
~selamat membaca~
"Ya aku akan membuat Lotus Merah yang ada di sini sama seperti Lotus Merah yang ada di masa depan." kata Xiao Lin.
"Oh gitu, jadi apa rencana mu untuk membalas dendam kepada keluarga Xiao?" tanya Xiao Lan.
"Hehehehe sini aku kasih tau." kata Xiao Lin sambil melambaikan tangan nya ke arah Xiao Lan tanda agar dia mendekat. Xiao Lan pun mendekatkan telinganya ke arah Xiao Lin.
"Wah ide mu bagus banget, aku setuju hehe." kata Xiao Lan yang auto tersenyum maut.
***
"Hiks apa rencana kalian kok perasaan ku jadi nggak enak ni." author.
"Hehe ada lah Thor, yang pasti layak untuk ditunggu." Xiao Lin
"Benar sekali." Xiao Lan.
SKIP......
***
Keesokan harinya...
tok
tok
tok
Xiao Lin terbangun karena mendengar suara ketukan pintu...
__ADS_1
"Hem, iya buka aja pintu nya nggak di kunci." jawab Xiao Lin.
ceklek
"Nona anda sudah bangun?" tanya Yao Yao.
"Iya aku terbangun karena mendengar suara ketukan pintu." kata Xiao Lin.
"Maaf nona jika menganggu tidur anda tapi di bawah ada selir pertama dan nona ketiga." kata Yao Yao.
"Owh mereka sudah datang." kata Xiao Lin menyeringai.
"Hem baiklah bantu aku bersiap, apakah Lan'er sudah turun?" sambung Xiao Lin.
"Nona Xiao Lan sudah turun nona." kata Yao Yao.
"oh."
tap
tap
tap
"Lin'er." panggil Xiao Lan senang karena dari tadi dia sangat tidak nyaman dengan suasana sepi itu.
"Wah bukankah ini selir pertama dan adik ketiga yang sangat terhormat, mengapa kalian mau datang ke kediaman ku yang buruk ini?" kata Xiao Lin sambil tertawa renyah.
"Buruk dari mana? tempat ini sangat bagus." kata selir pertama dengan senyum manis nya.
sementara itu Xiao Lan mengertakkan gigi nya kesal.
__ADS_1
"Hehe kenapa selir datang kemari?" tanya Xiao Lin.
"Tidak ada apa apa, aku dengar kemarin kau dan adik mu jatuh sakit jadi aku kemari membawakan sup untuk kalian." dengan wajah nya yang terlihat baik hingga membuat semua orang tertipu, kecuali kakak beradik Xiao
"huek aku rasanya pengen muntah denger suara sama liat muka nya." batin Xiao Lin dan Xiao Lan.
"Wah terimakasih kasih bibi, anda sangat baik." kata Xiao Lin sambil mengambil sup itu.
"Iya ini memang sudah seharusnya." kata selir pertama dengan senyum.
"Apa kalian mau makan sup ini bersama kami?" tanya Xiao Lan.
"Ti-tidak perlu, kalian makan saja kami akan kembali." kata selir pertama terbata bata.
"Sayang sekali, jika begitu berhati hatilah bibi dan adik ketiga." kata Xiao Lin tersenyum manis.
Setelah selir pertama dan Xiao Yu Wei pergi....
"Lan'er cepat keluar kan alat nya." kata Xiao Lin.
"Ini." kata Xiao Lan sambil memberikan alat yang dia simpan di lengan hanfu nya. Alat itu seperti besi bentuk nya seperti pipa tapi tidak memiliki lubang, besi itu berukuran kecil dan bisa disimpan dimana saja Xiao Lin dan Xiao Lan biasa menggunakan itu untuk mendeteksi racun di makanan.
Setelah dicelupkan ke dalam sup pemberian selir pertama, besi itu langsung berubah menjadi hitam.
"Ternyata memang ada racun nya." kata Xiao Lan.
"Iya." kata Xiao Lin.
"Nona kenapa besi itu berubah menjadi hitam?" tanya Yao Yao
"Itu karena sup ini mengandung racun." jelas Xiao Lin.
__ADS_1
"Apa?!!!"
~jangan lupa komen vote dan like ya makasih 😘😘~