Petualangan Di Dunia Makanan Manis

Petualangan Di Dunia Makanan Manis
Part 7


__ADS_3

Keesokan harinya


Ozil dan Aisha masih teringat dengan Dira yang sudah terjatuh dari jurang


"Kenapa , semua ini harus terjadi!" Teriak Aisha


"Kenapa kita harus memasuki portal aneh ini , kenapa kita begitu PENASARANN!!" Teriak Aisha menyesali perbuatan


"Ini semua gara  gara portal ituuuu , dan gara gara kamu ( Ozil ) " Teriak Aisha menyalahkan Ozil


" Ga guna kamu teriak² gitu , Dira ga akan juga balik ke sini dan bertemu dengan kita " Balas Ozil


Aisha pun masih menangis ter sedu - sedu


"Terus , sekarang kita ngapain , apakah kita harus masuk ke jurang dan ikut Dira?" Tanya Aisha spontan


Plak /  Ozil menampar Aisha


" Bodoh ! Ya gak lah , ngapain pula ikut ke sana " Bantah Ozil


" Terus kalo Dira mati , terus kita kehilangan sahabat :( , lebih baik kita ikut juga kan " Kata Aisha sedih


" Jangan bilang Dira mati gitu lah , pasti ada orang yang nolong kok , udah kamu ga usah berpikiran kemana - mana" Kata Ozil menenangkan Aisha


Beberapa menit kemudian


Aisha pun sudah kembali tenang dan berdoa "semoga Dira baik baik saja"


"Apa yang kita dilakukan dengan mobil ini ? " Tanya Aisha


"Gatau" Jawab Ozil


" Kamu bisa nyetir gak ? Biar kita balik ke tempat Bridna aja " Kata Aisha


" Kamu lupa ya Ai ? Mobil ini ban nya kempes , dan kita ga bisa balik ke tempatnya Bridna , emang kamu tau dimana jalan nya ?" Kata Ozil


"  oh iya  aku lupa , kita pakai buku panduan itu ya " Aisha yang baru ingat


"Lah ... buku nya mana ?  " Tanya Aisha terkejut


"Bukunya ada di Dira , tadi dia yang pegang , jadi buku itu pun jatuh ke jurang " Ucap Ozil murung


"Apa sih buku Bridna itu , kita kan  niat pergi ke lava coklat , kita malah dibawa kemana mana , jalan buntu kek , lama banget nyampenya , Ban mobil kempes , Dira jatuh ke jurang coklat , buku itu kayak pembawa sial gak sih ??!! " Teriak Aisha menye²


"Iya juga ya , apa buku panduan itu menipu kita atau Bridna yang menipu kita ? " Tanya Ozil


" Gamungkin sih , Bridna menipu kita , lagian kita kan udah baca buku nya , dan memang itu dunia kita " Kata Aisha


" Apa kita harus cari lava coklat itu tanpa Dira?"Tanya Ozil


"Gak , gak bisa , pokoknya kita harus bertiga ,  ga ada yang kurang! " Teriak Aisha


"Aku ingin pergi ke jurang itu dan menyelamatkan Dira " Kata Aisha berani


" Jangan , gausah , nanti bahaya " Kata Ozil menahan Aisha untuk lompat ke jurang


" Gak , aku ingin lompat ke jurang itu dan  menyelamatkan Dira " Kata Aisha


"Udah lah , gausah dipikirin Dira , nanti ada orang yang tolong " Kata Ozil menenangkan Aisha


" Sahabat macam apa kamu ini ? Kamu hanya berdoa pasti ada yang tolong terus , seharusnya kita bukan hanya berdoa saja tapi juga..


BERUSAHA!" Teriak Aisha kepada Ozil


Ozil pun tersentuh /  terharu dengan kata kata aisha


" Ya sudah , aku ikut menyelamatkan Dira mau bagaimanapun " Kata Ozil memberanikan diri


" Tapi , jurang ini terlalu tinggi dan licin , aku cari tali dulu ya sekitar sini " Kata Ozil


Ozil pun mencari tali agar bisa untuk menyelamatkan Dira

__ADS_1


"Aah , lama kali sih Ozil nyari talinya " Batin Aisha kesal


" lompat aja lah langsung " Aisha pun melompat ke jurang coklat yang tinggi tersebut tanpa ada rasa takut


Wuhuuu ! Dira aku akan menyelamatkanmu" Kata Aisha ingin mendarat tersenyum


Namun tiba tiba...


badan Aisha tiba terbalik


" lah , badan ku terbalik " Aisha pun terkejut


dan Aisha pun tak sadar , dia terjatuh dan terkena batu coklat ,  dan kepalanya pun terbentur


Dan dia pun pingsan


Ozil pun belum sadar kalau Aisha sudah melompat dari jurang tersebut ,  dia pun masih mencari tali


" LIHAT ! Aisha aku sudah menemukan talinya"  Kata Ozil


Aisha?"Kata Ozil


Ozil pun pergi ke tepi jurang


Namun ...


Ozil melihat Aisha tidak ada


"Aisha !!! Kamu dimana ? Apakah kamu terjatuh dari jurang??!" Tanya Ozil Teriak


Aisha !!! Jawab!"Teriak Ozil


Ozil  mengira bahwa Aisha terpleset karena coklat dari jurang , sama halnya seperti Dira


"Dira! Aisha! Kenapa kalian meninggalkan ku sendirian begini" Ozil pun menangis


"AISHA! DIRA! KALIAN BAIK BAIK SAJA KAN!" Tanya Ozil teriak sambil menangis


"Hah ? Hujan coklat "Tanya Ozil


Ozil pun masuk ke mobil , dan masih bersedih karena dia hanya sendiri


Lama lama , ozil pun tertidur di mobil itu


Tali yang di dapat ozil pun jatuh ke jurang karena genangan dari air hujan coklat


Tali itu jatuh dan terkena tepat di kepala Aisha yang masih pingsan


Beberapa menit kemudian


Hujan pun berhenti , dan saat hujan berhenti itulah..


Aisha mulai terbangun


"Huh , aku di mana ya ?" Tanya Aisha


"Duh , aku siapa ya ? "


"Kok baju ku penuh dengan coklat ?" Tanya Aisha


Aisha pun menjilati coklat itu


"Hmm maniss" Kata Aisha


" Tapi , kok ada coklat di mana mana ? " Tanya Aisha kembali


Aisha seperti hilang ingatan , tidak tau apa yang terjadi


"Kenapa aku tidur disini dan kenapa kepala ku terasa sakit?"


Aisha pun menegakkan badannya

__ADS_1


" Lah , ini tali apa , di atas kepalaku?


" Tanya nya


"Dahlah ga guna" Kata Aisha


Aisha pun membuang tali tersebut


"Kenapa aku tiba tiba lupa semuanya gini sih " Kata Aisha mencoba mengingat


"Hei ! Ada Orang " Teriak Aisha yang bergema


Tidak ada orang satupun yang menjawab Aisha


"Kok aku ga ingat apa apa ya? " Tanya Aisha heran


Aisha pun  berjalan jalan untuk  mengingat apa yang terjadi


Lalu , dia melihat ada gadis yang tertidur dan bajunya di penuhi dengan coklat


"Lah , kok kamu tidur disini , oy bangun !" Kata Aisha


"Baju kamu kotor banget , dipenuhi coklat juga , sama kayak aku , emang kenapa ya ada coklat ?" Tanya Aisha masih mencoba mengingat


"Muka mu kok tidak asing ya , kamu siapa sih ? " Tanya Aisha penasaran


Dan kalian tau siapa gadis itu , ya !


Itu Dira


Namun , Aisha tidak mengingat Dir


"Oy bangun , ngapain kamu tidur disini sih , ayo bangun ! " Teriak Aisha membangunkannya


Eh -


Aisha pun melihat ada buku di dekat Dira


"Hah ? Buku apa ini?" Tanya Aisha sambil memegang buku tersebut


Aisha pun membaca buku tersebut


"Dunia misterius?" Tanya Aisha heran


Dia pun membaca


Tiba tiba , entah kenapa Aisha  kepalanya tiba tiba pusing


"Aduh ,  kok kepala aku pusing , duh kok pusing " Kata Aisha memegang kepala


Akhirnya Aisha pun pingsan di dekat Dira


Hari pun sudah sore


Ozil pun terbangun


"Nyenyaknya tidurku " Kata Ozil


"Oh ya , aku akan mau menyelamatkan Aisha dan Dira , kok aku malah tidur sih? " Tanya Ozil baru sadar


"Tapi .. gimana ya caranya?" Tanya Ozil kepada diri sendiri


" AHA ! Aku pakai tali aja yang aku dapat tadi " Kata Ozil


Ozil pun keluar dari mobil dan pergi ke tepi jurang karena ingin mengambil tali tersebut untuk menolong Dira dan Aisha


"Hah ? Kok ga ada tali nya " Tanya Ozil tercengang


~Bersambung~


Sorry ya guys , ga pandai buat yang  sad banget gitu , bisa nya yang gini aja hihi

__ADS_1


__ADS_2