
Setelah bersantai di pohon permen kapas , Mereka pun kembali ke rumah
" Oh ya , tadi kok muka mu memerah gitu ? " Tanya Bu Nisha
"Udah ku bilang ga ada apa apa bu" Jawab Ozil
"Ga mungkin muka itu merah tanpa sebab , pasti karena kamu suka dengan cewek tadi yaa ~~ " Ledek Ibu Nisha
'' bukan Bu, Bu- bukan '' Kata Ozil itu sambil tersenyum malu
"Ibu tau kok cewek itu , dia memang gadis yang cantik dan imut di desa ini dan banyak disukai orang lain , kalau ndak salah , ratu pernah cerita kalau Cristoff suka ama dia " Kata Ibu Nisha
"Ooh , siapa namanya Bu? " Tanya ozil penasaran
"Namanyaa....
NUNGGUIN YAA
"Yaudahlah , gapeduli juga" Kata Ozil murung
"Iya , iya , Ibu kasih tahu nih ,
namanya.......
Nanti , Ibu akan kenalin kamu sama dia! " Kata ibu Nisha tersenyum
" Ibu!! " Kata Ozil marah
Ibu Nisha pun menertawakan Ozil , dan Ibu Nisha belum memberitahu nama cewek itu siapa
"Siapa namanya Bu, pliss ??" Tanya Ozil merayu
"Gaperlu , nanti Ibu kenalin dia sama kamu " Ucap Ibu Nisha mengucapkan kata yang sama
"Yaudah , yuk sekarang ! " Kata Ozil
" besok ajalah nak , Ibu capek , buru buru amat " Kata Ibu Nisha
"Tuhkan pengen cepet cepet ketemu , cie cie ~ suka " Ledek Ibu Nisha
"Hehe" Ozil pun tersenyum cengir
" kayaknya saya gak lama lama juga buk nginap disini " Kata Ozil
"Ibu tahu , pasti karena kamu ingin menyelamatkan temanmu dari jurang coklat dan pergi ke dunia asalmu" Kata Bu Nisha
"Betul bu " Balas Ozil
"Yaudah , buku nya Cristoff udah kamu ambil ? " Tanya Bu Nisha
"Oya , Lupa! " Teriak Ozil
"Besok kamu ambil tuh bukunya untuk pergi ke jurang coklat dan lava coklat ..
Terus....
Ibu kenalin besok kamu sama dia " Kata Ibu Nisha
"Apaan sih Bu! " Teriak Ozil malu
Haha! ( tertawa)" Ibu Nisha tertawa
Keesokan harinya di pagi hari
"Ozil , sarapan dulu nak "
"Hah? Permen Kapas warna - warni " Ozil terkejut melihat permen kapas berwarna - warni
"Iya , sarapan hari ini adalah permen kapas warna warni " Kata Bu Nisha
"Wah , terlihat enak " Ozil pun langsung memakannya
Ozil dan Bu Nisha pun telah selesai memakan permen kapasnya
"Sekarang , waktunya berkenalan! " Kata Bu Nisha gembira
"Yuk! Ozil " Bu Nisha mengajak Ozil
__ADS_1
Muka Ozil pun langsung malu dan memerah
" Hmm.. Gausah ajalah , Bu" Ozil menolak
"Udah , ayuk ikut " Kata Bu Nisha
"Yee" Kata Ozil terpaksa ikut
Saat perjalanan rumah ke gadis itu , Ozil melihat ada taman yang sangat indah , yaitu taman permen kapas warna warni
"Wah , tempat apa ini ? " Tanya Ozil
"Ini taman permen kapas warna warni z rumah dia dekat sini ..
" Eh -
Itukan " Kata Ozil
" Nah .. Itu diaa! " Teriak Bu Nisha
"Mika!" Bu Nisha pun memanggil gadis itu
" Heh? Bu Nisha " Sapa gadis itu
"Ibu , ngapain disini? " Tanyanya
"Ga ada apa apa kok , cuma cari udara segar " Kata Ibu Nisha
"Jadi namanya Mika " Batin Ozil dalam hati
"Bunda kamu mana ? " Tanya Bu Nisha
"Di rumah lah , dimana lagi Bu " Jawabnya
Lalu , gadis / Mika pun melihat ke arah ozil
"Lah , itu siapa Bu , ga pernah liat dia " Tanya Mika menunjuk Ozil
"Oh , dia anak baru disini , sini nak!" Teriak Bu Nisha
Ozil pun pergi ke arah Mika dan Bu Nisha dan tersenyum
A ! Ya , di pohon permen kapas waktu itu " Kata Mika
"Salam kenal ya , Nama ku Mika , senang bertemu denganmu! " Kata Mika menjulurkan tangannya
" N - namaku O - ozil , salam ..... ken .. kenal ya " Jawab Ozil grogi
Ozil dan Mika pun mengobrol bersama
Awalnya Ozil grogi , tapi lama - lama dia sudah akrab dengan Mika
Bu Nisha pun tersenyum melihatnya
"Hah ? Jadi kamu berasal dari dunia lain ? " Tanya Mika
Ozil mengangguk
"Dan buku " dunia misterius " yang populer di sini itu dunia mu? " Tanya Mika
Iya " (Ozil)
"Kamu ada buku itu ? " Tanya Ozil
" yaa.. nggak sih , tapi aku suka baca buku nya punya Kristoff " Kata Mika
Ozil pun terdiam
"Kamu tau Kristoff si pangeran tunggal kerajaan itu? " Tanya Mika
" Tau kok " Kata Ozil
" ku kira .. kamu ga tau " Kata Mika
"Jadi , Kristoff gapunya adik , dan ratu gapunya putri?!" Tanya Ozil
"Masa kamu ga tau , Kristoff itu kan anak tunggal " Kata Mika
__ADS_1
"Oh gitu ya " Kata Ozil
Bu nisha pun datang
"Bu Nisha di cuekin aja nih..." Kata Bu Nisha
"Asik - asik berdua aja ngobrol daritadi " Kata Bu Nisha
"Maaf bu , karena ngobrol , lupa ada ibu " Kata Ozil tersenyum cengir
" Terserah kamulah "Kata Bu Nisha
Ozil dan Mika pun tertawa
" Ozil , aku mau pulang dulu ya , aku mau bantu mamaku membuat permen kapas , byee~~ " Kata Mika melambaikan tangan
Ozil pun melambaikan tangan
"Membuat permen kapas? " Tanya Ozil Heran
"Di desa ini , setiap rumah akan ada mesin pembuat kapas untuk membuat permen kapas , dirumah Ibu juga ada kok " Jawab Bu Nisha
Ozil pun meng ooh aja
"Jadi gak ambil buku Cristoff , atau gak jadi ? " Tanya Ibu Nisha
" Eh- Jadi Bu, jadi " Kata Ozil
Kami pun pergi ke Istana kerajaan
"Eh - Nisha dan Ozil , selamat datang kembali ke Istana, ada apa datang kesini , apakah ada masalah di desa? " Tanya Ratu Candy
"Bukan sih , ada Cristoff gak ? " Tanya Bu Nisha
"Ada kok nis , emang kenapa dengan Cristoff ?
" Ozil ingin meminjam bukunya " Kata Bu Nisha
Oke , Pelayan!" Kata Ratu memanggil pelayan kerajaan
"Tolong bawa Cristoff dan buku " dunia misterius " ke sini! " Seru Ratu kepada pelayan
"Baik , yang mulia , siap laksanakan!" Kata Pelayan
Pelayan pun bersiap memanggil Cristoff
"Raja Mana ? " Tanya Bu Nisha
" Ada di kamar " Jawab Ratu
Bu Nisha dan Ratu Candy pun mengobrol bersama
"Duh lama banget lah Cristoff " Batin Ozil kesal
"Yang mulia , ini Cristoff dan bukunya sudah saya bawakan " Kata sang pelayan
" baik , terimakasih " Kata Ratu
"Ozil , kau mau meminjam buku ini kan? " Tanya Cristoff
" Boleh kan ? " Tanya Ozil
"Boleh lah , buku ini boleh untuk pinjam kapanpun " Kata Cristoff tersenyum
Cristoff itu pun memberikan buku nya kepada Ozil
"Kapan kamu ke lava coklat itu? " Tanya Cristoff
" Belum tau " Kata Ozil
"Kamu sendiri aja kesana?" Tanya Cristoff
Ozil pun mengangguk
"Apa .. aku boleh ikut?" Tanya nya
"HAH? Emang boleh sama Ratu dan Raja " Ozil pun terkejut mendengarnya
__ADS_1
~Bersambung~