PERMEN NANO

PERMEN NANO
Penghianatan


__ADS_3

Singkat cerita aku dan ferdy menikah,hubungan kami tidak ada hambatan dari kedua belah pihak.


Dengan sikapnya yg mudah bergaul dia bisa mengambil hati keluarga ku.


Hari hari kami sngat damai dan bahagia.ferdy yang kerja sebagai penjaga toko milik seorang orang tionghoa...dan aku kerja disebuah pabrik.


2 tahun setelah menikah akhirnya aku mengandung toni...saat usia kandungan 8 bulan disitulah ujian datang.


Saat itu tak sengaja hp suami ku ketinggalan ..dan masuklah sebuah Sms


Yang biasanya tak pernah mau buka buka hp suami entah kenapa hari itu ingin sekali aku membuka nya.


Dan terlihat lah satu pesan


Dari nomor yang tidak ada namanya.


Mas dimana katanya


Aku terdiam sesaat melihat pesan itu.tapi aku masih dalam mode tenang


Aku balas ditempat biasa


Jawab ku singkat.


Datang lagi balasan


Mas jam berapa kesini katanya.


Mulai dah andrenalinku terpicu.


Sekarang mas kesana siap siap saja jawabku


❤❤❤


Balasannya tanda hati 3 buah.


Kutarik nafas ku dalam dalam.


Sengaja aku tak hapus isi chat yang aku buat


Aku biarkan saja utuh di hp suamiku.


Lalu kusimpan balik hp nya dan aku kembali k aktivitas ku.


Walau sudah kucoba cari kesibukan tp aku belum bisa menenangkan fikiran ku.


Aku memikirkan perempuan mana yang sedang berhubungan dengan suami ku.


1 jam berlalu tiba tiba suami ku datang...seperti terburu buru.


Aku bersikap biasa biasa saja seolah olah tidak ada yg terjadi.


Suami ku langsung mengambil hp


Sesaat belum ada reaksi.


Selanjutnya tiba tiba dia menghampiriku.


Neng tadi ada yang sms ya tanya nya.


Iya jawab ku singkat tak ada kutunjukan kemarahan.


Itu kawan aa neng ngerjain aa katanya. Bukan cewek itu


Aa mah gak punya cewek selain neng katanya.


Aku hanya terdiam


Lalu aku berkata.


Mau cewek aa pun gak masalah a jawabku.aku tak akan melarang aa untuk menyukai cewek dibelakang ku...hanya satu pintaku...halalkan cewek itu jika memang kalian saling menyukai jawabku.


Apa in si neng Sumpah beneran aa mah gak punya cewek...jawabnya sambil duduk dihadapanku.

__ADS_1


Dia mengelus perut ku


Apa lagi sekarang Aa akan jadi ayah gak mungkin aa main main sama perempuan jawabnya sambil ngelus ngelus perut ku.


Nak...sebentar lagi kamu lahir..kalau kamu laki laki kamu pasti ganteng seperti ayah...sehat sehat ya nak jangan nakal katanya...


Aku hanya diam saja tak kasi reaksi.


Neng aa balik kerja lagi ya


Neng jangan bnyak pikiran ya katanya.


Iya a jawab ku singkat


Sepeninggal suami ku aku masih terdiam seperti tak ada semangat mau melakukan sesuatu.kubaringkan badanku....


Kuusap perutku


Nak....kamu yang sehat ya...biar nanti kamu bisa nemenin ibu dan jagain ibu.


Ibu tidak tahu ibu harus percaya atau tidak sama ayah mu. Bisikku berkata seorang diri.


Sejak kejadian itu suami ku semakin perhatian pada ku


Aku pun tidak pernah membahas nya lagi.


Aku mencoba untuk tidak memperpanjang masalah yang memang belum jelas kebenarannya.


3 minggu setelah kejadian


Aku merasakan kalau saat melahirkan sudah tiba.


Ku telpon suamiku dan kusuruh pulang.


Tak selang berapa lama suamiku datang dengan terburu buru.


Neng..neng sudah mau melahir kan?


Ayu kita k bu bidan katanya.


Disana aku diperiksa..sayangnya bidan bilang aku harus dirujuk kerumah sakit katanya air ketubannya sudah hampir kering.


Aku jadi panik ...mendengarnya...


Ditambah lagi perut ku jadi bertambah mules.


Singkat cerita aku dan suamiku jg ibu bidan segera membawa ku kerumah sakit


Menggunakan mobil ibu bidan.


Baru sampai dirumah sakit aku sudah tidak bisa melangkah kan kaki ku


Air kwtuban sudah tumpah dan mules ku sudah tidak bisa aku tahan


Kwpanikan pun terjadi sesaat untung lah ada ibu bidan yang tanggap menangani.


Segera aku dibawa keruang persalinan


2 jam kemudian aku pun melahirkan dengan normal


alhamdulillaah persalinannya benar benar lancar tidak seperti yang aku takutkan.


Aku sudah bayanfkan hal hal buruk ...kalau nanti aku melahirkan sesar alhamdulillaah ternyata masih bisa normal


Dan Toni pun lahir dengan selamat dan lancar..


Alhamdulillaah.


3 hari dirumah sakit aku segera minta pulang ....karena aku takut biaya RS yang besar.


Itu pun biaya lahiran dapat patungan dari uang suami dan adik ipar ku...alhamdulillaah rezeki nya sangat gampang.


Hari hari aku semakin bahagia...lahirnya malaikat kecilku membuat ku semangat.

__ADS_1


2 bulan setelah melahirkan aku kedatangan tamu tak diundang.


Aku pikir kawan suamiku yang mau nengok bayiku.


Ternyata...dia datang untuk memberitahuku kalau dia sedang hamil anak suamiku.


Tak terbayang bagaimana marah benci dan kecewanya aku saat itu...ku tatap wanita yg ada didepanku ....


Kalau kuturutkan hati ...ingin aku menjambak rambutnya menampar pipinya dan menendang nya sampai puas.


Tapi itu tidak aku lakukan sekuat tenaga aku tahan emosiku.


Aku suruh perempuan itu menghubungi suami ku dan suruh pulang .


Tak lama suami ku datang


Dengan wajah muram dia langsung duduk di depan kami.


Tak ada percakapan diantara kami...aku pun sibuk dengan malaikat kecilku


Akhirnya karena tidak ada yang memulai...aku terpaksa yang menghakimi mereka.


Mbak ...nama nya siapa jawabku tanpa ada emosi.


Tini mbak jawab nya sambil menunduk.


Sudah berapa lama mbak menjalani hubungan dengan mas ferdy tanya ku lagi.


Sebenarnya saya pacar mas ferdy sebelum mas ferdi mengenal mbak jawab nya.


Ohhh begitukah? Tanya ku terkejut...jadi saat mas ferdy berhubungan dengan saya mbak masih kekasih nya mas ferdy? Tanyaku penuh selidik.


Tidak mbak saat itu kita sudah putus....saat saya mendengar mas ferdy menikah pun itu kita sudah putus jawabnya.


Jadi setelah mas perdy menikah kalian menjalin hububgan lagi begitukah ?


Tanya ku...sambil menatap tajam perempuan itu.


Iya mbak maafkan saya mbak jawab nya.


Mbak...saya mau tanya ...kalau saat ini mbak diposisi saya , dan saya diposisi mbak apa yang akan mbak laku kan terhadap saya tanyaku? Sambil mengepalkan tangan menahan emosi yang hampir tidak terkendali.


Maafkan saya mbak saya ngaku salah saya minta maaf...katanya sambil nangis.....kutarik nafas dalam dalam kutengok mas ferdy yang seperti orang linglung.


A...kenapa diam saja?


Bicara lah bentak ku.!!!


Maaf kan aa neng ...katanya sambil meraih tanganku...


Kutepiskan tangan suami ku.


Pergilah ...selesaikan urusan kalian berdua ...aku memaafkan kalian.jawab ku tegas.


Silahkan putuskan sendiri sama kalian berdua...kapan kalian mau menikah.


lebih cepat lebih bagus...


Kataku sambil beranjak pergi meninggalkan mereka berdua.


Sekilas aku melihat keduanya seperti linglung mendengar keputusanku.


Tapi aku tidak peduli..aku anggap tugas ku sudah selesai dan aku sudah tidak punya urusan lagi dengan mereka.


1 jam berlalu tidak ada yang pergi.


Kedua nya seperti patung diam membisu.


Aku jadi bingung sendiri bagai mana cara ngusir nya...jujur aku tidak mau melihat mereka lagi.


Ini penghianatan yang kesekian kalinya yang aku dapat kan dari seorang suami.


Entah apa dosa ku sehingga aku harus mengalami kegagalan yang bertubi tubi.

__ADS_1


Aku pun belum tahu apa yang akan aku lakukan setelah ini.


__ADS_2