Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
harapan


__ADS_3

Lili " aduhh , apa yang terjadi "


Lili pun tersadar bahwa ia terjatuh dari atas pohon , ia melihat semua orang sedang memandanginya .


Lili " hey kenapa kalian melihatku seperti itu??" ucapnya sedikit kesal


" hey gadis manis , kenapa kau berada di hutan ?? bagaimana kalau ikut kami ??" ucap salah seorang berbaju merah .


kaisar Meng " Jia Li , apa yang kau lakukan di sini ??" teriaknya


"huh kaisar sialan sok peduli , aku tidak butuh kepedulianmu , bleee " batinnya


Lili " kaka , aku tersesat , tolong bawa aku " ucap Lili kepada orang orang berbaju merah tersebut .


mereka saling bertukar pandang dan tersenyum .


" tentu saja adik kecil " ucap salah satu dari mereka .


kaisar Meng " Jia Li !! apa apaan kau ini ??"teriaknya .


Lili " huh , apa peduli mu ??" ucap Lili sambil membuang muka .


pangeran An yang masih berada di atas pohon tersenyum melihat apa yang dilakukan Lili .


An " dasar gadis itu , pintar sekali dia mempermainkan orang , sepertinya aku harus lebih berhati hati " batinnya


Lili pun berdiri dan segera 2 orang berbaju merah memegang tangannya .

__ADS_1


Lili " pria sialan , lihat saja apa yang akan terjadi kepada kalian nanti " batinnya


setelah tidak lama berjalan , Lili segera menendang perut 2 orang yang sedang memeganginya tersebut .


yang lain terkejut dan segera mengeluarkan pedang mereka , Lili hanya tersenyum mengeluarkan pedang iblisnya dan menebas mereka satu persatu secepat cahaya .


kaisar Meng pun terkejut , melihat Lili membunuh semua orang yang mengepungnya tadi dan merasa bahagia .


kaisar Meng " hehe , aku tahu kau tidak bisa melupakan ku Jia Li " ucapnya dengan bangga .


Lili " huh naif sekali kau , aku membunuh mereka hanya karena mereka memegangku , tidak ada hubungannya dengan kaisar sialan sepertimu "


Lili segera berbalik dan berjalan menuju pasar .


kaisar Meng " aku tahu kau hanya tidak ingin mengungkapkannya " batinnya


sementara itu pangeran An segera menyusul Lili dengan kecepatan cahaya , akhirnya ia dapat menyusulnya .


An " kau sungguh kejam "


Lili " seseorang tidak akan bisa balas dendam jika dia tidak kejam " ucapnya .


An " tapi bagaimanapun juga dia adalah suamimu "


Lili " aku sudah tidak bersuami , semua itu hanya perintah ibu suri saja , dan semenjak dia mengumumkan kematianku , bukankah itu artinya dia sudah memutuskan hubungan denganku ??"


An " hem , benar juga , itu artinya sekarang aku bisa mengejarmu kan ??" ucapnya sambil tersenyum .

__ADS_1


Lili tiba tiba mengepalkan tangannya dan memukul pangeran An .


An " aduhh kenapa kau memukulku ?? "


Lili " jangan harap bisa menaklukkanku dengan mudah " ucapnya


An " aku akan berusaha , bagaimanapun caranya "


Lili " huh terserah kau saja "


An " aku pasti akan menaklukkanmu Jia Li , apapun rintangannya pasti akan ku lalui dengan senang hati " batinnya .


Lili " hey , apa kau berencana mengikutiku sampai rumah ??"


An " jika itu maumu ??" ucapnya sambil tersenyum .


Lili sangat kesal dengan perilakunya , ia mulai membuat pisau kecil dari angin dan menyerangnya .


Lili " kauu....pergilah" teriaknya


akhirnya pangeran An pun pergi karena pisau pisau angin itu mulai mengejarnya setelah Lili berteriak .


An " kita akan bertemu lagi , pasti , jadi tunggulah aku " teriaknya sambil berlari


Lili " huh , kuharap kita tidak akan bertemu lagi " ucapnya sambil memegangi kepalanya Yang tiba tiba sakit .


JANGAN LUPA LIKE , KOMEN , SAMA FAVORITNYA YA .

__ADS_1


__ADS_2