
di ruangan inap anak
pagi ini ada percakapan yang polos serta menyakitkan jika di dengar oleh telinga dan perasaan.
"kak,kakak,kakak!! kak Annawa ehehe"
,gadis kecil itu tersenyum sambil membawa bantal bebek dan buku sketsa book milik nya yang berwarna coklat tapi terlihat imut itu.
"kak, coba lihat ini. tadaaaa .. lihat kakak mirip bebek ini dan ini lihat Emma juga gambar biar adil,tapi bedanya Kaka Annawa tidak punya sayap bebek,soalnya Kaka tidak akan jadi malaikat"
seruan polos Emma,membuat Annawa bingung.
"malah lebih mirip jahe merah dari pada anak bebek,tapi kenapa aku tidak bisa jadi malaikat,aku tampan dan baik,aku masuk kriteria jadi malaikat juga emm"
yang mana anak anak termasuk Annawa itu berfikir bahwa menjadi malaikat itu syaratnya yah tampan dan baik hati seperti patung malaikat yang rupawan dan berkarakter baik seperti di buku dongeng atau di film kartun.
"HuH jahe merah lagi.tidak,Kaka tidak jadi malaikat karna Kaka tidak dapat stiker seperti ku ini,mama bilang setiap aku melewati operasi atau kemo dengan baik dan sehat aku dapat stiker yang nanti dapat di tukar dengan Tuhan dan menjadi malaikat pilihannya yang cantik "
Emma dengan bangga memamerkan koleksi stiker yang ia dapat dari dokter dan mamanya.
"kak,aku akan membagi 1 stiker yang kudapatkan untukmu" sambil tersenyum malu malu.
Annawa turun dari kasur pasyen itu ,mendorong infusnya dan naik ke kasur nya Emma dan mengulurkan tangan kanannya.
"lakukan dengan cepat,aku juga ingin jadi malaikat" ujar Annawa dengan malu malu.
Emma sangat tersenyum lebar diantara selang selang yang melilit tangan dan tubuhnya yang kecil itu.
"kak, ada rahasia satu lagi,
sebenernya aku ... aku akan mati"
kalimat itu membuat Annawa terkejut.
"heh,jangan berbicara seperti itu dari mana kamu tahu?"ujar Annawa yang berbaring di sebelah Emma
mama,aku pernah denger mama telpon papa aku sebenernya tidak sengaja bangun dan mendengarkan mama bilang "Emma putriku,aku tidak rela dia jadi malaikat yang di pilih tuhan,aku tidak mau dia mati Choi park Minho"
-bahasa Korea
yah Emma adalah blasteran Korea Selatan dan Indonesia,dia juga berdarah Jerman karna kakek nya orang Jerman.
Nama asli Emma adalah, Choi Emma Watson
Emma adalah anak dari pasangan yang telah usai karna ke egoisan pasangan yang ambisius untuk meniti karir nya.sebenarnya Emma hadir tanpa sengaja karna kecelakaan pemuda ambisius ini.mereka menikah sederhana di gereja,tanpa di ketahui publik dan menikah cuma di hadapan tuhan saja karna karir dua pemuda ini sangat beresiko hancur jika mereka menikah resmi secara hukum sekarang.
jadi Emma hanya baru bertemu 3 kali dengan ayahnya yang merupakan artis terkenal di Korea Selatan. Emma baru berumur 5 tahun sekarang dan ia anak yg imut.
memang benar awalnya Emma anak yang tidak di harapkan ada di antara mereka orang tuanya.mungkin tuhan marah pada orang tuanya yang tidak bersyukur atau tidak mau bertanggung jawab dengan yang mereka lakukan. apa ini karma atau hukuman cuma waktu dan tuhan yang tahu.-.
-kembali pada Emma dan nawwa
__ADS_1
sambil berbaring bersama di kasur Emma,Emma berinisiatif ingin memainkan ukulele dan menyanyikan 1 lagu untuk menunjukkan pada Annawa bahwa Emma bisa main musik dan pandai bernyanyi.
"Emma cuma bisa memainkan lagu ini,tangan Emma belum begitu kuat.nanti kalau Emma udah sembuh Emma janji akan memainkan lagu yang lebih paaaaaaannjaaaaaanggg lagi hehhehe" ujar Emma Watson saat itu
"tidak apa Emma,besok kalau kamu lebih kuat akan aku tunjukkan aku bisa main piano dan kamu harus berjanji lebih sehat lagi yah"
ujar Annawa
jreng .... jrengg jrengg... tak tuk tak jrengg
tangan mungilnya Emma mulai memetik senar ukulele pink miliknya yang terlihat ringan dan ada ukiran huruf E juga di sana.
suaranya yang imut juga merdu,seolah berkat dari Harusnya dia di beri nama Caroline saja seperti artinya "kuat" Emma gadis yang kuat
~ You are my sunshine, my only sunshine
~ You make me happy when skies are gray
~ You'll never know dear, how much I love you
~ Please don't take my sunshine away
~ You told me once, dear, you really loved me And no one else could come between.
Tanpa sadar Annawa tertidur di sebelah Emma dan Emma juga memutuskan untuk tidur berdua dengan Annawa.
Emma dan Annawa di bangunkan dan dipindahkan serta orang tua mereka kaget ko bisa mereka bisa akrab dengan mudah dan tentu saja mereka terlihat manis.
percakapan singkat terjadi di antara para mama di sana.
"anakmu cantik,dia seperti model cilik dia berambut panjang kecoklatan yang bergelombang alamami,mata coklat terang bibir tipis dan pink juga wajah kecil yang imut,Emma terlihat seperti nya anak yang baik penurut yah dan pandai membuat nyaman orang,kamu beruntung."
"anak mu juga sepertinya akan sangat tampan ketika besar nanti,dan keren"
mama Emma tersenyum getir.
"aku paham kondisi kamu mom"
ujar Raya saat itu yang mana mereka menatap lurus jendela rumah sakit itu.
"kamu tidak paham,karna kamu tidak takut untuk kehilangan anakmu setiap saat,setiap saat saya sesak memikirkan Emma akan beneran jadi malaikat di sisi tuhan"
air mata yang emosional keluar begitu saja.
"sibuk tidak?mereka berdua lagi tidur,mom mau lihat kembaran Annawa tidak?"
ujar Raya berkaca kaca.
"memang Annawa punya kembaran?
baiklah aku akan ikut mau lihat anak imut satu lagi,pasti dia tampan juga kan haha"
"tidak dia perempuan "
raya menyeka air mata dan mereka berjalan menuju ruangan hening kecuali suara mesin ventilator yang berdicit nyaring.
__ADS_1
"lihat lah mom,dia putriku.aku juga takut dia akan menjadi malaikat di dekat tuhan"
kali ini suara erangan 2 wanita yang mencoba menangis tanpa suara.
"maaf,maaf,maaf aku tidak tahu kalau kamu menderita hal yang sama dengan ku.ya tuhan lihatlah tubuh kecil itu yang hampir seluruhnya di lilit selang dan plaster dimana mana"
mama Emma duduk di di kursi dan mereka berdua menangis sambil berpegangan tangan cukup waktu aga lama yang membuat mereka bisa berbincang lagi.
"nama putriku Annata,dan kembaran si Annawa sakit karna kami lalai yang terlalu sibuk mengurus Annata sampai lupa bahwa kami punya 1 putra lagi "
ujar Raya
"cuma kita yang sesama yang mengalami yang tahu rasanya sesak,cemas, khawatir setiap saat bahkan saat mandi kita khawatir bagaimana kalau bunyi ventilator itu hening?aku bahkan khawatir ini karma dari Tuhan karna aku dulu sempat tidak mengharapkan Emma lahir ke dunia raya,tapi sekarang aku sangat menyayangi Emma.maaf jika terlalu emosional raya.
iya sampai lupa,namaku Helena Carlina Caroline Watson"
baiklah Helena, ujar Raya.
7 hari mulai dari hari ini sampai Annawa yang sudah membaik dan keluar dari rumah sakit tapi seringkali mengunjungi Emma juga karna Annata yang belom sadarkan diri.
ini juga sudah 1 bulan berlalu Emma dan Annawa sudah menjadi sangat akrab mereka menggambar,bermain kartu, menonton film Superman,bermain ukulele dan bahkan Annawa menepati janjinya untuk memainkan piano di rumah sakit untuk Emma Watson si gadis berambut coklat yang imut.
tapi semakin hari Emma semakin sulit di ajak mengobrol karena tiap Annawa datang berkunjung Emma tidur terus atau hanya sekedar membuka mata lalu istirahat.emma sudah kehilangan cerianya dan juga Annata belom ada kabar yang baik.
kini Emma tidak lagi berambut panjang,Emma kini sudah berambut pendek dan rambut tebal yang semula kita sudah terlihat tipis,hingga Emma tidak memili rambut lagi dan di tutup dengan topi anak ayam warna kuningnya.
ini tepat 3 bulan setelah Emma dan Annawa bertemu,kalo ini Emma sudah menetap di kamar rumah sakit ini.kali ini barang barang Emma ,mainan,baju,buku dan bahkan ada meja khusus untuk Emma makan.
kali ini Emma semakin sering bahkan lebih sering tidur Annata juga sudah lama tidur dan belom terbangun.
kotak stiker Emma sudah lebih dari setenga terisi,karna Emma sudah tidak memakai stiker lagi di tangan nya.
"Emma kamu bangun,astaga Emma aku rindu melihat mata coklat kamu yang terang"
ujar Annawa dengan antusiasnya.
"rambutnya kakak sudah panjang,kemarin perasaan rambut Kaka pendek hehe"
ujar Emma yang kini terpejam lagi matanya.
"Emma jangan tidur dulu,nih aku bawa kado buat Emma. tadaaaa.. gelang yang berliontin bebek,aku pasangakan yah aku memesan ini khusus untuk mu Emma.
"waah ini cantik sekali di tangan ku kak,kak aku menyukai"senyum bahagia di muka Emma tidak bisa di bohongi walau kini Emma terlihat mengantuk lagi.
ilustrasi di pakai oleh Emma
"sangat cocok kan Emma,baiklah jika kau mengantuk tidur lah dan telpon aku ketika kamu mau main jika tidak mengantuk nanti,aku di ruangan lain di tempat adiku yah Emma"
Annata membelai rambut Emma dan mencium tangan Emma saat itu.
__ADS_1
kali ini Emma tidak menggubris perkataan dari Annawa lagi karna Emma telah tertidur lagi.
akankah kabar baik segera datang dari Annata dan Emma?atau malah sebaliknya?