Pesona Si Raja Tampan

Pesona Si Raja Tampan
Ch.18 Gunung Hubei


__ADS_3

Huhh..Huhhh..Huhh..


"Nafas ku, tolong nafas ku!!!!"Ucap Zeen seakan mau mati kareana mendaki Gunung Hubei tanpa ilmu peringan tubuh.


"Cobalah biasakan seperti ini, Tuan Zeen. Karena jika Anda terbiasa itu akan sangat baik untuk meningkatkan kekuatan pisik Anda!"Jelas Li Xuan dengan serius.


"Hahaha.. Belum mulai latihan saja, rasanya aku sudah akan mati duluan Xuan!"Tegas Zeen terengah-engah.


"Semangatlah, Anda pasti akan bisa melalui ini semua dengan mudah jika sudah terbiasa."Ucap Li Xuan dengan datar.


"Jika melihat tubuhnya yang penuh otot dan urat itu aku rasa aku tahu cara dia bisa mendapatkannya."Pikir Zeen memperhatikan ketahanan tubuh Li Xuan yang kekar.


"Biarkan aku istirahat sebentar!"Ucap Zeen beristirahat.


"Jika tahu begini, tadi sebaiknya aku makan saja dulu. Tenaga ku benar-benar terkuras habis hanya untuk mendaki gunung ini."Gumam Zeen tidur terlentang di atas rumput.


"Hahaha.. Sudah aku duga, apa kalian baru saja sampai sini?"Tanya Ling Fei yang tiba-tiba muncul dari balik bukit di belakang Zeen.


"Astaga, bagaimana bisa kamu di sini?"Tanya Zeen yang kaget karena Ling Fei sudah di sini lebih dulu darinya.


"Kebiasaan mu masih saja seperti dulu, Ular kecil!"Ucap Li Xuan mendekat.


"Hahaha, maaf membuat Anda berdua kaget. Aku tahu Tuan pasti akan lapar jika mendaki gunung hubei di jam segini tanpa ilmu peringan tubuh. Jadi aku datang untuk membawakan bekal."Jelas Ling Fei tertawa.


"Ta..tapi bagaimana bisa kamu datang lebih dulu di bandingkan kami."Tanya Zeen penasaran.


"Apa Anda lupa siapa saya, bagi saya hal seperti ini hanya hal kecil. Bukankah begitu, Tuan Li Xuan?"Jawab Ling Fei sembari bertanya pada Li Xuan.


"Benar, baginya itu bukan hal besar Tuan Zeen. Jika Anda rajin melakukan ini setiap hari, Anda mungkin juga akan bisa melakukannya seperti Ling Fei."Jelas Li Xuan menumbuhkan semangat Zeen.


"Wahh.. Hebat ya, jika tahu begitu. Seharusnya aku melakukan ini sejak dulu."Ucap Zeen terbujuk.


"Silahkan makan dulu, Tuan! Aku sudah menyiapkan semuanya di sebelah pohon besar itu."Ucap Ling Fei menunjuk ke arah selatan pohon besar di seberang Zeen.


"Iya, aku sangat lelah dan lapar!"Jawab Zeen bergegas menuju ke sana.

__ADS_1


"Apa kamu sudah mencari barang yang di minta oleh Yang Mulia?"Tanya Li Xuan pada Ling Fei.


"Sudah, saya sudah mendapatkannya."Jawab Ling Fei.


"Lakukan sesuai perintah, jika tugas mu selesai. Aku akan melakukan tugas ku selanjutnya."Jelas Li Xuan dengan serius.


"Baik, Tuan Xuan!"Jawab Ling Fei menuju Zeen.


#Bawah Pohon Besar Gunung Hubei#


"Kamu benar-benar jago masak Ling Fei. Sejak kedatangan mu, porsi makan ku menjadi semakin banyak."Ucap Zeen takjub dengan kemampuan memasak Ling Fei.


"Haha syukurlah jika selera Anda masih tidak berubah."Jawab Ling Fei tanpa sadar.


"Apa maksud mu dengan selera ku tidak berubah?"Tanya Zeen sedikit terkejut.


"Ahh..Maksud ku, kebanyakan orang memang tidak ada yang bisa menolak cita rasa seperti ini,Tuan."Jelas Ling Fei mencari alasan.


"Ooh begitu,ngomong-gomong kemana perginya Xuan?"Tanya Zeen dengan polos.


"Tuan Xuan ya, tadi katanya dia ingin melihat-lihat sekitar sini. Dia akan kembali setelah selesai melihat-lihat."Jawab Ling Fei duduk di sebelah Zeen.


"Ummmm.. Iuuttuuu aaa(Ohh begitu ya)"Ucap Zeen dengan mulut penuh makanan.


"Pelan-pelan saja Tuan, jika habis saya akan pulang dan mengambilkan lagi untuk Anda."Tegas Ling Fei dengan senang.


"Uhuk..Uhuk... Ti..Tidak usah, aku sudah cukup. Kamu sendiri apa tidak makan?"Jawab Zeen sembari bertanya.


"Aku sudah makan sebelum datang kemari."Jawab Ling Fei singkat.


"Kamu hebat ya, Ling Fei. Aku saja harus dengan susah payah dan mengerahkan tenaga ekstra untuk bisa sampai di sini. Tapi kamu seperti ingin mengambil sesuatu di depan mata saja."Jelas Zeen merasa iri dengan kemampuan Ling Fei.


"Hahaha, apa Anda kesal?"Tanya Ling Fei tertawa.


"Iya, aku jadi kesal karena kamu."Jawab Zeen tersenyum.

__ADS_1


"Anda pasti akan jauh melampaui saya jika Anda berusaha lebih giat lagi."Tegas Ling Fei sambil tersenyum.


"Iya, aku memang harus berusaha lebih lagi agar bisa seperti mu."Ucap Zeen meneguhkan niatnya.


Beberapa saat setelah itu Li Xuan kembali, dan mengajarkan beberapa hal untuk Zeen. Mulai dari cara mengendalikan kekuatan dan mengatur pernapasannya agar tidak mudah lelah saat menggunakan kemampuannya.


Setelah itu Li Xuan juga mentranfer tenaga dalamnya pada Zeen untuk membantunya dalam menstabilkan mata kilat untuk ke dua kalinya sesuai perintah Zhiyu Long.


"Hahaha ini benar-benar luar biasa,Xuan! Ini pertama kalinya aku merasa segar setelah latihan. Padahal biasanya aku pasti akan sangat kelelahan setelah latihan berakhir."Jelas Zeen merasa senang.


"Setelah ini, Anda hanya perlu melakukannya dengan teratur sambil melatih tenaga Anda, Tuan Zeen. Saya Akan membantu Anda dengan berbagai cara agar Anda bisa menjadi yang terkuat."Tegas Li Xuan pada Zeen.


"Aku rasa semasih hidupnya, Zhiyu Long sudah menyelamatkan suatu kerajaan sampai dia bisa mendapatkan teman sebaik dirimu, Xuan. Mulai sekarang dia harus banyak-banyak bersyukur!"Jelas Zeen mencemooh Zhiyu Long.


"Jika saya harus jujur, Yang Mulia Zhiyu Long memang sudah banyak melakukan kebaikan dan hal luar biasa dalam hidupnya, Tuan Zeen."Jawab Li Xuan menceritakan cerita singkat Zhiyu Long.


"Jika di pikirkan lagi, kenapa kamu selalu memanggilnya "Yang Mulia" Xuan?"Tanya Zeen mulai penasaran akan banyak hal.


"Karena dia adalah Yang Mulia Raja di masa itu!"Jawab Li Xuan dengan terang-terangan.


Uhukkkkkk...Uhukkk...


"Pelan-pelan Tuan Zeen!"Tegas Li Xuan saat melihat Zeen tersedak tanpa alasan.


"Ka..Kamu tidak sedang bercanda kan,Xuan! Arwah sombong itu dulunya adalah seorang raja?"Tanya Zeen menegaskan jawaban dari Li Xuan.


"Saya tidak mungkin membohongi Anda, Tuan Zeen."Tegas Li Xuan dengan wajah serius.


Hahhaha..


"Apa aku harus merasa beruntung sekarang ini, secara ternyata tubuh ku di rasuki oleh arwah dari raja yang berasal dari zaman dinasti kuno."Gumam Zeen benar-benar tidak habis pikir.


"Tapi Anda tidak perlu terlalu memikirkannya Tuan Zeen! Karena Yang Mulia tidak mau membuat Anda kepikiran karena identitasnya sebelum ini."Ucap Li Xuan.


"Hahah.. iya Xuan! Aku merasa bersyukur karena mendengar cerita tentang dia sebelumnya adalah seorang raja dari mulut mu. Karena jika mendengar langsung dari mulutnya aku mungkin tidak akan pernah mempercayainya!"Jelas Zeen tersenyum.

__ADS_1


"Iya,Tuan."


__ADS_2