Pertemuan Di Bulan Juni

Pertemuan Di Bulan Juni
7.pamit pulang


__ADS_3

pagi hari Adara melihat ayah dan ibunya yg berada di ruang tamu yg menarik perhatian Adara adalah mereka sedang mengobrol dengan Vian.


ngomongin ap ya tuh ank gua takut tuh ank ngomong macem macem_batin Adara


Adara menghampiri mereka dan duduk di sebelah ibunya."Dateng jam berapa Bu?"tanya Adara kepada ibunya sambil memeluk ibunya dari samping


"jam 3 pagi ,kamu tumben baru bangun?"tanya mirna sembari mengelus rambut panjang dan sedikit bergelombang milik Adara


Vian yg menyaksikan Adara yg begitu manja kepada ibu diam diam tersenyum kecil.


imut juga Adara kalo lagi manja_pikirnya.


*****


"kapan Lo pulang?"tanya Adara yg ingin sekali Vian ini pergi dari rumahnya dan tidak ingin bertemu lagi dengannya


"nanti siang"jawab Vian lalu memakan Salat buah buatan ibunya Adara


"emm...Tante salat buahnya enak banget nanti aku bawa pulang ya..."ucap Vian sedikit berteriak karena Tante Mirna sedang berada di dapur dan dirinya sedang berada di ruang keluarga


"iya nanti Tante bawain ya buat kamu sekalian bawain buat orang tua kamu"ucap Mirna seperti sangat akrab dengan Vian padahal baru saja bertemu


"ga usah Tante sy di Jakarta tinggal sendiri orang tua saya tinggal di Amerika jadi jauh Tante klo sy harus anterin salat nya"ucap Vian sedikit tertawa


"kamu ini..."ucap Mirna tersenyum sembari menggelengkan kepala."ywdh Tante bawain buat kamu aj"lanjutnya


"makasih loh Tante"ucap Vian

__ADS_1


Adara hanya menyimak percakapan ibunya dan Vian, ia hanya menggelengkan kepala saat ia tau ternyata Vian adalah orang yg humoris padahal dari pertama ketemu vian berbicara padanya jika penting saja.mungkin memang seperti itu Sifat Vian *tidak mudah di tebak*


11:00 AM


Vian berpamitan hanya kepada Tante Mirna dan Adara karena ayah adara sudah berangkat kerja sedangkan Cia sedang main di rmh temannya


"Tante saya pulang ya"ucap Vian lalu mencium tangan Mirna


"kamu pulang sama siapa?"tanya Tante Mirna karena ia tahu Vian tidak membawa kendaraan


"sama teman sy Tante"Jawab Vian lalu melirik Adara."Gua pulang ya Dar jangan kangen"ucap Vian dan mendapat pelototan dari Adara


"siapa jg yg kangen"ucap Adara membuang muka sembari melipat tangannya di dada


Vian terkekeh dengan jawaban Adara ."ywdah Tante sy pulang dulu ya temen sy udh nunggu di depan"ucap Vian tersenyum


******


di dalam mobil "apa mau langsung ke rumah tuan?"tanya sang supir dan hanya di jawab anggukan kecil


"maaf tuan kemaren tuan di cariin sama nona bela"ucap sang sopir dan sekali LG hanya di jawab dengan anggukan


Vian membuka ponselnya dan menghubungi asisten pribadi sekaligus sahabatnya itu


Rai cariin gua apartemen baru* ucap Vian


bukannya Minggu lalu Lo baru beli apartemen* tanya Rai

__ADS_1


bela Udh tau apartemen gua yg itu"jawabnya


lah emang knp klo bela tau, dia kan adik Lo sendiri*ucap Rai


dia itu minta tinggal bareng gua, males aj gitu nanti klo temennya pada Dateng main di apartemen, ganggu ketenangan tau ga. jadi nanti apartemen gua yg satunya buat dia gua beli apartemen baru*ucap Vian


serah lo*ucap Rai lalu mematikan telepon


Vian memang orang yg tidak suka ke bisingan maka dari itu ia tidak ingin adiknya tinggal di apartemennya karena adiknya itu suka mengajak teman perempuannya nginap di apartemen dan temannya itu suka mengganggu Vian dengan meminta foto ke vian,juga suka teriak teriak jadi Vian memutuskan untuk pisah apartemen sma adiknya. Vian berfikir kenapa adiknya itu ga tinggal bareng orang tuanya aj di Amerika malah lebih milih tinggal bareng dirinya.


setelah sampai di apartemen Vian yg sekarang ia menuju kamar apartemennya saat sampai di depan kamar ia melihat bela


"ka.."panggil bela lalu berlari dan saat sudah di depan kakanya ia memeluknya


"ngapain kamu?"tanya Vian jutek."ish.. Kaka sama adiknya ko gitu amat"ucap bela tanpa menjawab Vian lalu melepaskan pelukannya


"ka bela besok mau pulang ke Amerika jdi Kaka ga ush pindah apartemen"ucap bela sangat tepat pada sasaran


"siapa jg yg mau pindah apartemen"ucap Vian mengelak


"aku tau ko Kaka itu mau pindah karena Kaka ga suka aku bawa temen aku ke apartemen"ucap bela


"tuh tau tapi masih aj tetep bawa temen kamu"ucap vino lalu membuka pintu apartemen dan duduk di sofa ruang tamu


"sengaja"ucap bela."maksud kamu?"tanya Vian menaikkan satu alisnya


end

__ADS_1


__ADS_2