
Perusahaan Xun adalah sebuah perusahaan yang besar yang beridiri dari tahun 2003 sampai 2027. Hebatnya perusahaan ini hanya dimiliki oleh satu orang pemegang saham, ia adalah Mr. Xun seorang pengusaha yang sukses membangun usahanya ini selama dua puluh empat tahun.
Tanggal dua puluh empat November tahun 2026 Mr. Xun didiagnosis menderita diabetes dan kanker otak stadium 3 dimana dinyatakan hidupnya paling lama adalah 1 tahun dan kemungkinan selamat adalah 1 banding sepuluh. tidak ada orang yang mengetahui hal ini selain para staff rumah sakit dan dirinya sendiri. setelah menjalani perawatanselama 3 bulan kanker tersebut mulai hilang.
Namun Mr. Xun masih khawatir dengan peusahaannya karena beliau tidak memilik seorang anak untuk menjadi pewaris. Ia pun berencana untuk mewariskan perusahaan ini kepada orang yang ada di bawahnya. Namun sayang Mr. Xun tidak menemukan orang berkompeten dengan sikap baik di perusahaan nya. ia kembali mencari daftar pekerja dan melihat bahwa lumayan banyak pekerja bagian terbawah perusahaannya hidupnya masih susah karen korupsi atasannya.
22 maret 2027 Mr. Xun telah memutuskan ia akan menjual Perusahaannya dan membantu orang orang yang kurang mampu ia memanggil pengacara untuk hal ini. Dia memberitahukan pengacara bahwa ia tidak membutuhkan pewaris, dan memintanya untuk menjual perusahaan ini dan membaginya pada orang yang kurang mampu.
setelah pengacara pergi, bawahan Mr. Xun sang wakil direktur perusahaan datang ke kanto bersama bawahan lainnya dan berkata 'maaf pak, kami tidak memiliki dendam padamu namun haruslah aku yang memimpin perusahaan ini dan engkau sudah harus pensiun.' bawahannya menahan Mr.Xun dan wakil direktur mengambil sebuah suntikan dari kantongnya sambil berkata 'pak, ini adalah obat yang dapat menyumbat pembuluh darah. Karena bapak menderita diabetes kematian bapak dapat diarahkan karena diabetes yang bapak terima.' lalu wakil direktur itu menyuntikan obat itu ke tubuh Mr.Xun.
Lalu setelah obat disuntik Mr.Xun memanggil mereka dan bertanya pada mereka 'Hey nak, apakah kau tau apa yang kau lakukan sekarang (semua yang ada diruangan itu terdiam) apakah kalian mengerti konsekuensi tindakan kalian?' Mr. Xun tersenyum sinis dan berkata pada mereka 'hari ini juga kalian akan menyesal atas perbuatan kalian karena perusahaan ini sudah tidak ada lagi besok dan kalian akan di jebloskan ke tempat kalian seharusnya yaitu penjara'
__ADS_1
mereka semua terkejut mendengar hal itu dan beberapa mulai panik 'bagaimana ini wakil direktur? apa yang harus kita lakukan?' ucap seorang bawahannya. sambil menghentakan orang di dekatnya wakil direktur dengan sombong berkata 'tidak ada yang bisa dia lakukan orang yang tua itu tidak perlu cemas'.
keesokan harinya berita mengenai saham perusahaan Xun telah berpindah pihak ke perusahaan Hikari, perusahaan Zen, dan perusahaan lainnya terdengar dan sebagian besar hasil dari penjualan saham tersebut dibagikan kepada yang membutuhkan, dan sebagian lagi dibgikan kepada para pekerja perusahaan Xun yang telah menerima perlakuan tidak adil dari atasannya, penangkapan beberapa eksklusif dari perusahaan Xun karena penggelapan dana gaji pegam dan lainnya serta berita Mr.Xun yang terjatuh karena penyumbatan pembuluh darah.
hari ini 29 maret 2027 Mr.Xun dari rumah sakit mengadakan perekaman kata kata terakhirnya bahwa ia meminta maaf kepada para pekerja yang mendapat perlakuan tidak adil selama bekerja di perusahaanya dan ia berkata sebagian dana yang ia berikan kepada para pekerja terserah mau diapakan ia berharap hidup kalian lebih baik dari pada saat masih ada di perusahaan. karena tidak mungkin bagiku membantu semua orang setidaknya aku membantu mereka yang dekat denganku terlebih dahulu.
pada hari tersebut juga Mr Xun mantan pengusaha dari perusahaan nomor satu di dunia dinyatakan meninggal pada malam hari. Mr. Xun mencoba untuk membuka mata untuk terakhir kalinya setelah terpejam beberapa saat. Namun betapa terkejut ia bahwa langit langit yang ia lihat berbeda dengan langit langit di rumah sakit. ia melihat chandelier yang digantung di langit langit ruangan itu bercahaya padahal tanpa lilin di sana.
lelaki itu memanggil sayang sayang sedari ia masuk ruangan dan memeluk wanita yang menggendong Mr. Xun dan lelaki itu berkata 'syukurlah anak pertama kita telah lahir sayang.' (dalam hati Mr. Xun) 'Tunggu dulu, anak? dimanakah aku? siapa? (Mr.Xun berusaha bergerak) eh? tanganku bergerak?( Mr.Xun merasakan gerakan tangannya.) bukankah aku lumpuh?'
(Mr.xun masih kebingungan) melihat tangan yang digerkannya adalah tangan bayi 'eh? apa ini? kenapa tangan ku menjadi kecil?' apa aku bereinkarnasi?' sambil melihat lelaki yang datang tadi menangis dengan penuh haru dalam hati kecilnya berkata 'apakah dia ayahku? (lalu Mr.Xun mengarahkan matanya ke arah wanita yang menggendongnya) dan orang ini adalah ibuku?'
__ADS_1
Mr. Xun kembali melihat sekeliling dan mulai bergumul dalam hati 'apakah aku seorang bangsawan kenapa banyak pelayan disekitar?' Mr.Xun mulai menguap dan matanya dan pendengarannya juga terasa berat dan mulai menutup matanya perlahan ayahnya mulai melihatnya dengan penuh kebahagiaan lalu ibunya pun berkata 'sayang jangan terlalu dekat Zack masih mengantuk' ayahnya punkembali berdiri mencium kening ibu dan pergi menggalkan ruangan lalu Zack mulai tertidur lelap.
keesokan harinya Zack terbangun ia masih melihat langit langit yang sama dengan kemarin, namun hanya ada ayah dan ibunya di samping nya. diluar masih gelap, Zack merasa ada sesuatu yang memanas dan mulai terasa perih lalu ia menangis ibu dan ayahnya terbangun. ibu zqck segera memanggil pelayan untuk mengganti popok Zack.
Setelah popok diganti Zack tertidur dengan lelap. pagi tiba, namun hari masih gelap, Zack merasa perutnya sakit dan mulai menangis ibunya pun mulai membuka pakaiannya Zack pun melihat saksama lalu ibunya menyodorkan payu udaranya ke mulut Zack. Zack mulai berpikir dalam hatinya 'rasa ini lumayan enak aku mau minum lagi' dia menyedot asi ibunya hingga kering sampai ibunya merasa sakit.
setelah ibunya mengerang kesakitan ia pun mulai berhenti minum dan perutnya mulai kembali terasa normal. dalam hatinya Zack pun berharap 'semoga saja aku cepat besar menjadi bayi itu benar benar menyusahkan.'
3 tahun kemudian.
zack sekarang telah berumur tiga tahun dan sekarang zack mulai belajar untuk membaca, menulis dan menghitung dapam hatinya bergumul 'tunggu dulu, kenapa aku bisa mengerti perkataan ayah dan ibu saat masih bayi?' ia pun mengabaikan hal itu dan mulai belajar membaca, menulis dan menghitung.
__ADS_1