
'baiklah aku tunggu aiko dimeja makan saja bersama ibu'
"dimana aiko kenapa tidak bersama denga mu "
'iya aiko bilang dia akan kesini jadi aku duluan sambil menunggu nya aku mau bertanya apakah ibu sekarang bekerja '
"kenapa aiza menanyakan itu , ibu belum bekerja karena sangat sulit mendapatkan pekerjaan di zaman seperti sekarang"
'oh begitu aku hanya ingin ibu tidak terlalu lelah karena pekerjaan ibu, kukira ibu sudah mendapatkan pekerjaan jadi aiza sedikit khawatir dengan ibu'
"Terima kasih aiza telah menghawatirkan ibu tapi ibu akan baik baik saja jadi jangan terlalu khawatir ya kamu hanya perlu fokus dalam belajar walaupun kamu sudah mendapatkan pekerjaan"
'baik bu *sambil tersenyum * kenapa aiko lama sekali ya akan aku cari '
*aiko langsung datang saat kakak baru berdiri dari kursi*
"aiko
kakak mau kemana apa kakak sudah selesai makan kenapa kakak tidak menunggu aiko"
'* terkejut*ah aiko, tidak kakak baru saja mau mencari aiko karena aiko lama sekali tidak datang ke meja makan jadi kakak khawatir makanya kakak mau mencari aiko '
"oh begitu aiko kira kakak sudah selesai makan dan meninggalkan aiko makan sendiri, baiklah mari kita makan "
'iyaa,ayo kita makan bersama'
*dan setelah makan mereka pun tidur*
'oh iya aiko ayo kita gosok gigi sebelum tidur '
"baiklah kak ayo"
*dikamar mandi*
'hei aiko apa kau memiliki masalah saat disekolah, kenapa kau terlihat sering mengurung diri dikamar '
"tidak tidak ada kok kak aiko baik baik saja tidak masalah disekolah *sambil menggelengkan kepala*"
'benarkah, tapi kenapa kau terlihat berbohong, aiko jujur lah pada kakak, kakak tidak akan memberi tahu ibu jadi aiko tenang saja kakak akan menjaga rahasia aiko'
"benar kan kakak tidak akan memberi tahu ibu tentang ini "
'iya kakak janji tidak akan memberitahu ibu '
"baiklah, sebenarnya aiko selalu diganggu disekolah karena selalu memakai barang bekas tapi saat aiko menggunkan sepatu yang kakak berikan mereka bilang bahwa"
"ibuku menjual diri untuk membelikan sepatu ini untuk ku, dan semua orang pun ikut mengejek ibuku *sambil menangis*"
' hah berani sekali mereka apa mereka tidak pernah diajari tata krama oleh orang tua mereka
, tenang saja aiko besok kakak akan ke sekolahmu dan protes atas penghinaan ini '
'jadi aiko bisa tenang besok kakak akan memberi sekolah teguran dan orang yang 'mengejekmu '
"baiklah kak , "
'kalau begitu ayo pergi tidur sana jangan sampai tidur terlalu larut malam supaya kau tidak bangun kesiangan'
"iya kak kalau begitu aiko pergi tidur dulu ya "
__ADS_1
'iya'
'heh sepertinya aku harus ke sekolah aiko dulu sebelum berangkat menjemput nona Mo, baiklah itu untuk urusan besok sekarang waktunya berlatih'
*aiza pun mulai berlatih sampai pagi *
*bangun dari latihannya*
'akhirnya aku meningkat dari bintang 1menjadi bintang 3 dan juga aku hampir menguasai gerakan yang kedua '
' huh ini sudah pagi dan sudah waktunya untuk buat sarapan, *sheng shing* huh selesai , *pergi ke kamar aiko *hei aiko ini sudah waktunya sarapan, kakak akan mengantarmu kesekolah '
"baik lah aiko akan segera ke sana *aiko dan kakak nya sarapan * baiklah aiko sudah selesai, ayo kak kita berangkat "
'baiklah ayo kita berangkat, tapi sebelum itu ayo pamitan dengan ibu '
"baiklah, *mencari ibu di kamarnya * tok tok tok ibu aiko akan berangkat ke sekolah bersama kakak aiko mau pamit ke ibu, ibu aiko pamit yaa "
"*ibu* baiklah hati hati dalam perjalanan kesekolah "
"*aiko* baiklah dada Buu "
'bagaimana sudah pamit dengan ibu, aiko'
"sudah, ayo kita berangkat sekarang kak "
'hem aiko terlihat sangat semangat '
"tentu saja aiko akan berangkat dengan kakak jadi aiko semangat "
'begitu ya aiko selalu bisa membuat kakak tersenyum, baiklah mari kita segera berangakt '
"waw kak kita melaju sangat cepat bahkan hanya butuh 10 menit untuk ke sekolah aiko"
'tentu saja ini mobil pilihan kakak sendiri*walaupun dibantu oleh pegawai di sana*
baiklah mari turun dan keruang guru '
"baiklah akan aiko tunjukan dimana ruang gurunya * aiko menuntun aiza ke ruang guru *
itu dia ruang nya kakak "
'Terima kasih aiko, sekarang aiko pergi ke kelas dulu kakak akan bicara dengan wali aiko '
"iya kak, hati hati ya "
'hem iyaa *memang apa yang harus ku hati hati kan* mungkin aiko khawatir karena aku mau bicara dengan walinya iya itu hanya wali memang apa yang bisa terjadi'
' *dbrak* hah siapa yang menaruh baru disini, hah *terkejut* siapa kau '
"*wali kelas aiko * hem... apa kau adalah kakak dari aiko *dengan sura berat *"
'iya aku adalah kakaknya aiko kau siapanya aiko '
"*dengan suara lebih lembut * ohh kau memang kakak nya aiko, seperti yang dia bilang kakanya tinggi putih dan baik, oh iya aku adalah walinya aiko dikelas "
"oh iya aku lihat aiko seperti murung kemarin apa yang terjadi dengan dia apa kau tau sesuatu , oh iya ngomong ngomong nama ku adalah zu kuang anak anak selalu memanggilku pak kuang"
'oh iya aku zu aiza, iya aku sering melihat aiko belakangan ini lama dikamar nya dan dia tidak bilang apa apa, sampai aku tahu bahwa teman nya ada yang mem buli nya '
__ADS_1
"hah ada yang melakukan pembulian di kelas ku siapa pelakunya "
'aku lupa menanyakan nya karena saat itu aiko menangis dan tidak tega untuk menanyakannya
jadi aku ingin kau melihat siapa yang mem buli nya dan bilang padaku '
"baiklah, akan aku beritahu kau jika sudah ketemu pelakunya ""
'ini adalah nomor ku jadi kau bisa menghubungi ku '
"hem iya, "
'kalau begitu sampai jumpa lagi aku harus menjemput bos ku * pergi dan melambai *'
"hah siapa sebenarnya yang mem buli aiko "
*aiza segera berangkat menjemput Mo xia *
'hah eh apa aku terlambat menjemput nya, ahh sepertinya aku memang terlambat '
"hei kau kenapa kau sangat terlambat menjemput ku apa kau pikir waktuku tidak berharga hah"
'hei maaf kan aku, tadi sedang mengantar adikku ke sekolah jadi aku terlambat '
"jangan banyak alasan cepat kita berangkat aku sudah hampir terlambat "
'ukhh baiklah mari kita berangkat '
*aiza mengebut membawa mobil nya ke sekolah*
"hei bisakah lebih pelan apa kau masih dendam dengan ku soal aku melukis wajahmu, wahhhh"
'tapi jika kita perlambat maka kita sungguh akan terlambat, juga tentang kau yang melukis wajahku akan ku perhitungkan nanti '
*sampai disekolah *
"uak hei kau tidak mendengar kan aku dan malah menambah kecepatan dasar gila "
'siapa yang peduli ayo cepat ke kelas '
"tunggu aku masih merasa mual uak"
*aiza menggendong Mo xian ke kelas *
'huf huh hei, ayo lah jangan malah pingsan sebentar lagi kita akan sampai '
"hei kenapa kau menggendong ku apakah aku memberimu ijin untuk melakukannya cepat turunkan aku "
*aiza menjatuhkan nya karena telah sampai dikelas*
'*gdbuk* kita sudah dikelas jadi silakan duduk '
"hei bisakah kau lebih lembut bagaimana jika aku terluka "
' bukankah kau yang meminta menurunkan mu jadi dimana salahku '
"akh, intinya ini semua salahmu titik"
'akh memang benar apa kata orang perempuan tak pernah salah'
__ADS_1