
Nama ku Zhao You'Er, aku dan Zhiyu Long(Zeen) adalah teman sejak di taman kanak-kanak. Dia punya mata yg indah, tapi karena matanya sangat berbeda dengan kebanyakan orang, dia menjadi sedikit malu.
Dia sering mendapat cemoohan karena mata biru kelabu nya itu.
Karena itu Zeen sangat membenci warna matanya. Dan sering menutupinya dengan lensa kontak/souplens.
Setelah lulus dari TK, aku pikir aku tidak akan pernah bertemu dengan Zeen lagi. Tapi ternyata setelah 15 tahun kemudian, aku dan Zeen bertemu lagi di perguruan pemburu setan.
Aku hampir tidak mengenalnya, karena dia sudah banyak berubah. Dia bukan lagi anak kecil yg selalu ditindas dan mengisolasi diri.
Dia tumbuh menjadi pemuda gagah dengan rasa percaya diri yg besar.
Di saat TK dulu, Zeen berpikir mata ku hanya berwarna merah muda. Tapi setelah dewasa warna mata ku menjadi merah menyala yg sangat tajam. Sebagain orang mengatakan mata ku sangat aneh dan menyeramkan.
Dan aku pikir mereka tidak salah, karena aku juga berpikiran yg sama.
Tapi aku tidak mau menutupinya seperti Zeen, karena aku bangga menjadi berbeda dari kebanyakan orang.
Awalnya karena kita sama-sama memiliki mata yg sangat mencolok, aku dan Zeen menjadi teman dekat. Tapi ternyata alasan yg sebenarnya adalah kita bisa saling melengkapi satu sama lain, itulah yg membuat persahabatan kita bertahan sampai sekarang.
#Lotus Bar#
"Kamu jauh lebih tampan tanpa lensa kontak mu Zeen." Ucap You'Er tanpa berkedip.
"Apa dia benar-benar seorang gadis?
Dia memuji seorang laki-laki tanpa berkedip sedikitpun. Ini membuat ku malu sekaligus senang. Jarang sekali dia memuju begini." Pikir Zeen dalam hatinya.
"Mmm ahhh, apaa.. Apa itu suguhan?? Jika aku memang lebih tampan jika tidak menggunakan lensa kontak, sebaiknya aku menggunakannya lagi Ermio. Aku tidak ingin orang-orang bisa melihat ketampanan yg sempurna ini." Jawab Zeen dengan sangat canggung.
__ADS_1
"Hahaha.. Aku sangat heran dari mana datangnya kepercayaan dirimu itu Zeen. Tapi untuk malam ini, apa kamu bisa tidak menggunakan lensa kontak mu??" Seketika mata You'Er terlihat berkaca-kaca dan penuh harap.
"Kenapa kamu menatap ku seperti itu?? Ini jadi terasa sangat canggung." Ucap Zeen merasa salah tingkah saat menatap mata You'Er.
"Hei idiot!! Apa pantas bagi laki-laki bersikap imut begitu di depan wanita yg kamu sukai??" Nyinyir arwah Zhiyu Long yg sedang memperhatikan dari dalam tubuh Zeen.
"Diamlah!! Jika dia mendengar mu, aku tidak janji jika You'Er tidak akan mengurung mu." Jawab Zeen dengan suara kecil
"Apa yg kamu katakan Zeen?? Aku tidak mendengarnya."Tanya You'Er yg sekilas mendengar namanya disebut.
"Hahah.. Tidak ada, ohh iya apa besok pagi kamu ada acara?? Jika tidak aku akan mengajak mu ke gunung Tong Zang. Aku ingin mencari beberapa herbal untuk memulihkan mantra sihir gelang ku." Lanjut Zeen mencoba mengalihkan perhatian You'Er.
"Aku selalu ada waktu Zeen, Jam berapa kamu akan berangkat??"Jawab You'Er dengan girang.
"Aku akan berangkat sekitar jam 6 pagi, jika kamu mau ikut aku bisa menjemput mu setengah enamnya." Lanjut Zeen
"Baiklah, jemput aku kapanpun kamu bisa. Aku akan menunggu mu di tempat biasa." Jawab You'Er sambil tersenyum bahagia
tersenyum seperti ini." Teriak batin Zeen yg sudah jatuh ke jurang maut You'Er.
"Zeen??" Ucap You'Er dengan nada yg lembut.
"Iya??'' Jawab Zeen sambil menikmati minumannya.
"Apa ada sesuatu yg terjadi pada mu beberapa hari ini??" Bertanya dengan serius.
"Uhuk.. Uhuk..A.. Apa maksud dari pertanyaan mu itu Ermio." Jawab Zeen sampai tersedak karena kaget.
"Aku merasa ada sesuatu yg buruk telah menimpa mu Zeen. Dan tadi kamu juga tiba-tiba pingsan. Sesaat tadi aku sempat mengecek nadi mu, dan aku merasa ada yg aneh dengan aliran spiritual mu. Apa yg sedang kamu sembunyikan??" Lanjut You'Er dengan ekspresi dingin yg tajam.
__ADS_1
" Hahah mana mungkin bisa begitu?? Mungkin.. Mungkin kamu hanya salah mengecek nadi ku You'Er. Aku baik-baik saja, tadi aku hanya sedikit lelah saja. Lihat, aku bahkan bisa berlari dengan kencang detik ini juga." Berusaha keras meyakinkan You'Er bahwa tidak ada apa pun yang terjadi pada dirinya.
"Zeen, ku tahu kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari ku. Jadi cepat katakan." Teriak You'Er yg mulai kehilangan kendali karena mencemaskan Zeen.
"You'Er, ada beberapa hal yg tidak perlu aku katakan pada mu. Dan kamu harus menghargai privasi ku. Dan lagian kamu hanya teman ku. Bagaimana bisa kamu sangat egois dan sangat ingin tahu semua hal yg terjadi pada ku." Bentak Zeen dengan dingin.
"Hei.. Apa-apaan kamu ini?? Kenapa tiba-tiba mengambil alih tubuh ku dengan paksa." Teriak Zeen yg tiba-tiba terdorong masuk oleh Zhiyu Long.
"Jangan bodoh Zeen. Jika aku tidak segera mengambil alih tubuh mu. Apa kamu akan memberitahunya tentang keberadaan ku." Jawab Zhiyu Long dengan ekspresi datar menggunakan telepati.
"Ka... Kamu, tapi kata-kata mu pada You'Er sangat keterlaluan Zhiyu Long." Kehabisan kata karena sangat kesal.
"Hahah.. Iya aku lupa, maaf jika aku terlalu ikut campur dengan urusan mu Zeen. Aku memang terlalu banyak omong, sebaiknya aku pergi." You'Er merasa kecewa dengan jawaban Zeen padanya. Dan langsung pergi meninggalkan Zeen.
"Cepat kejar dia Long!!" Teriak Zeen dengan kesal.
"Tidak perlu Zeen, aku tidak suka pada gadis itu. Dia terlalu banyak mengatur.
Dan kamu diamlah di sana, aku akan pergi mencari sesuatu yg membuat mu tidak perlu lagi bergantung pada gadis itu." Jawab Zhiyu Long tanpa expresi.
"Bagaimana bisa kamu mengatakan itu? Kamu tahu kan, aku sangat mencintainya?" Tegas Zeen mencoba menghentikan Zhiyu Long.
"Aku yakin, gadis bermata merah itu pasti mengetahui banyak hal tentang apa yg terjadi pada kehidupan Zeen. Dari tatapannya yg tajam, sekilas aku mengingat tentang dirinya di kehidupan lampau." Zhiyu Long berpikir dengan keras sambil mencari jalan keluar untuk masalahnya. Dia bahkan mengabaikan Zeen yg saat ini sangat marah padanya.
"Tatapan mata merah itu benar-benar mengingatkan ku pada kejadian saat peperangan di perbatasan waktu itu."Zhiyu Long kembali mengingat kejadian di masa lalunya.
"Di saat Kerajaan Baifeng berperang merebutkan perbatasan dengan Kerajaan Lingkung, yang berada di bawah pimpinan ku langsung.
Aku kagum saat melihat ada seorang gadis yg ikut berperang mengangkat tombaknya dengan gagah berani.
__ADS_1
Tapi saat aku melihat mata merahnya menyala, dengan banyak darah di wajahnya aku benar-benar kaget.
Dia membunuh hampir ratusan dari prajurit ku tanpa berkedip. Dan saat mata ku dengannya bertemu aku melihat seutas senyum tajam yg membunuh." Pikir Zhiyu Long mengingat kembali hal yang tidak terlupakan dalam hidupnya.