
Star dan light mengajari Xiao Lin dan Xiao Lan cara berkultivasi dan mereka juga mengajarkan beberapa ilmu dan teknik tingkat tinggi kepada mereka.Mereka berlatih di dalam gua, di dalam gua waktu berjalan lebih cepat didalam 1 bulan dan 1 jam di luar.
Lima tahun kemudian yang artinya 60 jam atau 2,5 hari, kedua pasang mata yang tadinya tertutup rapat terbuka secara perlahan tampak lah 2 wanita yang sangat cantik.
"Wah nona kalian sangat cantik." kata star takjub begitu juga dengan light
"Hehe makasih, oh ya jangan puji kami tinggi tinggi nanti kami bisa melayang dan kalo jatuh itu sakit heheπ π " kata Xiao Lin cengengesan
"Hehehehe benar." kata Xiao Lan menimpali kata kata Xiao Lin
"Hehe nona bisa aja."
"Oh ya nona kalian sudah mencapai level apa?"
"Hais kami baru mencapai level ranah Jendral tingkat tinggi." kata Xiao Lin lesu
Ingin rasanya Star dan Light memuntahkan seteguk darah nya setelah mendengar jawaban Xiao Lin
"No...nona level ranah Jendral itu jika orang biasa akan menghabiskan waktu 1.000 tahun tapi nona kalian hanya menghabiskan waktu selama 5 tahun?!!" kata Star gemetar
"Benar kah? ternyata orang di sini sangat lemah." kata Xiao Lan
"nona memang luar biasa." batin Star dan Light.
"Baiklah kalau begitu ayo kita menjelajahi hutan elemen." kata Xiao Lin
"Ya." jawab Xiao Lan, Start, dan Light secara bersamaan.
Mereka pun pergi ke hutan elemen dengan menaiki Start dan Light.
__ADS_1
Sesampainya di depan hutan elemen...
"Wow ini sungguh luar biasa." kata Xiao Lan ππ
sementara Xiao Lin hanya menanggapi ucapan Xiao Lan dengan anggukan.
melihat nona nya seperti itu Star pun bertanya.
"Emm apa ada yang salah nona?" tanya Star
"Tidak, tidak ada yang salah." jawab Xiao Lin.
"Ayo kita masuk." sambung Xiao Lin.
mereka pun masuk ke dalam hutan elemen...
"Benar lihat semua nya tanaman obat tingkat tinggi."
"Kita ambil yuk lumayan untuk membuat pil." kata Xiao Lan sambil mengambil beberapa tanaman obat.
"Lin'er bagaimana jika kita membangun kembali Lotus Merah?" usul Xiao Lan.
"Menurut ku saran mu cukup bagus, kita juga membutuhkan nya untuk membalas dendam kepada keluarga Xiao." jawab Xiao Lin menyetujui usul Xiao Lan.
"Bagus lah, jika begitu kita membangun markas nya dimana?"
"Emm aku nggak tau."
__ADS_1
"Gimana kalo kita bangun markas di hutan kematian, hutan elemen, dan hutan kehidupan."
"Lalu markas utama nya di hutan ini." usul Xiao Lan.
"Hehe kamu hari ini kesambet setan apa? kok tiba tiba jadi pinter." ejek Xiao Lin
"Hey aku sudah pinter dari lahir tau nggak sih!!!" kata Xiao Lan tidak terima.
"Iya iya aku percaya kok." kata Xiao Lin dengan nada mengejek
"Hump kamu itu kok jahat bener sama saudara sendiri hiks." kata Xiao Lan pura pura menangis
"Sudah lah aku sudah tau tentang akting mu jadi jangan gunakan cara itu lagi udah BASI!" kata Xiao Lin ketus.
"Ni anak tadi pagi makan apa sih kok omongan nya tajem bener."
"Biarin blehh."
sementara mereka berdebat Star dan Light hanya bisa menonton tanpa berminat melerai mereka. Mereka malah sibuk bermain dan mencari tanaman obat. Akhirnya Light sudah mulai bosan dengan pertengkaran mereka.
"Nona apa kalian benar benar akan bertengkar sampai malam?" tanya Light dengan nada malas.
Seketika mereka menghentikan perdebatan nya
"Eh? hehe nggak nyangka kita ngoceh sampai sore." kata Xiao Lan cengengesan
"Hehe iya juga aku juga nggak nyadar."
~bersambung~
__ADS_1
jangan lupa komen, vote dan like ya makasih π