Perjuangan Seorang Ibu Muda Menjadi TKI

Perjuangan Seorang Ibu Muda Menjadi TKI
berangkat ke asrama pendidikan


__ADS_3

"apaaa ,kamu mau ikut yuna merantau kerja jadi tkw nduk ?". tanya bapak


" nggih pak ".. mohon supaya bapak dan ibu berkenan mengijinkankan ayu pergi merantau


" kamu sudah yakin nduk?" tanya ibu , kamu kan tidak tau bahasanya nduk ,juga cara kerja nya dan apakah kamu sudah memikirkannya masak masak ".. tanya ibuk


" sudah ayu pikurkan matang matang buk pak , semua ini demi masa depan naya pak , ayu tau resiko yang harus ayu rasakan nanti tapi ayu akan berusaha sekuat tenaga hati dan juga pikiran untuk merubah keadaan ini


ayu ingin membahagiakan bapak ibuk dan juga menjamin masa depan naya nanti ,jadi mohon ijinkan ayu pergi merantau ya pak buk" ucap ayu


" lalu berapa lama kamu akan pergi nduk ?" tanya bapak ?"


" inshaallah kalau ayu sudah punya modal tabungan untuk usaha nanti dan juga bisa membangun rumah untuk bapak dan ibu ,ayu akan pulang "..


" ya sudah kalau itu memang sudah keputusan bulat mu nduk bapak dan ibuk hanya bisa mendoakan semoga kamu diberi kelancaran keslametan agar apa yang kamu cita citakan terwujud " ucap bapak


" nggih terima kasih banyak pak buk " balas ayu


" lalu kapan kamu akan berangkat ke asrama ?" tanya bapak


" kata yuna lusa pak ,kami akan ke asrama untuk mendaftarkan diri dan mohon doa nya ya pak buk " jawab ayu dan kemudian diangguki oleh bapak dan ibu


" sekali lagi maafkan bapak ya nduk , kalau dulu bapak ndak memaksa menjodohkan mu dengan ilham tentu nasipmu ngga akan seperti ini"


" bapak jangan ngomong begitu ,semua ini sudah takdir dari allah pak " balas ayu


ayu minta ijin untuk masuk kamar lalu dia menelpon yuna untuk memberitahu tentang itu


" jadi bapak dan ibuk sudah mengijinkan yu?"


" sudah yun , barusan aku ngomong ke mereka " jawab ayu


"bagus ,ya sudah lusa kita ke asrama untuk daftar ya ,o iya jangan lupa siapkan dokumen seperti ijazah ,ktp ,kk yang akan kita perlukan nanti " ucap yuna


setelah menutup telepon ayu lalu menyiapkan apa yang di ucapkan oleh yuna tadi


setelah beres lalu dia berbaring niat mau tidur

__ADS_1


dia tidak bisa tidur malah menangis membayangkan bagaimana nanti apakah dia bisa berpisah lama dengan naya jantung hati nya...


tetapi ayu sudah bertekat untuk pergi merantau ,itu semua ayu lakukan demi masa depan naya


apalagi mengingat belakangan ini sari dan ilham terus terus an menghinanya , dengan ucapan pedas nya sukses membakar api semangat 45 ayu untuk bangkit merantau demi merubah keadaan


lagi lagi masalah ekonomi lah yang mampu membuat seseorang nekad mengambil keputusan tersulit dalam hidup ,termasuk ayu yang harus rela berpisah sementara dengan keluarganya terutama naya yang masih balita


hingga pagi pun tiba


"nduk , kamu hari ini jadi ke toko untuk pamitan to ?" tanya ibuk


" jadi buk " jawab ayu


" ya sudah hati hati ya yu" ucap ibuk


" nggih ayu pamit dulu buk assallamuallaikum


" waallaikumsallam "


sesampainya di toko ayu langsing menemui nyonya lim pemilik toko untuk pamitan berhenti kerja dan pamitan mau merantau


setelah pamitan ayu dan yuna pergi ke kantor desa untuk mengurus surat ijin merantau sebagai salah satu sarat wajib daftar menjadi tki


semua urusan sudah beres ,persyaratan sudah komplit , mereka lalu pergi makan bakso


kali ini ayu memaksa untuk membayar makanan mereka ,kalau biasanya yuna lah yang selalu membayarnya ...


setelah selesai makan ,yunw lalu mengajak ayu ke toko baju dia berminat membelikan beberapa stel baju untuk ayu dan naya


semua sudah beres dan waktunya pulang....


malam setelah selesai makan malam dan mebereskan peralatan makan ,ayu masuk kamar untuk menyiapkan baju ,alat sholat dan perlengkapan pribadinya sendiri yang nantinya akan dipakai di asrama


"hem akhirnya beres juga " guman ayu


dari arah belakang muncul ibu dengan menggendong naya " sufah beres nduk , jangan ada yang ketinggalan semua persyaratan nya dan selalu ingat nasehat bapak ibu ya nduk" kata ibuk

__ADS_1


"sudah buk ,maaf kan ayu ya buk sudah banyak merepotkan bapak dan ibuk terutama ibuk karena ibuk harus susah payah merawat naya " balas ayu , ayu nitip naya ya buk dan jangan pernah bosan bosan mendoakan ayu " lanjutnya


" iyya nduk ibuk tidak merasa repot kog malah ibu sangat senang ada naya di sini, iya kan nduk naya ?" tanya ibuk dan diangguki oleh bocah kecilku itu


" naya nanti ngga boleh nakal ya , harus nurut sama mbah putri dan kakung " ucap ayu sambil memeluk mencium putri kecilnya itu


" nda mau kemana ?" tanya naya


" nda mau kerja cari uang untuk naya , mbah putri dan mbah kakung " jawab ayu , dia tak kuasa menahan air mata nya menjawab pertanyaan dan juga tatapan memelas putri kecilnya itu , ya di saat anak seusia naya lainnya masih terpenuhi kasih sayang kedua orang tua nya berbeda dengan naya dia harus berpisah dengan ayahnya diusia bayi sedangkan kini diusia dua tahun dia harus berpisah dengan bundanya karena sang bunda harus pergi merantau


" sudah sudah jangan nangis ,ada ibuk dan bapak yang akan merawat naya nduk " ucap ibuk


" nggih buk " jawab ayu sembari tetap mengelus kepala naya


pagi pun datang dan waktu keberangkatan pun tiba yuna sudah datang mengendarai mobilnya ya dia memang sudah sukses menjadi tki dan salah satu hasilnya dia sudah bisa membeli mobil


" kamu sudah siap yuk, kalau sudah siap ayo pamitan sama bapak dan ibuk lalu kita berangkat ke kantor pjtki ( penyalur jasa tenaga kerja indonesia) daftar takut keburu siang dan terlambat ikut tes kesehatan " ucap yuna


" sudah yun " ucap ayu


lalu ayu pun pamitan ke bapak ibuk nya


dengan berderai air mata ayu pamitan


" pak buk mohon maaf ,ayu nitip naya nggih dan tolong jangan pernah putus putus untuk memdoakan ayu supaya semua proses bisa ayu lalui dengan lancar hingga dapat sukses nanti " pamit ayu


" iyyanduk kamu ngga usah kawatir ,kamu harus tenang ini adalah perjuangan mu untuk masadepan naya maka lakukan lah dengan segenap hati ,kami pun akan tetap mendoakan mu dan juga akan selalu menjaga naya " jawab bapak sembari memeluk ayu


setelah saliman dengan bapak ibuk lalu ayu memeluk putri kecilnya sambil berucap " naya sayang doakan nda ya nak semua ini nda lakukan demi masadepan mu nanti "


" iya nda " jawab naya


naya ini tergolong balita yang pintar diusia nya yang baru dua tahun dia sudah lancar berbicara ,berjalan dan berlari dia juga seorang balita yang cantik kulitnya kuning bersih dengan rambut ikal ,pipi cabby dan senyuman yang merekah indah dia juga seorang balita yang ceria dan tidak rewelan


" jangan lupa nanti belikan naya boneka yang besar ya nda " ucap naya saat ayu berjalan melangkah menuju mobil yuna untuk berangkat ke kantor pjtki mendaftarkan diri


" bissmillah semoga semua berjalan lancar ya allah ,ya tuhan segala makluk semesta " doa ayu dalam hati lalu mereka pun berangkat

__ADS_1


( bersambung )


__ADS_2