Petualangan Seorang Pedagang

Petualangan Seorang Pedagang
hari pertama sekolah


__ADS_3

"perkenalkan aku adalah Edric kremer. Tahun 2013 kalender kemerdekaan cornelia tanggal 26 bulan 4 adalah hari kelahiranku. Cita cita ku adalah menkadi pedagang yang hebat seperti ayahku." Edric memperkenalkan diri di depan teman sekelasnya.


miss Aurelie melanjutkan berbicara "baiklah silahkan Edric kembali duduk. berikutnya ..."


(waktu kelas selesai...)


Edric berjalan menuju kantin untuk membeli makanan saat istirahat. Lalu miss Aurelie memanggilnya. "Edric Kremer. harap pulang sekolah menemui saya di ruangan." Edric pun lanjut jalan menuju kantin


(tiba di kantin)


Edric segera menuju ke kios makanan terdekat membeli makanan dan mencari meja tempat ia akan makan.


ia kesulitan mencari meja melihat kesana sini namun belum terlihat. ia lanjut mencari ada satu tempat kosong. ia pun segera menghampiri tempat itu.


"permisi, apakah tempat ini kosong?" tanya Edric.


"oh, tentu. kau bisa menggunakannya." jawab salah seorang murid di meja tersebut.


"hey, apa kau tahun pertama?" tanya murid lainnya.


lalu Edric menjawab "iya, kau bisa memanggil ku Edric."


"aku juga murid tahun pertama dari kelas 5, namaku Diana. kau dari kelas mana Edric?" cakap murid yang tadi.


Edric menjawab "aku dari kelas 4,"


lalu Diana mulai memperkenalkan temannya "kalau begitu di sebelah kiri ku Olivia di sebelahnya Sarah kami dari kelas 5 dan yang di samping mu Emma dari kelas 3."


"kalau begitu salam kenal semuanya." ucap Edric


dan yang lain menjawab " salam kenal serentak.


mereka mulai melanjutkan makan. lalu datang lah seorang gadis lagi duduk di samping Emma. Gadia itu bertanya " dia siapa?" (sambil menunjuk ke arah ku)


Dan Diana memperkenalkan " Dia Edric dari kelas 4 kebetulan ada kursi kosong jadi makan bersama kita."


"Ooooh begitu, Aku Violet salam kenal" jawab gadis itu. lalu ku balas jawab "salam kenal" padanya.


mereka mulai mengobrol sementara aku makan sendiri dengan tegang di sini karena banyak anak laki" yang menatap ku tajam.


setelah selesai makan aku pun berdiri dan berterima kasih kepada mereka Lalu kembali ke kelas sambil jalan jalan di sekitar sekolah menunggu bel berbunyi.


(sewaktu berjalan jalan)


aku tiba di sebuah taman sekolah. aku lihat di sana ada seorang gadis dengan rambut putih yang unik.


aku pun menuju ke arah gadis tersebut.

__ADS_1


"hey, kau memiliki rambut yang indah." ucap ku.


dengan diam dia menoleh ke arah ku sambil tersenyum "terima kasih" katanya.


aku pun memperkenal kan diri "aku Edric kremer, boleh ku tahu nama anda?"


dia pun kembali menoleh sambil tersenyum "Celestina" jawabnya lalu kembali menoleh.


aku pun tersenyum heran dan permisi untuk kembali ke kelas karena bel yang hampir berbunyi.


(di dalam kelas)


miss Aurelie menjelaskan jadwal sekolah dan aturan lainnya sebelumnya dan sekaran adalah pembagian Tugas.


beruntungnya aku tidak terpilih dalam pengurus kelas karena hal tersebut dapat menggangu aktivitas ku.


(bel sekolah berbunyi)


Aku dengan segera berjalan ke ruangan Miss Aurelie. Di sini Miss Aurelie masih belum tiba aku pun melihat lihat sekeliling ruangan itu. banyak sekali buku.


(Miss Aurelie masuk)


"Oh, kau sudah tiba Edric?" tanya miss. lalu dia melanjutkan bicara "aku disini membicarakan sesuatu. karena kau sudah tiga bulan tinggal di kota sendirian kau pasti tidak tahu."


"Apa itu?" tanyaku penasaran akan apa yang akan dikatakan Miss aurelie.


aku pun terkejut mendengar berita itu Lalu aku bertanya padanya, "Dengan paman?" tanyaku.


Lalu Miss Aurelie segera menjawabnya "tidak, bukan dengan paman mu, tapi dengan ayahmu. aku akan menjadi istri ketiganya jadi kau akan tinggal dengan ku mulai hari ini."


karena terkejut aku jadi terdiam dan tidak bisa berkata apa apa. Lalu Miss mulai bekata lagi.


"oh iya, aku lupa menjelaskan kau juga akan segera memiliki Tunangan dari keluarga kerajaan."


Setelah mendengar hal tersebut Aku langsung pingsan di tempat.


Saat terbangun aku masih berada di ruangan miss Aurelie aku melihat sekeliling tidak ada orang sama sekali dan hari sudah sore.


aku pergi menuju ke arah pintu untuk keluar. Sesaat aku memegang gagang pintu terdengar bunyi jendela terkunci.


aku melihat ke arah jendela segera tidak ada yang aneh. aku kembali pergi ke luar ku buka pintu lalu terlihat sosok aneh di depan ku.


ia seperti manusia dengan tubuh yang kecil, dengan sayap seperti sayap kupu kupu bening di punggungnya.


ia mengenakan pakaian dari daun yang membalut tubuhnya yang mungil dengan rambut perak.


kemudian ia berbisik kepadaku " Aku suka kamu. "

__ADS_1


terdengar dari ucapannya di telingaku.


aku pun terkaget lalu dengan lantang aku pun membalasnya "maaf, aku sedang tidak ingin pacaran."


"Buatlah kontrak dengan ku! " bisiknya lagi dari mahluk kecil ini. aku pun membalas seruannya. " aku bahkan tidak tahu siapa kamu."


dia mulai memperkenalkan diri " Aku adalah Faye seorang peri yang mewakili keyakinan dan kepercayaan. jika kau berkontrak dengan ku kau akan bisa menggunakan kekuatanku. tertarik?"


melihat dirinya yang begitu percaya diri aku pun mengabaikannya dan segera keluar ruangan.


peri kecil itu menghentikan ku. "Hey, kau tidak dengar aku? aku ingin membuat kontrak denganmu." lalu aku menjawabnya


" yaya, aku tidak mau aku akan pergi keluar untuk sekarang."


"hey hey hey! kau akan menyesal loh jika tidak kontrak dengan ku?" ucap si peri


aku mengabaikannya tapi ia terus meminta ku berkontrak saat aku pulang saat makan malam bahkan sampai sebelum tidur.


(di dalam kamarku setelah makan malam)


aku pun duduk di ranjang dengan perasaan kesal.


"hey apa kau tidak bisa mengganggu orang lain saja?" tanyaku dengan marah.


peri kecil menjawab "mereka tidak bisa melihatku karena mereka membosankan."


aku pun menjawabnya "kalau begitu cari saja orang yang tidak membosankan jangan ganggu aku."


ia berkata "tapi kau orang yang menarik perhatian ku, karena keyakinanmu."


"tapi aku tidak mau kontrak dengan mu, jadi pergilah!" marah ku


"eeeeh, kau yakin? kemampuanku sangat membantu dalam berdagang loh, kamu pasti jadi pedagang yang hebat jika membuat kontrak dengan ku."


aku menolaknya, lalu dia terus berteriak hingga aku tidak bisa tidur. "baiklah baiklah, aku akan kontrak dengan mu jangan ganggu aku lagi." kesal ku.


"hore akhirnya, baiklah aku akan kontrak dengan mu." ucapnya senang.


"bagaimana caranya berkontrak?" tanyaku.


dia menjawab "itu mudah kau hanya perlu menurutiku"


"kalau begiti tidak jadi deh, terlalu berbahaya jika kau tidak memberitahuku." kataku


"ehh, padahal caranya mudah loh! kau hanya perlu mencium tangan ku, lalu berkata aku ingin kontrak lalu aku menjawab iya dan mecium tanganmu sebagai balasan kontrak."


lalu aku pun menuruti yang dikatakannya dan berkontrak dengan peri. Faye menghilang dan aku tidak tahu apa yang terjadi sehingga aku melanjutkan tidur dan siap bangun untuk esok pagi.

__ADS_1


__ADS_2