Petualangan Di Dunia Makanan Manis

Petualangan Di Dunia Makanan Manis
Part 10


__ADS_3

Setelah bersantai di pohon permen kapas , Mereka pun kembali ke rumah


" Oh ya , tadi kok muka mu memerah gitu ? " Tanya Bu Nisha


"Udah ku bilang ga ada apa apa bu" Jawab Ozil


"Ga mungkin muka itu merah tanpa sebab , pasti karena kamu suka dengan cewek tadi yaa ~~ " Ledek Ibu Nisha


'' bukan Bu, Bu- bukan '' Kata Ozil itu sambil tersenyum malu


"Ibu tau kok cewek itu , dia memang gadis yang cantik dan imut di desa ini dan banyak disukai orang lain , kalau ndak salah , ratu pernah cerita kalau Cristoff suka ama dia " Kata Ibu Nisha


"Ooh , siapa namanya Bu? " Tanya ozil penasaran


"Namanyaa....


NUNGGUIN YAA


"Yaudahlah , gapeduli juga" Kata Ozil murung


"Iya , iya , Ibu kasih tahu nih ,


namanya.......


Nanti , Ibu akan kenalin kamu sama dia! " Kata ibu Nisha tersenyum


" Ibu!! " Kata Ozil marah


Ibu Nisha pun menertawakan Ozil , dan Ibu Nisha belum memberitahu nama cewek itu siapa


"Siapa namanya Bu, pliss ??" Tanya Ozil merayu


"Gaperlu , nanti Ibu kenalin dia sama kamu " Ucap Ibu Nisha mengucapkan kata yang sama


"Yaudah , yuk sekarang ! " Kata Ozil


" besok ajalah nak , Ibu capek , buru buru amat " Kata Ibu Nisha


"Tuhkan pengen cepet cepet ketemu , cie cie ~ suka " Ledek Ibu Nisha


"Hehe" Ozil pun tersenyum cengir


" kayaknya saya gak lama lama juga buk nginap disini " Kata Ozil


"Ibu tahu , pasti karena kamu ingin menyelamatkan temanmu dari jurang coklat dan pergi ke dunia asalmu" Kata Bu Nisha


"Betul bu " Balas Ozil


"Yaudah , buku nya Cristoff udah kamu ambil ? " Tanya Bu Nisha


"Oya , Lupa! " Teriak Ozil


"Besok kamu ambil tuh bukunya untuk pergi ke jurang coklat dan lava coklat ..


Terus....


Ibu kenalin besok kamu sama dia " Kata Ibu Nisha


"Apaan sih Bu! " Teriak Ozil malu


Haha! ( tertawa)" Ibu Nisha tertawa


Keesokan harinya di pagi hari


"Ozil , sarapan dulu nak "


"Hah? Permen Kapas warna - warni " Ozil terkejut melihat permen kapas berwarna - warni


"Iya , sarapan hari ini adalah permen kapas warna warni " Kata Bu Nisha


"Wah , terlihat enak " Ozil pun langsung memakannya


Ozil dan Bu Nisha pun telah selesai memakan permen kapasnya


"Sekarang , waktunya berkenalan! " Kata Bu Nisha gembira


"Yuk! Ozil " Bu Nisha mengajak Ozil

__ADS_1


Muka Ozil pun langsung malu dan memerah


" Hmm.. Gausah ajalah , Bu" Ozil menolak


"Udah , ayuk ikut " Kata Bu Nisha


"Yee" Kata Ozil terpaksa ikut


Saat perjalanan rumah ke gadis itu , Ozil melihat ada taman yang sangat indah , yaitu taman permen kapas warna warni


"Wah , tempat apa ini ? " Tanya Ozil


"Ini taman permen kapas warna warni z rumah dia dekat sini ..


" Eh -


Itukan " Kata Ozil


" Nah .. Itu diaa! " Teriak Bu Nisha


"Mika!" Bu Nisha pun memanggil gadis itu


" Heh? Bu Nisha " Sapa gadis itu


"Ibu , ngapain disini? " Tanyanya


"Ga ada apa apa kok , cuma cari udara segar " Kata Ibu Nisha


"Jadi namanya Mika " Batin Ozil dalam hati


"Bunda kamu mana ? " Tanya Bu Nisha


"Di rumah lah , dimana lagi Bu " Jawabnya


Lalu , gadis / Mika pun melihat ke arah ozil


"Lah , itu siapa Bu , ga pernah liat dia " Tanya Mika menunjuk Ozil


"Oh , dia anak baru disini , sini nak!" Teriak Bu Nisha


Ozil pun pergi ke arah Mika dan Bu Nisha dan tersenyum


A ! Ya , di pohon permen kapas waktu itu " Kata Mika


"Salam kenal ya , Nama ku Mika , senang bertemu denganmu! " Kata Mika menjulurkan tangannya


" N - namaku O - ozil , salam ..... ken .. kenal ya " Jawab Ozil grogi


Ozil dan Mika pun mengobrol bersama


Awalnya Ozil grogi , tapi lama - lama dia sudah akrab dengan Mika


Bu Nisha pun tersenyum melihatnya


"Hah ? Jadi kamu berasal dari dunia lain ? " Tanya Mika


Ozil mengangguk


"Dan buku " dunia misterius " yang populer di sini itu dunia mu? " Tanya Mika


Iya " (Ozil)


"Kamu ada buku itu ? " Tanya Ozil


" yaa.. nggak sih , tapi aku suka baca buku nya punya Kristoff " Kata Mika


Ozil pun terdiam


"Kamu tau Kristoff si pangeran tunggal kerajaan itu? " Tanya Mika


" Tau kok " Kata Ozil


" ku kira .. kamu ga tau " Kata Mika


"Jadi , Kristoff gapunya adik , dan ratu gapunya putri?!" Tanya Ozil


"Masa kamu ga tau , Kristoff itu kan anak tunggal " Kata Mika

__ADS_1


"Oh gitu ya " Kata Ozil


Bu nisha pun datang


"Bu Nisha di cuekin aja nih..." Kata Bu Nisha


"Asik - asik berdua aja ngobrol daritadi " Kata Bu Nisha


"Maaf bu , karena ngobrol , lupa ada ibu " Kata Ozil tersenyum cengir


" Terserah kamulah "Kata Bu Nisha


Ozil dan Mika pun tertawa


" Ozil , aku mau pulang dulu ya , aku mau bantu mamaku membuat permen kapas , byee~~ " Kata Mika melambaikan tangan


Ozil pun melambaikan tangan


"Membuat permen kapas? " Tanya Ozil Heran


"Di desa ini , setiap rumah akan ada mesin pembuat kapas untuk membuat permen kapas , dirumah Ibu juga ada kok " Jawab Bu Nisha


Ozil pun meng ooh aja


"Jadi gak ambil buku Cristoff , atau gak jadi ? " Tanya Ibu Nisha


" Eh- Jadi Bu, jadi " Kata Ozil


Kami pun pergi ke Istana kerajaan


"Eh - Nisha dan Ozil , selamat datang kembali ke Istana, ada apa datang kesini , apakah ada masalah di desa? " Tanya Ratu Candy


"Bukan sih , ada Cristoff gak ? " Tanya Bu Nisha


"Ada kok nis , emang kenapa dengan Cristoff ?


" Ozil ingin meminjam bukunya " Kata Bu Nisha


Oke , Pelayan!" Kata Ratu memanggil pelayan kerajaan


"Tolong bawa Cristoff dan buku " dunia misterius " ke sini! " Seru Ratu kepada pelayan


"Baik , yang mulia , siap laksanakan!" Kata Pelayan


Pelayan pun bersiap memanggil Cristoff


"Raja Mana ? " Tanya Bu Nisha


" Ada di kamar " Jawab Ratu


Bu Nisha dan Ratu Candy pun mengobrol bersama


"Duh lama banget lah Cristoff " Batin Ozil kesal


"Yang mulia , ini Cristoff dan bukunya sudah saya bawakan " Kata sang pelayan


" baik , terimakasih " Kata Ratu


"Ozil , kau mau meminjam buku ini kan? " Tanya Cristoff


" Boleh kan ? " Tanya Ozil


"Boleh lah , buku ini boleh untuk pinjam kapanpun " Kata Cristoff tersenyum


Cristoff itu pun memberikan buku nya kepada Ozil


"Kapan kamu ke lava coklat itu? " Tanya Cristoff


" Belum tau " Kata Ozil


"Kamu sendiri aja kesana?" Tanya Cristoff


Ozil pun mengangguk


"Apa .. aku boleh ikut?" Tanya nya


"HAH? Emang boleh sama Ratu dan Raja " Ozil pun terkejut mendengarnya

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2