pistol kita juga tidak memiliki racun, sniper, dan teman teman nya." sambung Xiao Lan.


"Otak mu dongkol sekali ya." kata Xiao Lin mengejek Xiao Lan.

__ADS_1


"Hey bisa kah kau berhenti mengejek ku!?" kata Xiao Lan tidak terima.


"Iya iya aku percaya kok kalo kamu itu pintar " kata Xiao Lin mengalah.


"Begitu baru bagus." kata Xiao Lan senang.


"Jadi apa kamu punya rencana?" tanya Xiao Lan.


"Tentu saja." kata Xiao Lin.


"Aku sudah membuat dan memodifikasi semua alat yang biasa kita gunakan saat bertempur." sambung Xiao Lin.


Ingin sekali Xiao Lan menjatuhkan rahangnya. Bagaimana bisa Xiao Lin membuat itu semua padahal saat itu dia juga ikut membantu membangun markas utama Lotus Merah. Bagaimana bisa dia memilki waktu untuk membuat nya.


"Ha? Bagaimana bisa kamu membuat nya sedang kan saat itu kamu ikut membantu ku membangun markas utama Lotus Merah?" tanya Xiao Lan bingung.


"Tentu saja aku bisa." kata Xiao Lin sombong.


"Ha? tapi Bagaimana caranya?" tanya Xiao Lan bengong dia tidak memedulikan kesombongan Xiao Lin.


"Hehe jadi begini, saat kamu, Star dan Light tertidur aku membuat alat alat itu." kata Xiao Lin.


"Oleh karena itu aku terkadang sering tidur saat siang hari." sambung Xiao Lin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Oh jadi gitu, kamu hebat sekali." kata Xiao Lan kagum.


~bersambung~


jangan lupa komen, vote dan like ya makasih 😘

__ADS_1


__ADS_2