
Pagi harinya Arini terburu-buru memasuki kamar mandi yang ada didalam kamarnya, ia memuntahkan semua isi perutnya sampai kerongkongan ia kering dan sakit. Ia pun sampai lemas, untuk berdiri saja kepalanya seperti sempoyongan.
"Duh kepalaku pusing banget, Mual lagi" keluh Arini
"Mas" panggil Arini
"Mas" panggil Arini lagi
"Iya sayang, ada apa" tanya Rio panik.
"Aku pusing, perutku mual mas" keluh Arini
"Yasudah ayo kita keluar, kamu istirahat aja dulu. Aku panggilkan bibi untuk segera bikin teh hangat, bentar ya" jawab Rio.
Tak tak tak tak
"Bi tolong bikinkan teh hangat ya untuk Arini, ia pusing dan perutnya mual katanya" ujar Rio
"Iya tuan, jangan-jangan nona sedang hamil tuan" jawab Bi inem antusias
"Ah yang benar bi ? bibi gak bohongkan ?" Tanya Rio tak percaya.
"Iya coba tuan panggilkan dokter saja supaya tahu kebenarannya tuan" usul bi inem.
"Iya juga ya" jawab Rio
Dert dert dert, Rio menghubungi temannya yang merupakan seorang dokter kandungan di rumah sakit ternama. Tak butuh waktu lama panggilan itu akhirnya diterima yang bersangkutan.
__ADS_1
"Halo bro kenapa ?"tanya dokter itu.
"Brp loe bisa kesini gak ?tanya Rio
"Wah ada apa nih, mau bagi uangkah ? canda sang dokter
"Istri gua pusing, sama perutnya mual banget katanya" jawab Rio.
"Pusing, mual ? jangan-jangan istri loe lagi hamil nih bro" Ujar dokter Ilyas
"Kesini buruan bro, periksakan istriku" Pinta Rio
"Oke bro gue siap meluncur" jawab dokter Ilyas.
Tak butuh waktu berapa lama akhirnya dokter Ilyas pun telah tiba.
"Bro tolong loe suruh istri loe cek pakai alat ini, nanti setelah ada hasilnya kasihkan sama gue" pinta dokter Ilyas.
Rio pun berjalan memasuki kamar mereka dan menemukan Arini dalam kondisi yang sangat lemas.
"Sayang coba kamu cek pakai alat ini ya, semoga disini nanti ketemu jawabannya" pinta Rio.
"Tapi mas aku takut" jawab Arini.
"Takut kenapa sayang" tanya Rio sambil mengelus kepala sang istri.
"Takut jawabannya nggak sesuai dengan harapan mas" jawab Arini sedih
__ADS_1
"Dicoba aja dulu ya sayang" jawab Rio sambil tersenyum.
Arinipun bergegas memasuki kamar mandi untuk memakai alat tersebut, Ia pun menunggu dalam kondisi yang sangat tegang, gugup dan takut menjadi satu. Ia pun terlihat beberapa kali ambil nafas sebelum mengambil alat tersebut lalu memberikan kepada sang suami. Rio pun setelah mendapatkan alat itu lalu ia menemui dokter Ilyas untuk bertanya.
"Ini bro, gimana ? apa hasilnya? jawab Rio tidak sabaran.
"Alhamdulillah ini mah istrimu memang hamil" jawab dokter Ilyas
"Masyaallah akhirnya penantian kami ada hasilnya" jawab Rio terbaru sambil bersujud.
"Untuk memastikan berapa Minggu kehamilannya, mending langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa" jawab dokter Ilyas.
"Oke bro, thanks ya" jawab Rio
"Oke, gue cabut dulu ya" jawab dokter Ilyas.
"Iya bro sekali lagi terimakasih" jawab Rio
Setelah dokter Ilyas pergi, Rio segera menemui sang istri yang terlihat lagi duduk menyender dikepala ranjang.
"Gimana mas hasilnya?" tanya Arini memastikan.
"Alhamdulillah sayang, ternyata kamu positif hamil. untuk memastikan berapa Minggu kita periksa ke rumah sakit ya" pinta Rio.
"Jadi benar mas, disini sudah ada anak kita? tanya Arini terharu.
"Iya sayang, mas senang banget dengar kami sudah hamil anakku" jawab Rio.
__ADS_1
merekapun berpelukan sambil menangis terharu.
#bersambung