Perjuangan Mendapatkan Garis 2

Perjuangan Mendapatkan Garis 2
Bab 1. Mengagumi


__ADS_3

Rio Pratama Merupakan seorang CEO disuatu perusahaan besar yang ada di sebuah kota. Ia memiliki wajah yang tampan dan rahang yang mengeras. Ia mengagumi seorang gadis cantik yang bernama Arini Sandika, bawahannya sendiri.


" Arini, nanti bisakah jam makan siang kamu keruangan kerjaku? " kata Rio


"Bisa pak" jawab Arini kemudian.


"Oke saya tunggu ya"


"Baik pak" Arini mengangguk.


dalam hatinya ia bertanya-tanya kenapa dia dipanggil keruangan kerja atasannya.


tok tok tok


"Masuk" jawab Rio


"Selamat Siang pak, maaf ada apa ya pak saya dipanggil keruangan kerja bapak?" Tanya Arini


"Oh tidak ada apa- apa Rin, pengen kenal lebih dekat saja sama kamu" ujar Rio.


"Maksud bapak gimana ya ? " tanya Arini bingung.


"Ehemmm, begini saya suka sama kamu Rin, kamu mau gak jadi pendamping hidupku, jadi ibu dari anak-anakku?" tanya Rio


"Bapak gak salah berbicara?" jawab Arini gugup.


"Tidak Rin, karena sudah lama saya mengagumi perempuan seperti kamu, saya mencintai kamu" ujar Rio.


"Tapi pak" jawab Arini ragu


"Kenapa?" tanya Rio


"Bapak tidak pantas mencintai perempuan seperti saya, saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bapak, saya hanya bawahan bapak dikantor ini" jawab Arini sedih.

__ADS_1


"Saya tidak perduli itu semua Rin." ujar Rio.


"Baik kalau itu maunya bapak, saya bersedia menjadi istri dan ibu dari anak-anak bapak karena saya juga mencintai bapak " jawab Arini malu-malu.


"Alhamdulillah terimakasih ya Rin " jawab Rio dengan bahagia.


Akhirnya merekapun resmi berpacaran dan dalam waktu dekat Rio juga akan membawa keluarga besarnya untuk melamar Arini didepan kedua orangtuanya... dan hari itupun tiba dimana sekarang Rio bersama keluarga besarnya akan datang kerumah Arini.


"Bagaimana nak kok tegang begitu sih" canda ibu Ratih, ibunya Rio.


"Iya, baru lamaran aja sudah tegang begitu gimana akad nikahnya nanti" jawab Rahmad, sang Ayah.


"Gimana gak tegang ma, pa, kan ini baru pertama kalinya bagiku" ujar Rio dengan keringat dingin.


"Hahah yowes santai aja lah " jawab ayah.


mereka pun akhirnya tiba dirumah Arini


tok tok tok tok


"Waaalaikumsalam, eh mari silahkan masuk pak, ibu"jawab Ibu Rina


" Iya Bu, oh iya mana calon pengantin wanitanya" jawab Bu Ratih


" Oh ada Bu, sebentar ya saya panggilkan dulu " ujar Bu Rina


tok tok tok


"Nak ayo keluar, calon suamimu sudah datang bersama keluarganya " ujar Bu Rina


"Iya Bu sebentar" jawab Arini.


"Masyaallah anak gadis ibu cantik sekali, tidak terasa mau jadi istri orang " ujar Bu Rina dengan mata berkaca-kaca.

__ADS_1


"Bu, jangan bikin aku sedih dong "


"Hehe yowes, ayo sudah ditungguin tuh" jawab Bu Rina sambil menggandeng tangan Arini.


tap tap tap tap suara kali mereka terdengar


"Arini, ayo duduk dulu, ini keluarga nak Rio sudah datang " jawab Ardi sang ayah.


"Iya pak " jawab Arini.


Hari ini Arini sangat terlihat cantik, calon sang suami pun sampai gak berkedip lagi saking cantiknya calon istrinya tersebut.


"Masyaallah Rin kamu cantik sekali" ujar Rio


"Udah ah mas malu jangan seperti itu" jawab Arini.


Kedua keluarga besar tersebut pun menentukan tanggal pernikahan mereka yaitu 21 Juni 2020.


keesokan harinya Rio dan Arini pun memfitting baju pernikahan mereka disalah satu butik ternama.


"Sayang ayo dipilih kamu mau pakai baju gaun yang mana untuk di hari pernikahan kita ? " ujar Rio


"Kayaknya yang ini aja deh mas, cantik gak terlalu kayak gimana tapi bagus" jawab Arini.


"Oh yasudah kalau itu pilihan kamu" ujar Rio.


Setelah selesai fitting baju, mereka berduapun makan siang terlebih dahulu sebelum pulang kerumah masing-masing


"Sayang kamu mau makan apa? " tanya Rio


"Samakan saja seperti pesanan mas" kata Arini


Sepasang calon pengantin itu pun saling tersenyum..

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2