
hari berganti hari dengan cepat dengan segala rutinitas yang cukup padat terlebih untuk ayu dan rina yang mendekati waktu pemberangkatan negara tujuan kerja . mengingat kemarin setelah diberitahu merekA lolos interview kemudian terpilih mendapat kan calon majikan dan juga pesan khusus dari mr chen tentang percepatan proses , membuat mereka mau tak mau harus belajar lebih giat lagi tentang tata cara kerja merawat pasien lansia , pekerjaan rumah tangga lainnya dan juga bahasa . ya bahasa lah yang paling utama hingga laouse leni pun secara khusus mengajari mereka diwaktu istirahat
jenuh ,penat juga lelah itu mutlak dan pasti dirasakan ayu yuna dan rina .meskipun yuna hanya mengulangi saja tetapi dia tetap ikut pendidikan kilat menjelang penerbangan
seperti hari ini mereka sedari pagi diajari tentang masak memasak juga cara merawat orang tua hingga bel istirahat siang berbunyi barulan mereka dapat istirahat sebentar sebelum mulai belajar lagi tentang bahasa .
ya seperti itulah aktifitas mereka akhir akhir ini sedikit lebih padat dari hari hari sebelumnya akan tetapi itu semua tidak membuat semangat ketiga bestie itu luntur dan menyerah malah mereka semakin semangat melalui semua ujian itu karena mereka yakin pasti akan indah dan manis akhirnya 😊
hari itu disela sela kegiatan belajar bahasa tiba tiba ada panggilan yang ditunjukan ke yuna ayu dan rina .
mereka bertiga diminta kekantor untuk menemui bu nurul , setelah meminta ijin kepada laouse leni mereka bertiga pun keluar ruangan menuju kantor untuk menemui bu nurul staf bagian penjadwalan penerbangan .
dag dig dug pasti melanda hati mereka ada apa gerangan bu nurul memanggil mereka atau ada kesalahan apa yang mereka perbuat .dan lamunan ketiga bestie itu pun akhirnya buyar ketika mereka sampai didalam kantor dan mengahadap bu nurul .
" nduk nduk anak anak ctki ku hari ini bu nurul memanggil kalian untuk memberitahu dua kabar bahagia yang pasti sudah kalian tunggu tunggu sejak lama , yang pertama kalian bertiga dijadwalkan terbang tgl 10 februari ya tepatnya bulan depan ini . dan yang kedua sekarang tanggal 20 januari dan sesuai kebijakan pt sebelum penerbangan kalian diijinkan pulang dulu untuk pamitan memohon doa restu kekeluarga masing masing dengan lamanya cuti masing masing 3 hari , jadi sebelum tgl 25 kalian sudah harus stand by di pt guna mengurus visa dikantor tetto juga lebih mendalami pelajaran ". ucap bu nurul menjelaskan alasan pemanggilan mereka
" terima kasih bu atas kabar bahagia ini ,lalu kapan kami boleh pulang ?" tanya ayu penuh binar binar bahagia karena diijinkan pulang menemui keluarga dan juga naya tentunya
" o hari ini kalian sudah boleh ijin pulang , ini kertas ijin pulang kalian silahkan ditanda tangani dulu dan serahkan kepada mem anita dan ingat jangan memakan sambal berlebihan juga jaga pola makan kalian agar kalian tetap fit hingga sampai dinegara tujuan sana ". jawab bu nurul dan diangguki oleh ketiga sahabat itu
setelah menandatangi dan menyerahkan surat ijin juga mengambil hp ,mereka bertiga pun pamit untuk kebelakang mengemasi barang dan pamit pulang hari ini juga
setelah semua beres dan juga sudah pamit ke laouse leni juga teman sekelas lainnya juga tak lupa buk semi .mereka bertiga pun berjalan ke depan kantor untuk menunggu pakdhe nya yuna menjemput mereka
selang 15 menit pakdhe pun datang mengemudikan mobilnya yuna , ya hari ini mereka akan diantarkan pakdhe dan budhe untuk pulang sekalian mereka mau menjenguk neneknya yuna . sebelum mereka pulang ke desa terlebih dahulu rombongan itu mengantarkan rina ke terminal bus dahulu karena rina berbeda kota dengan ayu dan yuna
setelah bus yang membawa rina berangkat barulah ayu yuna juga pakdhe budhe berangkat ke desa .
di sela sela perjalanan ayu terlihat melamun menatap kaca luar
__ADS_1
" ada apa yu kok kamu diam saja biasanya kamu paling rewel cerewet , apakah kamu sedang sakit ?" tanya yuna
ayu masih diam dia tidak menjawab pertanyaan sahabatnya itu entah lah mungkin karena keasikan melamun hingga tak mendengar pertanyaan sahabatnya itu atau malah sengaja enggan menjawab.
yuna yang merasa pertanyaan nya di cuekin tidak dijawab pun menyikut lengan sahabatnya dengan sedikit keras hingga ayu pun tersentak kaget sambil mengelus lengannya
" heii kenapa sih kok melamun seperti itu ?" tanya yuna
" eh enggak aku ngga melamun kok aku hanya sedang memikirkan bagaimana nanti bila kita sudah terbang disana lalu terpisah apakah aku bisa tanpamu ". jawab ayu polos
mendengar pernyataan polos sahabatnya itu yuna tak kuasa menahan air mata
" hei hei teman terbaikku jangan bilang seperti itu ,kita berpisah hanya sementara saja dan kitakan masih bisa saling telfon telfonan juga tidak menutup kemungkinan kita bisa berlibur bersama sudah ah jangan sedih lagi ngga cakep tau ". balas yuna sembari memeluk sahabat nya itu .
mendengar penuturan sahabat baiknya itu perlahan ayu pun tersadar dari lamunan nya dan mulai mengobrol seperti biasa hingga tak terasa mereka pun sampai di desa
setelah menurunkan ayu dan juga berbasa basi sebentar dengan keluarga ayu rombongan yuna dan pakdhe budhe pun pamit pulang
" alhamdhulillah nduk kami semua sehat sehat semua ,lalu bagaimana keadaan mu disana ?" tanya balik bapak
" alhamdhulillah semua baik baik saja ". jawab ayu
" o iya dimana naya buk kok dari tadi ayu belum melihatnya ?" tanya ayu .
" naya sedang tidur siang nduk dikamar " jawab ibuk .
kemudian mereka bertiga pun masuk kedalam rumah sementara bapak berpamitan kembali keladang , ibu ke dapur memasak untuk makan malam . ayu pun ijin kekamar untuk mandi dan juga menyusul naya
seampainya dikamar air mata ayu sungguh sudah tak bisa lagi ditahan lolos membasahi pipi mulusnya , diciuminya putri kecil kesayangan nya itu dengan penuh rasa sayang
__ADS_1
ya naya rahayu seorang balita cantik yang selalu dia rindungan hampir tiap hari tiap malam kini terlihat didepan matanya sedang tertidur pulas dia sudah tumbuh besar dan cantik sekali hingga kata ibu naya persis banget dengan ayu.
dia mensyukuri semua yang dia alami ini tanpa mengeluh sedikitpun karena dia yakin akan ada kebahagiaan yang sedang menanti didepan perjuangan nya sekarang
setelah puas menciumi naya , ayu pun berbaring istirahat sebentar sembari memeluk putri kesayangannya
sore pun tiba dan naya pun bangun dia terkejut saat melihat bundanyabada disamping dia tidur sembari memeluk tubuhnya
" mbah utiiiiiii ". panggil naya
ayu pun terbangun saat mendengar naya berteriak memanggil neneknya
" ada apa nduk ini nda sayang ". kata ayu
" iya nduk ini nda nya naya ". kini giliran ibu yang datang sembari memeluk naya cucu kesayangannya itu
naya yang tadinya terkejut hendak menangis tiba tiba terlihat tersenyum dan memeluk ayi dengan erat sembari mencium pipi bundanya .
" nda , aya angen ( nda , naya kangen ) " .celoteh balita itu
" iyya sayang nda juga kangen sama naya ". balas ayu sembari memeluk naya dengan erat dan lolos lah pertahanan airmata ayu hingga jatuh membasahi pipinya
" sudah sudah nduk jangan menangis nanti naya ikut ikutan menangis lo ". kata ibu berusaha menenangkan ayu ketika beliau melihat ayu menangis bersedih .
" nda angan angis ,aya anak baik kok ya kan mbah uti ". ( nda jangan nangis ,naya anak baik kok ya kan mbah uti) celoteh balita cantik itu memberitahu bundanya .
" iya sayang bunda nggak nangis ". balas ayu
setelah cukup lama didalam kamar akhirnya ayu pun mengajak keluar naya
__ADS_1
sementara ibu kembali memasak didapur ,ayu mengajak putri kecilnya itu bermain dihalaman
sungguh sangat bahagia itulah yang dirasakan ayu saat ini dan semoga saja nanti setelah kepulangannya dari merantau dia pun masih diijinkan menikmati kebahagian bersama kedua orang tua juga putri kesayangannya itu doa ayu dalam hati