
'hem paman kemarin membeli nya terlalu berlebihan padahal aku hanya butuh sedikit untuk zumi kemarin, daripada tidak dipakai aku gunakan untuk sarapan saja. enaknya buat apa ya karena ada sayur dan daging jadi ku buat tumis dan ayam goreng saja seperti biasanya di rumah saja lah '
*a i z a membuat tumis dan ayam goreng seperti dirumahnya dengan harapan paman dan zumi menyukai masakan rumahnya *
' dimana ya pisau nya apakah disini, *melihat ke rak yang ada * tidak kemarin aku lupa dimana ku taruh ya , oh iya aku menaruhnya di tempat cuci karena itu sudah kupakai untuk memotong dan itu cukup kotor jadi ku rendam dan hampir ku lupakan itu, haduh kenapa aku pelupa ya '
'baiklah kurasa disini oh itu dia ayo pisau kemari kau jangan sembunyi, *mengambil nya * pisau nya sudah bersih cuma di rendam semalam saja
baiklah ayo mulai memasak '
*a i z a mulai memasak dari menumis sampai membumbui dia lakukan sendiri biasanya aiko selalu bangun karena bau nya jadi dia kebiasaan memanggil nya tapi dia salah memanggil karena yang datang bukan aiko melainkan *
'rasanya sudah pas dan ayamnya juga sudah dikeringkan jadi tinggal menunggu tumis nya saja * tiba tiba ada orang datang* heh aiko apa kau bangun karena bau ayamnya '
"aiko siapa kak "
'oh ternyata zumi kakak kira aiko , oh aiko adalah adikku dia sangat mirip dengan mu dan dia selalu bangun pagi dan ke dapur karena mencium bau masakan yang kakak makanya tadi kakak kira kamu aiko'
"*cemberut * kakak siapa yang kau sayangi aiko atau aku, cepat jawab "
'apa kenapa zumi menanyakan pertanyaan seperti ini tentu kakak sayang..... kalian berdua
karena kalian sangat mirip jadi kakak sayang kalian berdua '
"*tambah cemberut* tidak boleh hanya boleh pilih satu, siapa yang paling kakak sayangi zumi atau aiko jawab."
'eeee *tiba tiba paman chu bangun dan mencari zumi * hei zumi kau dicari oleh paman chu cepat nanti paman khawatir '
"tidak jawab dulu baru zumi akan pergi "
'iya iya zumi yang kakak sayangi *sepertinya aku harus bilang begitu jika tidak maka dia akan marah terus sampai di nanjing* cepat zumi paman mencarimu '
"*tersenyum* kakak bisa saja lebih memilih zumi, baiklah kalau begitu zumi pergi ke ayah dulu ya hati hati saat masak ya kakak "
'iya iya cepat kau dicari oleh paman, hah darimana zumi mendapatkan sifat seperti itu dia menjadi sangat agresif jika ku bandingkan dia dengan adikku, pikirkan nanti saja aku sedang memasak jadi fokus memasak saja dulu '
*pada akhirnya a i z a hanya bisa bilang bahwa dia lebih sayang zumi jika tidak masalah akan terjadi lalu lanjut memasak *
'baiklah selesai sudah memasak nya selanjutnya hanya perlu ku hidangkan saja *lalu a i z a menghidangkan nya dimeja makan * hah selesai juga saat nya memanggil paman dan zumi, *berteriak* paman zumi ayo makan aku sudah me masakan sarapan nya ayo kita sarapan bersama '
__ADS_1
"baiklah tunggu sebentar paman sedang mencukur kumis , hei zumi kau duluan saja sana ayah sedang mencukur kumis jadi agak lama"
"baiklah ayah, kalau begitu cepat ya kalau tidak ayah tidak akan dapat apa apa "
"iyaa, zumi "
*zumi datang ke meja makan*
'heem dimana paman chu , kenapa zumi sendiri kesini '
"ayah sedang mencukur kumis jadi ayah menyuruh zumi duluan dan ayah akan menyusul "
'ternyata begitu, oh iya zumi apakah kamu sudah pernah sekolah '
"pernah zumi sekolah sampai Kelas 3 tapi zumi tidak pernah bisa berinteraksi dengan teman teman jadi zumi selalu sendirian "
'begitu nya, kalau begitu apakah zumi mau sekolah nanti di nanjing bersama aiko dia juga kelas 3 jadi kalian seumuran, bagaimana apakah kamu mau '
"benarkah tentu saja zumi mau karena zumi tidak
punya teman disini jadi zumi bisa mencari teman baru nanti di sana , dan bisa lebih dekat dengan aiko dan memperhatikan nya apa yang membuat kakak menyayangi aiko sama seperti aku"
"iya zumi berjanji tidak akan bertengkar tapi jika kakak lebih memperhatikan aiko dan menyamping kan zumi maka zumi tidak ada pilihan selain bertengkar dengan aiko "
'*ah sepertinya mereka tidak akan akrab jika kutemukan zumi dengan aiko , bagaimana ini harus kah aku menjaga salah satu dari mereka supaya tidak bertengkar * tidak tentu saja kakak tidak akan membedakan kalian berdua jadi zumi tenang saja kakak jamin'
"baiklah jika kakak bilang begitu, ayo kita makan kak Ayah lama sekali sudah ditunggu dari tadi "
"ayah datang "
"ayah baru saja dibilang lama sudah muncul saja"
'apakah sudah selesai mencukur nya dan paman terlihat lebih tampan tanpa kumis dan jenggot itu
dan kenapa paman memutus kan mencukur nya '
"kalau itu aku hanya ingin tampilan baru saja bagaiman apakah aku terlihat lebih tampan sekarang "
"tidak ayah sama saja dengan sebelumnya cuman versi tanpa kumis dan jenggot "
__ADS_1
"apa apakah memang sama saja zumi bukankah papa lebih tampan dari sebelumnya apakah sumi tidak merasakannya papa lebih tampan "
"masih tetap tidak masih sama seperti biasanya "
"hah dia memang mewarisi darah ibunya, dia selalu saja bilang begitu dan yang lainnya aku bahkan bingung kenapa dia tidak bisa melihat perubahan ku ini "
'ahaha tidak paman perubahan mu terlihat kok tapi sepertinya istrimu malu untuk bilang bahwa kau lebih tampan dari sebelumnya dan sekarang itu menurun ke zumi, sepertinya kau akan kesusahan paman '
"hah benarkah begitu lalu apa yang harus kulakukan supaya zumi bisa mengagumi aku "
'paman hanya perlu sering sering bersama zumi paman tahu kan zumi tidak banyak berinteraksi dengan orang lain jadi sifatnya masih malu malu, jadi aku sarankan paman hanya perlu lebih banyak meluangkan waktu bersama zumi maka dia akan lebih terbuka daripada sebelumnya '
"benarkah begitu kalau begitu kita harus melakukan banyak hal "
'tapi sebelum itu mari kita makan paman sebelum makanannya dingin '
"ayo "
*lalu setelah selesai makan malam supir dari Zhang Zu datang menjemput *
'hem sepertinya supir yang akan datang menjemput akhirnya tiba, paman dan zumi kemas kemas barang dulu aku akan pergi ke toko nya Zhang zu dulu jadi setelah selesai berkemas kalian bisa mencari ku di sana '
"baiklah aku dan zumi akan berkemas dulu "
'iya akan aku tunggu di tokonya Zhang zu '
" kakak bisakah aku ikut dengan kakak "
'zumi kamu bersama paman dulu dan berkemas kalau sudah selesai baru kamu menyusul kakak iya zumi '
"tapi zumi ingin bersama kakak"
"ajak saja dulu tentang kemas kemas nya biar paman saja yang lakukan, lagian tidak banyak barang juga hanya baju dan beberapa peninggalan istriku "
'baiklah kalau begitu maka aku dan zumi akan menunggu paman di tokonya Zhang zu '
"iya, hati hati dijalan"
"dada papa cepatlah menyusul ya akan zumi dan kakak tunggu "
__ADS_1
"iya zumi "