Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
orang baru


__ADS_3

Feifei " macan putih , serang !!" teriaknya .


semua orang mulai takut kalau kalau Lili segera mati karena serangan macan itu , namun yah , ekspektasi berbanding terbalik dengan realiti .


macan itu terus menyerang Lili , sedangkan Lili hanya menghindarinya dengan lincah.


hingga tiba tiba , sebuah pisau kecil terbang ke arahnya dan menggores wajahnya .


semua orang terkejut termasuk Feifei .


Lili " hei jangan ikut campur " teriaknya


tiba tiba , seorang pria keluar dari kerumunan , ia memiliki rambut perak panjang yang terurai dan memakai hanfu berwarna putih polos .


" maafkan aku nona , apa kau terluka ??" ucapnya


Lili " huh , sudahlah hanya luka kecil " ucapnya


Feifei " hei kau !! jangan mengganggu kami , apa kau tidak lihat kami sedang bertarung ??"


" maafkan aku nona , aku akan diam kalian lanjutkan saja " ucapnya dengan tersenyum .


semua wanita di sana terpesona dengan ketampanan nya kecuali Lili dan Feifei .


mereka melanjutkan pertarungan mereka , namun kali ini berbeda , sekarang Lili yang menyerang Feifei .


ia tidak mengeluarkan pedang iblis nya karena takut membahayakan yang lain . jadi , ia hanya membuat pedang dari angin dan mulai menyerang Feifei dan hewan nya itu.


Lili mendorong Feifei hingga ia terjatuh dari macan putih itu cukup jauh . lalu , dengan kecepatan cahaya Lili menebas macan itu dengan pedang anginnya .


macan itu sekarat namun masih punya sedikit kekuatan untuk berbicara .

__ADS_1


macan putih " maafkan aku , yang mulia , ini semua pantas untukku . kalian semua , jangan pernah menyinggungnya " ucapnya lalu sang macan pun mati .


semua orang terkejut kecuali pria berambut perak itu , terlihat sedikit senyum di ujung bibirnya .


" ternyata itu benar kau , malaikat ku " ucapnya


Lili segera mengubah kembali pedang nya itu menjadi angin lalu pergi dari arena bela diri .


ia pergi ke taman sekolah , di sana ada banyak tanaman obat , bunga , dan pohon pohon rindang .


ia duduk di salah satu kursi yang tersembunyi di belakang sebuah pohon besar. ia memejamkan matanya dan hampir tertidur , namun seseorang mengagetkannya .


An " hey !!" ucapnya sambil menepuk bahu Lili.


Lili terkejut dan hampir terjatuh , ia berbalik dan melihat siapa yang telah mengagetkannya itu.


Lili " kau lagi !! apa yang kau lakukan disini ??"


An " hei , bisakah kau memanggil namaku , kurasa kau belum pernah memanggil namaku semenjak pertama kali kita bertemu "


An " oh kalau begitu aku akan menjadi dengak denganmu sekarang "


Lili " kau .... bisakah kau berhenti bersikap kekanak kanakan seperti itu ??"


An " memangnya kenapa ??"


Lili " karena itu membuatku kesal !!"


An " hehe baiklah aku masih ada kelas , aku pergi dulu , sampai jumpa "


Lili " huh dasar " batinnya .

__ADS_1


Lili " hei rambut perak , sampai kapan kau akan bersembunyi ??" ucapnya sambil membuka sebuah buku .


" wah ternyata sudah ketahuan ya " ucapnya sambil turun dari atas pohon di belakang Lili .


" hai , namaku Zhaoyang , kau bisa memanggilku Zhao "


Lili " aku tidak bertanya "


Zhao " ehh , hehe soal pisau tadi aku minta maaf "


Lili "tidak apa "


Zhao yang melihat luka Lili belum di obati segera menariknya . mendorongnya ke pohon dan menahannya


Lili " hei , apa yang kau lakukan ?? "


Zhao " tunggu sebentar , aku sedang mengobati lukamu "


Lili hanya terdiam dan memilih untuk menurutinya .


Lili " apakah kau sudah selesai ?? kau terlalu dekat denganku "


Zhao pun sadar dan segera mundur .


Zhao " maafkan aku , aku tidak bermaksud "


Lili " sudahlah , terima kasih sudah mengobati lukaku " ucapnya sambil sedikit tersenyum


Lili " aku masih ada kelas , aku pergi dulu "


Lili segera pergi dengan berlarian kecil .

__ADS_1


Zhao " malaikat ku , apa kau sudah melupakan ku ??" batinnya


JANGAN LUPA LIKE , KOMEN , DAN FAVORIT YA .


__ADS_2