Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
kakak cantik


__ADS_3

Beberapa ratus tahun yang lalu ....


Zhao " Lili , ayo kita pergi ke sungai "


Lili " tunggu aku kakak Zhao "


mereka berlarian menuju sungai , hingga sesuatu terjadi .


sebuah panah meleset dan yang diincarnya adalah pangeran langit Zhao . namun Lili , dengan cepat menghalanginya dan panah tersebut mengenai jantungnya .


Lili terjatuh dan terbaring di pangkuan sang pangeran .


Zhao " Lili , jangan tinggalkan aku "


Lili " ka..kak Zhao Li..li baik baik saja , jika ada kehidupan selan...jutnya , kita pas...ti akan berte..mu lagi." ucapnya sambil tersenyum dan terbata bata .


dan tidak lama setelah itu , Lili pun mati karena melindungi sang pangeran . para prajurit datang terlambat karena sebuah gangguan di istana .


mereka kembali ke istana langit dan memakamkan Lili.


Zhao " Lili , aku pasti akan membalas kan dendam mu , kita pasti akan bertemu lagi di kehidupan selanjutnya " batinnya .


kembali ke waktu sekarang ....


Lili belajar dengan fokus di kelasnya hingga sore , akhirnya kelas berakhir dan ia segera pulang .

__ADS_1


tiba tiba seseorang menepuk bahunya .


huanran " hai adik kecil "


Lili " kakak cantik ?? "


Huanran tertawa mendengar Lili memanggilnya kakak cantik .


huanran " hehe adik kecil , kamu panggil saja aku kaka Ranran " ucapnya sambil tersenyum .


Lili " baiklah , kakak Ranran " ucapnya sambil membalas senyuman .


Ranran " oh ya , aku belum tau siapa namamu ??"


Lili " oh iya , namaku Jia Li , panggil saja Lili "


Lili " tentu saja , aku pasti akan datang "


Ranran " baiklah , kalau begitu aku pergi dulu , jangan lupa ya "


Lili " tentu "


Ranran pun pergi dengan berlarian kecil . tiba tiba terdengar suara dari dalam cincin dimensinya .


Jingmi " sungguh wanita yang cantik dan lembut "

__ADS_1


Merah " benar "


Jingmi " hei ,aku yang pertama menyukainya , kau tidak boleh mengambilnya " teriaknya


Merah " apa apaan ?? aku juga menyukainya bahkan sejak dulu "


mereka terus menerus bertengkar hingga Lili berteriak .


Lili " Jingmii...Merah...., berhentilah berdebat hanya karena seorang wanita , lagipula kakak cantik adalah milikku , kalian tidak akan bisa merebutnya dariku " teriaknya


setelah mendengar teriakan Lili , mereka pun akhirnya terdiam . Lili segera melanjutkan perjalanan pulangnya .


sesampainya di rumah , Lili segera membersihkan dirinya dan mulai bersiap siap . ia memakai hanfu berwanra merah muda dan bercampur putih , menggulung sedikit rambutnya ke atas dan membiarkan yang lainnya terurai .


setelah itu ia memakai 1 buah tusuk rambut dengan ukiran bunga mawar hitam , tusuk itu adalah pemberian sang ibunda saat dia akan pergi beberapa hari yang lalu .


yah itu adalah ukiran yang sama dengan pedang iblisnya dan yang ada di antara keningnya .


setelah ia memakai tusuk rambut itu , ukiran yang ada di keningnya pun ikut muncul dan sedikit bersinar .


saat malam tiba , ia makan sedikit kue lalu segera berangkat dengan menaiki Jingmi karena itu akan lebih menghemat energinya .


namun ia berhenti di hutan agar tidak ada orang yang curiga dengan dirinya . kemudian ia pun berjalan menuju istana.


kebetulan istana teratai biru tidak jauh dari hutan tempat Lili berhenti tadi , jadi dia tidak akan terlambat dengan berjalan kaki .malam itu ia merasa sangat bahagia .

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE , KOMEN , SAMA FAVORIT NYA YA .


__ADS_2