
dari episode tadi kalian pasti tau keadaan Annata dan Annawa kan.
"Annata belum ada kabar"kata papa, saat papa memeluk mama "Jan khawatir Annawa sedang diperiksa sayang". kata yang menenangkan hati seorang istri yang hampir kehilangan semua anaknya itu.
sebelum di operasi dokter pernah bertanya :
..."apakah kalian pernah membahas pendonoran organ pada Anataa pak buk saat ini?aku tahu ini pertanyaan yang menghancurkan hati kalian akan tetapi dalam kasus Annata badannya oh tidak bukan badan tapi organnya masih sangat sehat.apa kau berminat mendonorkan kepada anak yang sakit?"...
...seolah jadi pecutan bagi mama yang dengar,terdengar seperti dokter itu gila karna bahkan Annata masih bernafas...
... *saat ini terjadi dan tanpa perasaan menanyakan itu....
...apakah kesempatan hidup anakku begitu kecil?...
...mama bahkan tak mampu menahan dirinya bahwa organ anaknya akan di bedah dan dibagikan secara sukarela*....
...dengan tenang papa menjawab : "tidak kami tidak pernah membahas ingin mendonorkan organ,tapi akan aku pikirkan kalau Annata tidak bisa di selamatkan"...
...dan ingat dokter saya seorang ayah dna kamu tentu seorang ayah.kamu pasti tau perasaan saya ketika kamu membawakan kabar buruknya kepadaku!...
__ADS_1
melihat keadaan mama yang berantakan papa menenangkan mama.
sudah sudah, lihat kamu melukai tanganmu sendiri sayang,ujar papa.
papa menggotong mama ke ruang istirahat pribadi kami.
membuatkan teh,menyuruh mama mandi,dan solat berjamaah.
"sayang mari lupakan sejenak soal anak kita,sejak awak kita tahu mereka itu cuma titipan mari kita bernegosiasi sama pemiliknya"
mereka solat begitu khusyuk nya.mungkin solat Ter khusyuk yang pernah mereka lakukan. mulai dari takbir air mata keduanya sudah tak terbendung lagi.
dalam solat mereka inilah sang umat dan pencipta saling berhubungan dalam bentangan sejadah menyatu langsung dengan bumi dan dari kiblat menembus 7 tingkatan langit dengan air mata mereka.
disini mama dan papa sudah bisa pasrah pada Tuhannya dan mulai ikhlas apabila Annata dan Annawa semisalnya diambil oleh tuhan saat itu.
"*dengan tangan gemetaran hebatnya , mama
ia bersimpuh tak berdaya ......
__ADS_1
...menyadari bahwa ia juga sangat salah mengira anak anak nya adalah seutuhnya kepunyaannya. mama akhirnya sadar bahwa anak anak nya itu adalah punya sang pencipta*"...
dan setelah solat yang khusyuk itu mama dan papa menangis hebat dan berdoa semoga tuhan berbaik hati mengembalikan dan menitipkan lagi anaknya siapa mama papa bisa menyayangi nya lagi.
mama papa pun sampai ketiduran di ruangan itu karna kelelahan berdoa dan menangis bersamaan .
tiba saatnya pukul operasi Annata selsai,mereka hampir tidak terbangun karna lelah menangis. mama papa kembali menjenguk ke 2 anak nya itu.
-papa ke ruang operasi dan siap menerima kembali kalau operasinya gagal dan anak kesayangannya pergi.
-mama keruang Annawa dan siap menerima kenyataan bahwa anak nya berpotensi cacat bahkan meninggal.
baiklah mereka jadi lebih baikan dan lebih tenang.mereka sengaja tidak menunggu di depan ruangan lagi karna mereka butuh saling mengaitkan satu sama lain waktu itu.
di ruangan Annawa..
...mama punya kabar yang bagus karna aku berhasil tidak step dan pingsannya sudah sadar tapi masih pengaruh obat penenang karna aku berusaha memberontak keluar....
...*mama melihat aku dan menatap langit langit plafon ruangan ini seolah berkata...
__ADS_1
..."terimakasih amanahnya sekali lagi tuhan*"...