PERMEN NANO

PERMEN NANO
sang jendral


__ADS_3

Pertama kali aku d bawa k keluarga suamiku


Saat itu aku dan suami bisa dibilang punya uang bnyak ( buat aku dan suami ku uang yg kita punya sangat banyak)


Mertua dan adik2 ku menyambut kita dng ramah


Setyp datang mertua ku memeluku dan mencium ku


Aku pun tentu sj sangat senang dan tidak punya fikiran yg negatif


Karena mereka menerima ku dng baik


Aku pun tak sungkan2 klo ingin ngasi sesuatu pd mereka.


Saat itu ( aku dan suami ku punya uang ) setiap hari mertua ku menelpon.ada yg aku rasa aneh / janggal


Setiap menwlpon


Bukan kata tanya


Apa kabar


Atw tanya sehat atw apa


Tp to the poin


Dari halo


Langsung tlp diangkat suami ku


Langsung adavteriakan mertuaku


Yg minta duit pd suamiku


Aku bisa mendengarnya karena setiap ada tlp dari mamak nya


Suami ku slalu loudspeaker


Saat itu tidak ada rasa marah atw apa dihatiku


Aku bahkan ketawa2 pd suami ku


Dan aku candain suami ku


Yank... kamu kan punya bnyak duit


Kasih lah mamaknya.gak perlu mama minta dulu baru dikasi kata ku sambil ketawa


Dan terdengar suara ketawa riang dari sebrang tlp.

__ADS_1


Suami ku jg dng riang nya


Menjawab tlp mamaknya


Dan mereka bersenda gurau


Aku ikut senang melihat nya


Dan aku pikir beruntung sekali aku punya mertua seperti dia yg mau menerima ku sbgai mantunya dng apa adanya itu yg ada di benak ku.


Terkadang tanpa sepengetahuan suami ku


Aku kirim uang buat màmak mertua


Aku berfikir suami ku kasi uang bnyak pd ku


Dan itu hasil kerjanya


Suami ku tidak pernah pelit pdaku brapapun uang didapat semua di kasi ke aku


Karena nya aku merasa


Wajar klo aku pun harus memperhatikan orang2 yg disayang sm suami ku.


Dan bwgitulah hari2 ku saat kita punya uang


Tp semakin aku mwngenal mereka


Semakin aku merasakan bnyak kejanggalan


Setiap aku berkunjung


Aku selalu disuguhi


Ghibahan2 tentang kakak ipar ku ( menantu pertama merwka )


Aku bingung karena saat itu aku blm pernah berjumpa dng kakak ipar ku itu .


Aku hanya mendengar cerita dari suamiku saja


Dan ceritanya pun semua baik2 saja


Tp ....dari ibu mertua dan adik2 ipar ku


Aku selalu mendengar tentang hal2 buruk saja


Tak ada cerita baik2 nya


Aku ...yg bingung tak banyak bicara

__ADS_1


Pd dasarnya aku memang tidak suka ikut campur urusan orang lain apa lagi urusan orang yg melihat / bertemu pun blm perñah


Saat itu


Aku hanya jd pendengar setia sj tanpa mau kasi komentar apa2


Dan aku hanya tersenyum sj mwnanggapinya.


Aku bahkan di ultimatum sm mertua ku untuk tidak perlu dekat2 sama kakak ipar ku itu


( duhhh..mulai serem ) yg aku fikirkan


Bukan nya aku senang di sayang mertua tp aku berfikir


Aku malah takut


Ada rasa takut yg entah takut apa.


Dan setiap sudah berkunjung pd mertua


Aku selalu bicara


Pd suamiku


Dan aku juga mwngeluhķan


Keanehan keanehan ku


Tentang sikap mamanya pd aku dan kk ipar nya.


Keanehan menurut ku ya itu


Yg suka sekali menjelek jelwkkan menantu pertamanya


Semwntara yg aku dngar dari suami ku


Justru kebalikannya


Suami ku bilang


Kamu tidak perlu mendengar apa kata ibu dan saudari2 nya


Nanti kamu bisa menilai sendiri saat kita berjumpa langsung dng kk ipar


Begitu suamiku selalu memberiku arahan.


Dari situ aku jd ada penasaran ingin jumpa dng kk ipar ku itu.


..........

__ADS_1


__ADS_2