
Sudah sangat terlihat seberapa jauh perbedaan kemampuan antara Zeen dan Zhao You'Er dalam menyelesaikan permasalahan yg mereka hadapi.
Jika dibandingkan dengan Zhao You'Er yg kuat, pintar, dan pemberani. Kemampuan Zeen
saat ini mungkin hanya se perlimanya, atau se perempat dari kemampuan yg dimiliki oleh Zhao You'Er saat ini.
"Aku tahu Zeen tidak akan mengerti dengan apa yg di katakan You'Er padanya saat ini.
Aku heran bagaimana bisa Zeen menjadi begitu lambat dalam merespon masalah. Aku sudah mencoba untuk mencari tahu dari ingatannya, tapi aku tidak bisa menemukan apapun." Pikir Zhiyu Long setelah mendengar perkataan Zhao You'Er.
"Aku tau kamu mungkin penasaran tentang kelanjutan dari perkiraan ku ini Zeen.
Tapi kamu sebaiknya tidak terlalu penasaran. Karena masalah ini tidak cocok untuk mu." Tegas Zhao You'Er memperingati Zeen.
"Huhhh.. Iya aku mengerti maksud mu Ermio. Aku memang lemah dalam hal itu, tapi aku harap kamu akan mengatakan semua hal yg memberatkan hati mu." Ucap Zeen dengan serius.
"Aku tidak ingin membahayakan mu Zeen. Aku tau kamu menyembunyikan sesuatu dariku akhir-akhir ini. Tapi aku akan menerimanya, karena mungkin itu merupakan hal yg tidak bisa kamu ceritakan.
Tapi jika hal itu membahayakan mu, aku tidak akan tinggal diam." Ujar batin Zhao You'Er merasa sangat protektif pada Zeen.
#Tengah Malam#
01:30 Am
"Semakin aku memikirkan kejanggalan yg dikatakan You'Er, aku semakin penasaran akan kebenarannya. Darimana sebenarnya monster-monster jelek itu datang." Ucap Zhiyu Long mencari informasi di tempat kejadian kemarin.
Kuuuukk.. Kukkk.. Kukkk..(Suara burung hantu)
Krikkk.. Krikkk.. Krikkk...(Suara jangkrik)
"Aku ingat dengan jelas Monster Rawa itu muncul dari tempat ini. Tapi kenapa aku bahkan tidak bisa merasakan hal yg spesial dari tempat ini." Pikir Zhiyu Long mengecek keadaan disekitar rawa.
"Apa yg membuat monster itu bisa muncul di tempat ini?? Apa mungkin ada orang yg sengaja melakukannya?" Lanjut Zhiyu Long terus mencari tahu hal-hal yg mungkin berhubungan dengan Monster Rawa yg dia temui tempo hari.
Di saat Zhiyu Long sibuk mencari jawaban dari rasa penasarannya, tiba-tiba ada hal mengejutkan yg menghampirinya.
"Sungguh apa itu benar-benar Anda yg Mulia?? Ini benar-benar kebetulan bisa bertemu dengan Anda disini Raja ku." Sapa seseorang dari balik kabut gelap di tengah rawa.
"Siapa disana??" Tanya Zhiyu Long dengan waspada.
__ADS_1
"Apa Anda sudah melupakan saya, Yang Mulia Raja ku yang tampan!? Setelah reinkarnasi kenapa Anda menjadi begitu lemah seperti ini?" Lanjut orang asing itu
"Siapa yg kamu panggil Raja, jangan main-main dengan ku! Katakan apa aku mengenalmu!?" Tanya Zhiyu Long berpura-pura tidak tahu apa-apa.
Siiisssss.... Siisssss.. Siisssss(Suara desisan ular)
Tidak lama setelah suara desisan ular itu, tiba-tiba muncul seorang gadis dari tengah rawa.
"Bagaimana mungkin Anda begitu cepat melupakan saya Raja Zhiyu Long. Saya begitu setia menunggu Anda ditempat ini selama ribuan tahun." Ucap gadis itu perlahan menepi dan menapakan kakinya ke pinggir rawa.
"Aku benar-benar tidak tahu siapa kamu. Bagaimana bisa kamu se yakin itu jika aku mengenal mu." Jawab Zhiyu Long terheran-heran.
"Hihihi.. Mungkin Anda memang tidak mengenali wujud saya yg saat ini Yang Mulia,
tapi saya yakin Anda pasti akan mengenali saya setelah melihat wujud asli saya." Jelas gadis itu tersenyum lembut.
"Siapa sebenarnya gadis ini, meski aku tubuh ku memang lemah. Tapi aku percaya kemampuan ku, tapi ini sangan mustahil. Bisa-bisanya aku tidak bisa merasakan mananya??" Ujar batin Zhiyu Long terus menatap gadis itu.
Siisssss.... Siisssss.. Siisssss(Mendesis)
"Lihatlah saya Yang Mulia!!" Ucap gadis itu perlahan.
"Benar Yang Mulia, saya memang adalah Siluman. Saya adalah siluman Ular Putih yg dulu pernah kamu pelihara ribuan tahun lalu." Ucap Siluman Ular itu dengan hangat.
"Jangan membohongi ku, jangan coba-coba untuk membodohi ku!" Tegas Zhiyu Long terus menjauh.
"Jangan berpura-pura lupa Yang Mulia! Meskipun hawa keberadaan Anda sangat lemah, tapi saya bisa tahu jika Anda adalah Raja Zhiyu Long yang sangat saya kagumi dan hormati."Jawab Siluman Ular itu pada Zhiyu Long.
"Aku memang pernah menolong ular putih dan memeliharanya di istana. Tapi bagaimana mungkin ular itu tumbuh menjadi siluman dengan kutivasi tinggi." Ujar batin Zhiyu Long berpikir keras.
"Setelah kematian Anda hari itu, saya menjadi begitu sedih. Tidak ada satupun orang yg mengurus dan hampir saja mati. Hingga pada suatu hari ada seorang Selir datang dan memberi saya makanan dan kebebasan. Saya tidak tahu siapa namanya, tapi Saya tidak akan melupakan wajahnya.
Saya bersumpah, tidak perduli berapa lama waktu yang di butuhkan. Saya pasti akan menemukan Anda dan Selir baik itu." Lanjut Siluman itu menjelaskan cerita singkatnya pada Zhiyu Long.
"Jika aku boleh tahu, apa monster yg kemarin adalah perbuatan mu??" Tanya Zhiyu Long.
"Tidak, itu tidak mungkin perbuatan saya Yang Mulia. Karena saya tidak akan membiarkan seorangpun melukai Anda. Tapi karena kejadian kemarinlah saya jadi menemukan hawa kehidupan anda Yang Mulia." Jawab Siluman Ular itu dengan yakin.
"Lantas dari mana monster itu datang??" Lanjut Zhiyu Long.
__ADS_1
"Aku tidak tahu pastinya darimana. Tapi terkadang ada portal yg terbuka di gunung ini, dan beberapa monster akan keluar dari sana." Jelas Siluman Ular itu pada Zhiyu Long.
"Portal, bagaimana mungkin ada portal. Hanya penyihir tingkat aras yang dapat membuka portal. Apa masih ada penyihir di abad ini??"
Tanya Zhiyu Long sekali lagi.
"Hei Zeen, sedang apa kamu disini??" Sapa Chen Wang( Senior Zeen di perguruan pemburu setan)
"Siapa laki-laki in, apa dia kenalan Zeen?" Ujar batin Zhiyu Long yg kaget saat melihat kedatangan laki-laki asing di belakangnya.
"Kenapa kamu diam Zeen?" Lanjut Chen Wang mendekati Zeen.
"Berhenti disana! Bisa gawat jika dia sampai melihat Siluman Ular ini." Ujar batin Zhiyu long menghentikan Chen Wang.
"Kenapa, apa ada sesuatu di sana??" Tanya Chen melihat ke sisi rawa.
"Tidak ada apapun disini Zeen." Lanjut Chen setelah memastikan tidak ada apa pun di sekitar rawa.
"Sungguh, syukurlah dia sudah pergi." Ujar batin Zhiyu Long merasa lega.
" Haha.. Memang tidak ada apa pun disana! Aku hanya takut jika Kakak berjalan kesana, karena pinggiran Rawa ini sangat licin." Ucap Zhiyu Long mencari alasan
"Kamu belum menjawab pertanyaan ku yg pertama Zeen, sedang apa kamu disini?" Tegas Chen pada Zhiyu Long.
"Aku...Aku cuma jalan-jalan saja, sambil mencari beberapa herbal Kakak." Elak Zhiyu Long mencoba keluar dari masalah.
"Apa kamu serius??" Memperhatikan Zeen.
"Iya aku serius Kakak Seperguruan." Jawab Zeen dengan lantang.
"Untung saja aku pintar, aku bisa tahu jika dia adalah kakak seperguruan Zeen dari pedang yg di bawanya. Itu tidak jauh berbeda dari tongkat You'Er yg kemarin." Batin Zhiyu Long membanggakan kepintarannya.
"Saya akan menemukan Anda Yang Mulia!! Jadi tenanglah, dimanapun Anda berada saya pasti akan menemukan anda."
Suara dari Siluman Ular itu tiba-tiba sampai di telinga Zhiyu Long. Tapi tidak bisa di dengar oleh Chen Wang(Menggunakan telepati)
"Ada apa lagi Zeen, kenapa kamu diam?" Tanya Chen Wang melihat kebelakang.
"Ada serangga yg menempel di bahu ku kak. Aku berhenti untuk menyingkirkannya" Elak Zhiyu Long bergegas mengikuti Chen Wang.
__ADS_1